Lintasarta Gelar Jaringan Internet di Lokasi Gempa Lombok

Jakarta, TechnoBusiness ID ● Gempa bumi bermagnitudo 7,0 Skala Richter yang mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat, dan sekitarnya pada Minggu (5/8) malam telah meluluhlantakkan rumah dan infrastruktur yang ada, termasuk jaringan telekomunikasi dan internet.

Untuk itu, PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta) sebagai penyedia komunikasi data, internet, dan layanan teknologi informasi memberikan bantuan dengan menyediakan sarana layanan internet menggunakan antena penerima sinyal dari satelit (VSAT) di Posko Penanganan Bencana yang berlokasi di Kantor Bupati Lombok Utara.

Baca Juga: Skyegrid, Platform Game Streaming Android Pertama

Suci Andrini, Corporate Communication Manager Lintasarta, mengatakan, “Sarana koneksi internet itu bisa digunakan oleh pihak-pihak yang berada di posko, termasuk kalangan media, sebagai sarana komunikasi untuk mendukung penanganan bencana”.

Selain jaringan VSAT dari Lintasarta, jaringan VSAT portabel dengan kapasitas 1 MB dan telepon satelit juga disediakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Aksesibilitas Teknologi Informasi.

Sebelumnya, Menteri Kominfo Rudiantara meminta tim kementerian dan operator-operator telekomunikasi untuk memberikan prioritas dukungan telekomunikasi dan pemulihan jarigan di lokasi-lokasi pos koordinasi dan tempat pengungsian.●

—Anwar Ibrahim, TechnoBusiness ID ● Foto: Lintasarta

Inilah 10 CEO Top di Amerika Versi Glassdoor

California, TechnoBusiness · Glassdoor, situs penyedia lowongan kerja yang berbasis di Mill Valley, California, Amerika Serikat, baru saja mengumumkan deretan chief executive officer (CEO) terbaik di Amerika.

Situs yang didirikan oleh Robert Hohman, Rich Barton, dan Tim Besse pada Juni 2007 itu merilis daftar CEO terbaik berdasarkan masukan dari para karyawan perusahaan. Pengukurannya berdasarkan pola kepemimpinan, wawasan pekerjaan, dan lingkungan kerja selama setahun terakhir.

Atas dasar itu, Glassdoor mendapatkan nama-nama CEO terbaik tersebut, antara lain:

10 CEO Top 2018 di Amerika Serikat:

  1. Eric S. Yuan dari Zoom Video Communication (Persetujuan 99%)
  2. Michael F. Mahoney dari Boston Scientific’s (Persetujuan 99%)
  3. Daniel Springer dari DocuSign’s (Persetujuan 99%)
  4. Lynsi Snyder dari In-N-Out Burger (Persetujuan 99%)
  5. James Downing dari St. Jude Children’s Research Hospitals (Persetujuan 98%)
  6. Charles C. Butt dari H E B (Persetujuan 98%)
  7. Corey Schiller dan Asher Raphael dari Power Home Remodelling (Persetujuan 98%)
  8. Jeff Weiner dari LinkedIn (Persetujuan 97%)
  9. Colleen Wegman dari Wegmans Food Markets (Persetujuan 97%)
  10. Marc Benioff dari Salesforce (Persetujuan 97%)

5 CEO Top pada Perusahaan Skala Kecil-Menengah 2018 di Amerika:

  1. Sanjit Biswas dari Samsara (Persetujuan 99%)
  2. Robert Glazer dari Acceleration Partners (Persetujuan 99%)
  3. Justyn Howard dari Sprout Social (Persetujuan 99%)
  4. Michael Weinhouse dan John Ganey dari Logical Position (Persetujuan 99%)
  5. Ron Rother dari Strive Consulting (Persetujuan 99%)

Robert Hohman, co-founder dan CEO Glassdoor, menyatakan memenangkan penghargaan CEO Top versi Glassdoor merupakan pengakuan nyata dari kepemimpinan yang luar biasa karena ini mencerminkan pendapat karyawan yang bekerja dengan kepala eksekutif setiap hari.

“Ini dapat menjadi keuntungan dalam industri perekrutan untuk memiliki CEO top perusahaan yang memiliki dukungan kuat dari karyawannya,” ungkap Hohman. “CEO terbaik jadi inspirasi, dapat dipercaya, inovatif, dan dapat menjadi motivator hebat bagi orang untuk membawa diri mereka bekerja lebih baik.”·

—Philips C. Rubin, TechnoBusiness/PRN · Foto-Foto: Glassdoor

 

Kini, Priority Pass Sediakan 1.200 Ruang Tunggu Bandara

Hong Kong, TechnoBusiness · Priority Pass, program loyalitas dan benefit bagi wisatawan skala global yang dikelola Collinson, mengumumkan bahwa selama satu tahun sejak Juni 2017 berhasil menambah 141 ruang tunggu (airport experiences program) dan 34 restoran baru di berbagai bandar udara di dunia.

