• Indonesia merupakan pasar yang besar bagi layanan musik streaming, tapi masih terkendala metode pembayaran.
  • Untuk itu, Joox menyasar pengguna ponsel pintar dengan metode pembayaran pra dan pascabayar.

 

Jakarta, TechnoBusiness ID Menyadari jika pengguna kartu kredit hanya 2% dari total penduduk, maka Joox menggarap pasar Indonesia dengan pola pembayaran menggunakan pulsa telepon seluler, baik prabayar maupun pascabayar.

Baca Juga:

Mengenal Keunggulan Teknologi Sprint Digital 360

 

Strategi itu berpeluang berhasil mengingat 53% penduduk telah memiliki ponsel pintar (smartphone). Bukti lain, berdasarkan data SuperData Research, akun operator penagihan menyumbang 18,6% dari semua transaksi game digital dibanding kartu kredit dan debit yang hanya menguasai pasar 18,1%.

Joox, aplikasi layanan music streaming milik Tencent Group.

Untuk menyukseskan strateginya, salah satu layanan musik streaming ternama di Asia milik Tencent tersebut bersama dengan perusahaan teknologi seluler Fortumo menggandeng dua operator telekomunikasi seluler di Indonesia, yakni Indosat Ooredoo dan Smartfren.

Benny Ho, Senior Director of Business Development International Business Group Tencent menyatakan strateginya itu merupakan langkah maju dalam mempromosikan permintaan musik legal melalui kolaborasi dengan metode pembayaran terdepan.

“Layanan streaming berhasil mengembangkan basis pengguna mereka di kawasan ini, tapi mengubah pengguna menjadi pelanggan sulit dilakukan dengan metode pembayaran tradisional,” ungkap Andrea Boetti, Vice President Global Business Development Fortumo.

Salah satu yang ditawarkan Joox kepada pengguna ponsel pintar Android yaitu Joox VIP, layanan premium Joox dengan tarif mulai Rp25.000 per minggu hingga Rp509.000 per tahun. Dengan tarif tersebut, pengguna dapat mendengar, mengakses, mengunduh, dan menyaksikan lagu secara streaming tanpa batas dan bebas iklan.●

—Anwar Ibrahim, TechnoBusiness ID ● Foto-Foto: Joox