Jakarta, TechnoBusiness ID ● Hari ini, 24 September 2018, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia tepat berusia 50 tahun. Usia setengah abad itu dinilai sebagai momentum yang tepat bagi asosiasi untuk mensyukuri segala pencapaian anggota, terutama pencapaian di bidang perdagangan dan industri nasional.

Rosan Roeslani, Ketua Umum KADIN Indonesia, menceritakan, organisasi pengusaha terbesar di Tanah Air dengan 428.000 anggota perusahaan dan mempekerjakan sebanyak 35 juta tenaga kerja tersebut didirikan pada 24 September 1968. Pendiriannya dilakukan oleh KADIN-KADIN Daerah atas inisiasi KADIN DKI Jakarta.

Baca Juga: Ketika Smartfren Tak Mau Ketinggalan Kaum Milenial

Selama berdiri, tak bisa dimungkiri bahwa KADIN telah menjadi tulang punggung perekonomian negara. Sebab, kata Rosan, organisasi itu telah menjadi wadah komunikasi dan konsultasi antarpengusaha, antara pengusaha lokal dengan pemerintah, juga pengusaha nasional dengan pengusaha asing.

Untuk itu, KADIN mengundang Presiden Joko Widodo, para menteri, duta besar, anggota asosiasi, dan asosiasi-asosiasi pengusaha lainnya untuk hadir dalam perayaan ulang tahun ke-50 yang digelar di Jakarta malam ini. Menurut Bobby Gafur Umar, ketua panitia penyelenggara, sekitar 1.500 undangan akan hadir.

Meski ulang tahun emas, kata Bobby, perayaan akan dilakukan sehemat mungkin tapi tetap meriah. Beberapa penampilan akan mempertontonkan drama musikal 50 tahun perjalanan KADIN karya Kinarya GSP dan penyanyi seperti Bunga Citra Lestari, Andi RIF, dan Ruth Sahanaya.

Baca Juga: Selamat Datang Selfin, Penantang Baru Facebook

“Dari segi perayaannya sengaja berhemat karena dananya lebih baik dialokasikan ke beberapa program konkret yang akan diluncurkan KADIN untuk bersama-sama masyarakat mengatasi masalah dan tantangan pembangunan, khususnya di bidang pendidikan vokasi,” ungkap Bobby.

Selain pendidikan vokasi, dananya juga diwujudkan untuk penciptaan tenaga kerja terampil siap pakai, beasiswa mahasiswa berprestasi, pembukaan program magang bagi pelajar berprestasi, dan kampanye untuk meningkatkan minat baca masyarakat. “Masih banyak lagi program KADIN dalam satu tahun ke depan. Ini baru ‘gong’ awalnya saja,” kata Bobby.●

—Purjono Agus Suhendro, TechnoBusiness ID ● Foto: KADIN