Jumlah itu memperkuat jaringan Priority Pass menjadi 1.200 ruang tunggu (lounge), restoran, dan spa di 500 kota dari 143 negara. Jaringan itu dapat dinikmati oleh para anggota dengan mengunduh aplikasi Priority Pass di ponsel cerdas mereka dan menggunakan Digital Membership Card untuk mengakses ruang tunggu.

Salah satu executive lounge yang disediakan Priority Pass.

Kevin Goldmintz, Executive Vice President Collinson, menyatakan tahun ini kawasan Asia Pasifik merupakan pasar yang cukup penting dalam mencetak pertumbuhan.

“Sebagai bagian dari komitmen kami dalam menyediakan pengalaman bersantai yang terbaik di bandara, kami terus meningkatkan dan mengembangkan portofolio layanan Priority Pass agar lebih baik lagi dalam memenuhi kebutuhan para anggota,” ungkapnya.

Dalam setahun ini, Priority Pass menambah 64 ruang tunggu bandara di Asia Pasifik, terutama di Australia. Di bandara Adelaide dan Melbourne, misalnya, Priority Pass membuka ruang tunggu baru, sedangkan di Terminal 2 bandara Sydney membuka ruang tunggu tambahan.

Di kawasan Eropa, Timur Tengah, dan Afrika, Priority Pass membuka 48 ruang tunggu baru. Di Rusia, tempat Piala Dunia 2018 berlangsung, Priority Pass memperluas Kandinsky Lounge di Moscow Sheremetyevo, bandara terbesar dan tersibuk di Moscow. Perluasan itu juga terjadi untuk Primeclass Lounge di Muscat International Airport, Oman.

Kartu Priority Pass

Di Amerika Utara, Priority Pass menambah 27 ruang tunggu baru, termasuk Virgin Atlantic Clubhouse di Terminal 2 LAX International, Los Angeles, Amerika Serikat.

Di Amerika Latin juga ada banyak penambahan ruang tunggu baru. Dalam programnya, Collinson bekerja sama dengan lebih dari 600 bank, 90 maskapai, dan 20 grup perhotelan di 170 negara selama sekitar 30 tahunan terakhir.·

—Abra Matthew, TechnoBusiness/PRN · Foto-Foto: Priority Pass

 

Hooq Kembali Gelar Hooq Filmmakers Guild Berhadiah US$30.000

Jakarta, TechnoBusiness ID · Hooq, layanan video on demand terbesar di Asia Tenggara, kembali menggelar Hooq Filmakers Guild. Kompetisi untuk mencari naskah film terbaik dari sineas-sineas andal itu menawarkan hadiah total US$30.000 untuk lima naskah terbaik.

Menurut Guntur Siboro, Country Director Hooq Indonesia, Hooq Filmmakers Guild tahun ini merupakan yang kedua. “Tahun lalu, ada 500 naskah yang masuk, dua di antaranya terpilih dari Indonesia,” ungkapnya di Jakarta, Senin (4/6).

Kompetisi tersebut berlangsung di Singapura, Thailand, Indonesia, Malaysia, India, Filipina, dan Vietnam sejak pertengahan Mei hingga 31 Juli mendatang. Naskah dari Indonesia akan diseleksi oleh Mouly Surya, sutradara pemenang penghargaan.

Prosesnya, peserta harus menyiapkan 13 episode untuk satu musim. Jika terpilih, naskah akan dikompetisikan dengan naskah-naskah dari negara lain. Dengan hadiah yang diperoleh, naskah pemenang akan diproduksi secara keseluruhan untuk ditayangkan secara eksklusif di Hooq.

Guntur menambahkan, tidak ada batasan genre, baik naskah maupun peserta Hooq Filmmakers Guild. “Proposal dan produksinya harus menggunakan bahasa lokal dari negara peserta berasal,” lanjutnya.·

—Ivan Darmawan, TechnoBusiness ID · Foto-Foto: TechnoBusiness ID

 

Line Tunjuk Marbot. Apa Tugasnya?

Jakarta, TechnoBusiness ID ● Line Indonesia, penyedia instant messaging di bawah Line Corporation (NYSE: LN, TSE: 3938), Jepang, selama Ramadan ini mengandalkan Marbot. Marbot seperti apa yang dimaksud dan apa tugasnya?

Dale Kim, Managing Director Line Indonesia, saat meluncurkan chatbot Marbot di Jakarta, Jumat (25/5).

Baca Juga: Cube TV, Strategi Ekspansi Bisnis Bigo

Marbot yang diperkenalkan Line merupakan chatbot untuk melayani dan berinteraksi dengan pengguna selama Bulan Puasa.

