Jakarta, TechnoBusiness ID Kaspersky Lab, perusahaan keamanan siber global yang berbasis di Moskwa, Rusia, membenarkan bahwa ancaman terhadap penambang kripto (cryptomining) belakangan ini meningkat pesat.

Dalam empat tahun terakhir, Kaspersky Security Network mengungkapkan malware yang terdeteksi pada drive root penambang kripto bernama Trojan.Win32.Miner.ays/ Trojan.Win64.Miner.all.

Baca Juga: Tambang Kripto Jadi Sasaran Empuk Serangan Malware

Caranya, Trojan menyusupkan aplikasi penambangan kripto ke komputer, melakukan instalasi, lalu secara diam-diam meluncurkan perangkat lunak serupa sekaligus mengunduh kebutuhan dan mengirimkannya ke server eksternal mereka.

Data yang ditemukan Kaspersky juga menunjukkan bahwa tidak sedikit infeksi malware di perangkat komputer penambang kripto tahun ini yang sebetulnya telah berlangsung lama.

Jika komputer telah terjangkit malware, “Kemungkinan memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap kemampuan pemrosesan,” jelas Denis Parinov, peneliti anti-malware di Kaspersky Lab, melalui siaran persnya, Kamis (4/10).●

—Anwar Ibrahim, TechnoBusiness ID ● Foto: Kapersky Lab