Strategi Humas Mengelola Krisis di Era Baru Media

  • Isu-isu negatif sering kali menyerang perusahaan secara tiba-tiba.
  • Kepiawaian mengelola krisis merek sangat penting.

 

Jakarta, TechnoBusiness ID ● Dalam Media Coffee kelima bertema “Manajemen Isu dan Krisis di Tengah Era Baru Media” yang digelar PR Newswire di Jakarta pada 1 November lalu, terungkap bahwa manajemen krisis itu sangat penting bagi setiap perusahaan.

 

Baca Juga: Tangkal Berita Negatif Perusahaan dengan 10 Kiat Ini!

 

Dalam diskusi yang melibatkan empat pembicara, antara lain Adiatma Sardjito, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero); Eva Chairunisa, Vice President Corporate Communication PT Kereta Commuter Indonesia; Vishnu Mahmud, Director of Business Development Ogilvy; dan Ali Al-Azhari, Managing Editor The Jakarta Globe, menyajikan beberapa contoh.

 

Strategi Manajemen Krisis Hadapi Insiden di KRL

Media sosial memudahkan informasi tersebar sangat cepat. “Video di kereta rel listrik (KRL) misalnya, sekejap viral berkat kecepatan akses media sosial. Karenanya, penting untuk paham proses isu terjadi hingga menjadi besar,” ujar Eva Chairunisa, mantan jurnalis televisi yang bergabung dengan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) sejak 2012.

  • Pantau proses kerja media untuk menentukan langkah selanjutnya. Olah isu menjadi pemberitaan positif. “PT KCI bisa mengeluarkan 3-4 rilis dalam 3 jam untuk menginformasi media mengenai langkah perusahaan setelah krisis,” ungkap Eva.
  • Selain itu, humas perlu mengirimkan informasi tambahan ke media. “Kami mengantisipasi jawaban, rekaman suara, dan video Skype yang merangkum pertanyaan paling umum setelah kejadian. Ini penting untuk menjaga emosi setelah menjawab pertanyaan yang sama hingga puluhan kali,” tutur Eva.

Belajar dari Krisis BBM: 24 Jam yang Krusial

Keterbatasan bahan bakar minyak (BBM) merupakan krisis yang rentan menimpa perusahaan energi, termasuk PT Pertamina, Tbk. Padahal, menurut Adiatma Sardjito, krisis ini bisa diperkirakan. Menjawab tantangan di era digital untuk menyelesaikan krisis dengan sangat cepat, Adiatma berbagi kiatnya:

  • Setiap tantangan bisa memotivasi ide. Mengantisipasi krisis BBM, misalnya, PT Pertamina, Tbk berinisiatif menambahkan mobil tanki di beberapa titik untuk isi BBM langsung. “Termasuk memaksimalkan fasilitas contact center yang 24 jam menerima setiap laporan masyarakat,” ujar Adiatma.
  • Sampaikan dengan jujur namun saring informasi yang belum saatnya disampaikan. “Sosialisasikan strategi melalui kampanye di media sosial. Kami selalu melibatkan generasi muda, di bawah usia 35 tahun, untuk berperan sebagai sukarelawan di media sosial yang berhubungan dengan para blogger,” tutur Adiatma.

Pentingnya Merumuskan Manajemen Isu Sebelum Krisis Terjadi

“Praktisi humas seringkali baru panik memikirkan solusi saat krisis sudah terjadi. Seharusnya mereka sudah mengantisipasi sebelumnya,” ujar Vishnu Mahmud, Director of Business Development Ogilvy. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di bidang kehumasan, Vishnu berbagi siasat antisipasi saat insiden datang tiba-tiba.

  • Persiapkan kondisi terburuk dan pahami kemungkinan yang bisa memicu krisis. “Respon cepat, kredibel, dan kontrol baik tidak akan terjadi tanpa antisipasi. Jika belum mengetahui semua fakta, sampaikan hal-hal yang diketahui. Akui kesalahan dan terus sampaikan informasi baru,” tambah Vishnu.
  • Untuk antisipasi, siapkan darkwebsite atau laman khusus yang siap diluncurkan saat krisis terjadi. “Sesaat setelah pesawat QZ 8501 hilang kontak di tahun 2014, misalnya, saat itu juga Air Asia mengganti tampilan web-nya dengan nuansa gelap yang memuat contact center dan update informasi mengenai insiden tersebut,” ungkap Vishnu.