Marbot tersebut bertugas menyampaikan konten-konten seperti kultum harian, pesan inspiratif, promo Ramadan, dan pengingat waktu sholat.

“Di Bulan Suci ini, kami ingin menjadi sahabat bagi para pengguna dengan cara yang spesial dan bermakna, menjadi #TemanBerfaedah untuk mereka,” ujar Dale Kim, Managing Director Line Indonesia, Jumat (25/5). “Salah satu caranya dengan menghadirkan chatbot Ramadan.”●

—Anwar Ibrahim, TechnoBusiness ID ● Foto-Foto: Line

 

Avengers: Infinity War Terlaris Minggu Ini

Los Angeles, TechnoBusiness comScore, perusahaan yang memantau penjualan film-film dengan cakupan 95% pasar global, mengumumkan bahwa Avengers: Infinity War garapan Marvel Studio berhasil mengumpulkan US$343,1 juta dalam sepekan yang berakhir pada 13 Mei 2018.

Baca Juga: AADC, Strategi Memenangkan Pasar Online

Angka itu US$200 juta-nya disumbangkan oleh China. Jika diakumulasikan sejak dirilis pada 23 April 2018 di Dolby Theatre, film berbiaya US$316-322 juta yang didistribusikan oleh Walt Disney Studios Motion Pictures itu telah meraup US$1,6 miliar.

Dengan demikian, kata Paul Dergarabedian, Senior Media Analyst comScore, sampai saat ini film-film serial Avengers seperti Avengers: Furious 7, Avengers: Age of Ultron, merupakan film terlaris global kelima sepanjang masa.

Berikut ini data nilai penjualan film-film box office minggu ini yang dirilis oleh comScore:

 

Kapasitas Naik, Jumlah Penumpang AirAsia Justru Turun

Jakarta, TechnoBusiness ID ● PT AirAsia Indonesia Tbk. (IDX: AAID) mengumumkan bahwa anak perusahaannya, PT Indonesia AirAsia, selama kuartal 1/2018 berhasil menerbangkan sebanyak 1.121.674 penumpang.

 

Baca Juga: Nilai Penjualan Amazon Melonjak. Ini Penyebabnya

 

Jumlah penumpang selama tiga bulan pertama tahun ini 2% lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu yang menerbangkan 1.145.320 penumpang.

Penurunan jumlah penumpang itu otomatis menurunkan tingkat keterisian pesawat (load factor) dari rata-rata 83% menjadi hanya 80%.

Alhasil, pendapatan per penumpang per kilometer pun turun 3% dari Rp1,64 triliun menjadi Rp1,59 triliun.

Padahal, Indonesia AirAsia telah menambah armada dari 14 menjadi 15 unit, dengan jumlah penerbangan dari 7.674 menjadi 7.748 kali atau naik 1%. Peningkatan penerbangan itu dilakukan menyusul dibukanya tiga rute baru, yakni Padang-Singapura, Medan-Jakarta, dan Medan-Singapura.

Rute-rute yang menguntungkan juga ditingkatkan frekuensinya, antara lain Jakarta-Penang, Medan-Kuala Lumpur, dan Medan-Penang. Dalam waktu bersamaan, Indonesia AirAsia juga menutup rute-rute yang kurang “gemuk”, seperti Yogyakarta-Kuala Lumpur, Jakarta-Makau, dan Denpasar-Darwin.

Manajemen AirAsia Indonesia dalam siaran persnya pada Jumat (27/4) menjelaskan bahwa meletusnya Gunung Agung di Bali saat itu telah memengaruhi kinerja operasional maskapai.

“Dikarenakan kondisi operasional yang kurang mendukung, jumlah penumpang tercatat mengalami sedikit penurunan sebesar 2% menjadi 1,121 juta,” jelas AirAsia.●

—Ivan Darmawan, TechnoBusiness ID ● Foto-Foto: AirAsia

 

Strategi Kalog Dongkrak 40% Pertumbuhan Bisnis

Denpasar, TechnoBusiness ID PT Kereta Api Logistik (Kalog), anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia, memperluas distribusi barang hingga ke 200 negara lebih.

Langkah itu untuk menangkap geliat pasar e-commerce di Tanah Air yang semakin pesat, di samping membuka sejumlah outlet baru di Bali, yakni Denpasar, Gilimanuk, Negara, dan Badung.

 

Baca Juga: Sharp Cari Celah di Pasar Otomotif

 

Sejalan dengan itu, “Kalog Express melakukan repositioning dengan menerapkan pola distribusi multimoda yang diperluas dari sebelumnya hanya menggunakan kereta api,” ujar Sugeng Priyono, Direktur Operasi dan Pemasaran Kalog.

Setelah Sumatera dan Bali, Kalog Express akan membuka layanan di Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, dan Sulawesi seiring program pengembangan rel kereta api yang dilakukan pemerintah.

