Hanoi, TechnoBusiness ID ● Sekali merengkuh dayung, dua-tiga pulau terlampaui. Pepatah itu sepertinya cukup tepat untuk menggambarkan kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada minggu ke-2 dan 3 September ini.

Bertolak dari Jakarta pada Minggu (9/9), Presiden Jokowi berkunjung ke Seoul, Korea Selatan, untuk melakukan kunjungan balasan atas lawatan Presiden Korea Selatan Moon Jae-In ke Indonesia tahun lalu. Kunjungan itu bertepatan dengan peringatan 45 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Korea Selatan.

Baca Juga: Pasar Layanan 5G Bernilai US$123,27 Miliar pada 2025

Seperti dijelaskan dalam laman Facebook-nya, bersama Presiden Moon, Presiden Jokowi membahas penguatan kerja sama kedua negara di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu. Jokowi juga bertemu dengan pemimpin empat perusahaan besar Korea, antara lain CJ Group, Lotte Group, Posco, dan Hyundai Motor Company.

Setelah meninggalkan Negeri Ginseng dengan membawa peluang investasi senilai Rp81,7 triliun, Jokowi mendarat di Vietnam. Tidak kalah mengesankan dengan kunjungannya ke Korea Selatan, di Hanoi Jokowi didaulat menjadi salah satu pembicara di World Economic Forum on ASEAN.

Baca Juga: Turunkan Rasio Gini dengan Ekonomi Digital

Lebih dari itu, Jokowi juga menjadi saksi sejarah peluncuran Go-Viet, aplikasi jasa transportasi dan layanan pengiriman setempat yang didukung oleh Go-Jek asal Indonesia. “Selamat kepada Go-Jek, Go-Viet, dan tentu saja kepada anak-anak muda Indonesia yang kreatif, inovatif, dan berpikiran maju,” tulis Jokowi di Facebooknya.

Sebelum diresmikan, Go-Viet telah diuji coba selama enam minggu. Selama masa uji coba itu, Go-Jek menyebut, aplikasi Go-Viet diunduh oleh 1,5 juta pengguna. Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia Rudiantara mengungkapkan rasa bangganya melihat perkembangan Go-Jek.

Dalam siaran pers Kemkominfo, Menteri Rudi mengatakan Go-Viet menjadi ajang pembuktian bahwa Indonesia memiliki kesempatan yang sama dengan negara maju di ranah digital. “Go-Jek mampu melihat peluang tersebut sekaligus mampu mengeksekusinya,” ungkapnya.●

—Intan Wulandari, TechnoBusiness ID ● Foto: FB Joko Widodo