Shenzhen, TechnoBusiness Insight ● Semua orang tahu bahwa Facebook paling berjaya di ranah media sosial global dengan 2,19 miliar pengguna aktif bulanan (monthly active users), jauh mengalahkan rival-rivalnya.

Baca Juga:  Seberapa Kuat Pengaruh Media Sosial terhadap E-commerce Indonesia?

Semakin perkasanya Facebook dari waktu ke waktu semakin menunjukkan bahwa jejaring sosial asal Amerika Serikat itu kian sulit ditumbangkan, sekalipun diterpa skandal penyalahgunaan data oleh pihak ketiga.

Jumlah pengguna yang semakin meningkat diikuti pula dengan peningkatan pendapatan (revenue), terutama dari iklan mobile. Pendapatan yang besar itulah yang menopang kemampuan Facebook untuk mengakuisisi platform-platform lainnya seperti WhatsApp Messenger dan Instagram.

Di China, pasar dengan populasi 1,3 miliar jiwa, platform instant messaging dan jejaring sosial dikuasai oleh Tencent. Di arena itu, Tencent memiliki WeChat, QQ, dan Qzone.

Pertanyaannya, jika Facebook dan Tencent berikut anak perusahaannya masing-masing dikonsolidasikan, mana yang lebih kuat dari sisi pendapatan? Merujuk pada laporan keuangan perusahaan dan data Statista, ternyata selisihnya tidak jauh berbeda.

Kelompok bisnis Facebook yang mempunyai 5,79 miliar pengguna pada kuartal 1/2018 mencatatkan pendapatan sebesar US$12,0 miliar. Sedangkan kelompok bisnis Tencent yang memiliki 2,40 miliar pengguna mengeruk pendapatan sebesar US$11,7 miliar.

Dari pendapatan itu, pendapatan bersih (net income) Facebook tercatat sebesar US$5,0 miliar, sedangkan Tencent US$3,8 miliar. Statista baru-baru ini menyatakan harga sama konglomerasi asal China itu melonjak 60% dalam setahun sejak Mei 2017, sementara Facebook hanya 23%.●

  • Teks: TechnoBusiness Insight
  • Grafis: TechnoBusiness
  • Data: Laporan Keuangan Perusahaan, Statista