Taipei, TechnoBusiness ● Acer Incorporated, vendor komputer global asal Taiwan, baru-baru ini mengumumkan bahwa pendapatan konsolidasinya selama 2018 hanya tumbuh 2,2% menjadi NT$242,57 miliar.

Bulan terakhir 2018, pendapatan konsolidasi Acer turun 1,5% dibanding bulan sebelumnya menjadi NT$21,83 miliar.

Baca Juga: 27 Juta Orang Amerika Memulai Bisnis Baru

Berdasarkan laporan keuangan terbaru yang diterima TechnoBusiness Media Network, seretnya kinerja keuangan Acer itu disebabkan oleh minimnya pasokan central processing unit (CPU).

Beruntung lini-lini bisnis Acer lainnya tidak turut lesu.

Akibatnya, operasi personal computer (PC) selama Desember dan setahun penuh, yang menjadi bisnis utama Acer, terpengaruh.

Beruntung lini-lini bisnis Acer lainnya tidak turut lesu. AOPEN, Acer Cyber Security, Weblink International, dan GadgetTek, yang menjadi bagian dari Acer mencatatkan pertumbuhan dua digit.

Baca Juga: Tingkat Kepercayaan CEO-CEO Global Menurun

Pendapatan gaming yang mencakup notebook, desktop, dan display berhasil tumbuh 70% untuk setahun penuh, dan 32% pada kuartal 4/2018.

Manajemen Acer menyebutkan bahwa Rusia dan Asia Tenggara tetap menjadi pasar utama mereka. Pasar-pasar terbesar itu menyumbangkan pertumbuhan pendapatan dua digit.●

—Richard Wilson, TechnoBusiness/PRN ● Foto: Acer