Jakarta, TechnoBusiness Insight ● Orang Indonesia diketahui paling percaya diri dalam menatap peluang hidup yang lebih baik pada masa depan dibanding mereka yang tinggal di negara-negara Asia Pasifik lainnya.

Kenyataan itu diungkapkan oleh pengelola situs jejaring sosial profesional LinkedIn Corporation asal Mountain View, California, Amerika Serikat, dalam studi perdananya berjudul “LinkedIn Opportunity Index” yang dirilis hari ini.

Baca Juga: Membaca Strategi “Rebranding” MatahariMall.com

Dalam studi yang melibatkan 11.000 responden dari 9 negara di Asia Pasifik, antara lain Indonesia, Australia, China, Hong Kong, India, Jepang, Malaysia, Filipina, dan Singapura, yang mewakili 153 juta pengguna, menyebut indeks kepercayaan diri orang Indonesia dalam menatap masa depan mencapai 116.

Kepercayaan yang tinggi itu didorong oleh potensi pertumbuhan ekonomi negara dan kemungkinan peluang yang dapat diraih.

Indeks Indonesia itu mengalahkan India (111), China (106), Filipina (106), Malaysia (101), Singapura (91), Australia (90), Hong Kong (85), dan Jepang (79).

Kepercayaan yang tinggi itu didorong oleh potensi pertumbuhan ekonomi negara dan kemungkinan peluang yang dapat diraih.

Orang-orang di negara-negara maju seperti Jepang, Hong Kong, dan Australia memiliki indeks kepercayaan terhadap masa depan yang rendah karena cemas terhadap kondisi perekonomian negara mereka masing-masing.

Baca Juga: Belanja Melalui Perangkat “Mobile”Melonjak

Managing Director LinkedIn Asia Pasifik Olivier Legrand mengatakan studi perdana LinkedIn Opportunity Index menjadi jembatan untuk memahami aspirasi masyarakat di Asia Pasifik tentang kesempatan dalam meraih berbagai peluang dan hambatannya pada masa mendatang.

“Pertumbuhan jumlah tenaga kerja di kawasan sejatinya bisa menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi regional jika dikelola secara efektif,” ungkap Legrand. “… Kami berharap dapat memfasilitasi penawaran dan permintaan peluang yang lebih seimbang di pasar.”●

—–

Definisi dari peluang jika dikaitkan dengan hal edukasi, karier, pekerjaan, dan hal lainnya yang berhubungan dengan hidup. 

Asia Pasifik Indonesia
Pekerjaan yang menawarkan keseimbangan antara kehidupan karier dan personal 40% Merintis bisnis milik sendiri 50%
Dapat menggunakan kemampuan saya 36% Dapat menggunakan kemampuan saya 38%
Memiliki pilihan dalam hidup 35% Pekerjaan yang menawarkan keseimbangan antara kehidupan karier dan personal 34%
Kesempatan untuk mendapat karier dengan penghasilan menjanjikan 32% Kehidupan yang lebih baik dibanding orang tua saya 34%
Mempelajari kemampuan baru 30% Membantu orang lain mendapatkan peluang 32%

 Hal yang paling penting untuk bisa maju di masa depan

Asia Pasifik Indonesia
Tekun bekerja keras 90% Tekun bekerja keras 94%
Mengenal orang yang tepat dan memiliki koneksi yang luas 85% Mengenal orang yang tepat dan memiliki koneksi yang luas 93%
Kesetaraan akses ke peluang 83% Kesediaan untuk menerima perubahan 89%
Kesediaan untuk menerima perubahan 81% Kesetaraan akses ke peluang 84%

 Peluang utama yang paling diminat / dikejar saat ini

Asia Pasifik Indonesia
Pengembangan karier 15% Merintis dan mengembangkan bisnis milik sendiri 34%
Merintis dan mengembangkan bisnis milik sendiri 15% Pengembangan karier 12%
Mempelajari kemampuan baru 14% Mencari peluang bisnis lainnya 12%
Pekerjaan yang mapan dan menghasilkan 13% Mempelajari kemampuan baru 10%

 Hambatan utama dalam meraih peluang utama tersebut

Asia Pasifik Indonesia
Kondisi finansial saya 30% Kondisi finansial saya 35%
Kurangnya luasnya koneksi dan jaringan relasi 22% Kurangnya luasnya koneksi dan jaringan relasi 29%
Kesulitan mendapatkan pekerjaan 19% Rasa takut akan kegagalan 22%
Kurangnya keahlian yang dibutuhkan untuk meraih peluang 18% Kesulitan mendapatkan pekerjaan 19%
Kurangnya arahan dan bimbingan 18% Kecepatan perubahan yang didorong oleh kemajuan teknologi 17%

 

Teks: TechnoBusiness Insight

Data: LinkedIn dan GfK

Grafis: TechnoBusiness Media Network (Cover), LinkedIn