Memperkuat layanan di dalam negeri dan memperluas jangkauan pengiriman barang ke banyak negara diyakini bakal mendongkrak pertumbuhan bisnis Kalog hingga 40%.●

—Anwar Ibrahim, TechnoBusiness ID ● Foto-Foto: Kalog

 

Transportasi Hyperloop Mulai Dibangun di Dubai

California, TechnoBusiness Hyperloop Transportation Technologies Inc. (HyperloopTT) dan Aldar Properties PJSC belum lama ini sepakat mengembangkan sistem Hyperloop komersial pertama di dunia.

Proyek kedua perusahaan akan dikembangkan di Uni Emirat Arab untuk menghubungkan antara dua kota penting, yakni Dubai dan Abu Dhabi.

 

Baca Juga: Daimler, Audi, dan Volvo Adopsi Alibaba Auto AI

 

Lahan kosong milik Aldar di Seih Al Sdeirah, Abu Dhabi, menjadi tonggak dimulainya pembangunan sistem Hyperloop, Hyperloop XO Square Innovation Center, dan Hyperloop Visitor Center.

Titik pertama itu dipilih karena lokasinya yang strategis, perbatasan Abu Dhabi dan Dubai, dekat dengan perumahan Alghadeer, situs Expo 2020, dan Bandara Internasional Al Maktoum.

Dalam tahap awal, jalur Hyperloop TT dibangun sepanjang 10 kilometer sebelum menjangkau seluruh Emirates, termasuk ke Riyadh, Arab Saudi. Seiring dengan itu, prototipe kapsul untuk penumpang dan kargo skala penuh dikembangkan di Toulouse, Prancis, dan dikirim pada akhir tahun nanti.

Bibop Gresta, Chairman HyperloopTT, perusahaan pencipta sistem transportasi dengan kecepatan tinggi yang didirikan pada 2013, menyatakan kesepakatan dengan Aldar itu menciptakan dasar perwujudan sistem Hyperloop komersial pertama di dunia.

“Dengan dukungan regulasi, kami berharap bagian pertama akan beroperasi tepat pada pelaksanaan acara Expo 2020,” ungkap Gresta dalam siaran persnya yang diterima TechnoBusiness pada pertengahan April 2018.

“Kami senang bisa bekerja dengan HyperloopTT karena mereka ingin membawa salah satu teknologi transportasi paling revolusioner di dunia ke Abu Dhabi,” kata Talal Al Dhiyebi, Chief Executive Officer Aldar Properties, perusahaan pengembang properti dengan aset US$10 miliar dan aset lahan seluas 75 juta meter persegi.

Menurut Talal, titik utama Hyperloop ditempatkan di Alghadeer itu masuk akal karena berada di lokasi strategis. Pesatnya perkembangan kawasan tersebut membutuhkan transportasi yang cepat.

Realisasi sistem transportasi berbasis “terowongan panjang buatan” itu merupakan kemajuan baru bagi konsep sistem transportasi Hyperloop.

“Bangsa yang berpikiran maju seperti Uni Emirat Arab sangat ideal membangun sistem transportasi paling revolusioner, paling efisien, dan paling cepat di dunia,” ujar Dirk Ahlborn, CEO HyperloopTT, menambahkan.●

—Philips C. Rubin, TechnoBusiness ● Foto-Foto: HyperloopTT

 

“Rampage” Teratas dalam Film “Box Office”

Los Angeles, TechnoBusiness Rampage produksi Warner Bros. berada di posisi teratas daftar film box office global dalam sepekan yang berakhir pada 15 April 2018.

Film yang menceritakan tentang seorang primatologist yang bersahabat dengan George, seekor gorilla jinak yang berubah jadi ganas, itu berhasil mengumpulkan pendapatan sebesar US$148,6 juta.

 

Baca Juga: Sri Mulyani Kembali Jadi Menteri Terbaik 

 

Pendapatan itu disumbang dari Amerika Utara sebesar US$34,5 juta dan 61 wilayah internasional senilai US$114,1 juta.

Posisi film yang disutradarai oleh Brad Peyton berdurasi 1 jam 55 menit tersebut jauh mengalahkan rival-rivalnya, antara lain Quiet Place, A (Paramount Pictures) yang meraup pendapatan US$54,9 juta.

Lalu, Ready Player One dari Warner Bros pula yang membukukan US$45 juta, Blumhouse’s Truth or Dare dari Universal yang menghasilkan US$21,7 juta, dan Blockers juga dari Universal sebesar US$14,2 juta.

Berikut daftar film box office dalam sepekan yang berakhir pada 15 April 2018 menurut comScore:

 

—Philips C. Rubin, TechnoBusiness ● Foto-Foto: Warner Bros., comScore