Tantangan Media di Tengah Merebaknya Pemberitaan Negatif

Lebih dari 12 tahun menjadi jurnalis, Ari Al-Azhari kini Managing Editor The Jakarta Globe, mengungkapkan hal yang sebaiknya menjadi perhatian humas dalam menyediakan materi berita untuk jurnalis.

  • Sampaikan informasi selengkap-lengkapnya. “Hindari off-the-record. Siaran pers tanpa informasi jelas mengenai sumber berita hanya mengurangi obyektivitas cerita,” ungkap Ari.
  • Dukung jurnalis memahami kejadian lewat siaran pers yang jelas. “Jurnalis bukan orang yang paham segalanya. Bantu kami lewat informasi sejelas-jelasnya,” ujar Ari.●

—PR Newswire, TechnoBusiness ID ● Foto-Foto: PRNewswire, Jakartabytrain.com

 

Lima Cara Mengirimkan E-mail ke Media Massa

Tidak semua orang mengerti bagaimana caranya mengirimkan artikel-artikelnya ke media massa. Berikut ini lima cara mengirimkan e-mail ke media massa yang dibagikan oleh Andrew Prasetya, Senior Content Marketer iPrice Group.

 

E-mail masih menjadi alat komunikasi yang paling sering digunakan di tempat kerja. Kita menggunakan e-mail untuk melakukan komunikasi internal dan eksternal, mengirimkan laporan, berkomunikasi dengan calon investor, atau keperluan lainnya.

 

Sebagai seorang content marketer di perusahan rintisan yang berlokasi di Kuala Lumpur, namun beroperasi di 7 negara di Asia Tenggara, 90% komunikasi eksternal saya lakukan menggunakan e-mail, termasuk untuk mengirimkan cerita dan hasil riset ke media massa.

 

Dengan kondisi seperti itu, saya harus bisa membuat e-mail yang baik. Sebab, e-mail yang ditulis dengan buruk, tidak jelas, dan tidak efektif dapat membuang-buang waktu. Juga, bisa merusak reputasi kita dengan meninggalkan kesan buruk bagi orang yang menerimanya.

 

Baca Juga: Lima Langkah Praktis Menggerakkan Mesin Pemasaran Digital

 

Selama kurang lebih 1 tahun, saya mempelajari tata cara membuat e-mail yang benar. Mulai dari membaca studi kasus dari pemasar-pemasar kelas dunia sampai melakukan A/B testing untuk melihat e-mail mana yang paling efektif.

 

Dari ribuan e-mail yang saya kirimkan, ada lima tata cara yang harus kita perhatikan ketika ingin mengirimkan e-mail ke redaksi media massa.

 

  1. Kirimkan kepada Orang yang Tepat

 

Di iPrice, saya berkomunikasi dengan berbagai penulis, jurnalis, dan editor dari berbagai media massa yang ada di Asia Tenggara.

 

Setidaknya ada dua cara untuk menghubungi media melalui e-mail. Pertama, kita bisa mengontak mereka melalui e-mail umum seperti (redaksi@media.com). Atau, bisa juga mengontak mereka melalui e-mail personal, contohnya (andrew@media.com).

 

Dari hasil pengamatan saya, tingkat respons dan publikasi yang saya dapatkan, 80% lebih tinggi ketika menghubungi mereka melalui e-mail personal dibanding e-mail umum.

 

Bagaimana cara mendapatkan e-mail personal? Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan e-mail personal media:

 

Pertama, bertanya. Cara yang paling mudah untuk mendapatkan e-mail personal media adalah bertanya. Kita bisa bertanya kepada keluarga atau kerabat yang memiliki hubungan dengan media, atau jika mereka memiliki teman yang memiliki hubungan dengan media. Jelaskan bahwa ada informasi berharga, atau riset yang ingin kita bagikan kepada teman-teman  mereka di media.

 

Kedua, menggunakan media sosial. Berdasarkan pengalaman saya, hampir 100% orang-orang yang bekerja di media, khususnya media online, memiliki minimal 1 media sosial. Ini merupakan salah satu medium yang paling efektif untuk berhubungan dengan mereka.

 

Sejauh ini, saya memaksimalkan LinkedIn untuk berhubungan dengan penulis dan editor. Kita bisa mencari nama mereka atau nama perusahaan. Untuk mendapatkan nama mereka, ambil waktu untuk membaca artikel-artikel yang ada di media tersebut. Rata-rata media menunjukkan nama editor atau penulis.

 

Setelah menemukan profil mereka di LinkedIn, kirim permintaan koneksi yang personal. Jelaskan bahwa kita memiliki sesuatu yang ingin kita bagikan untuk mereka, dan tanya alamat e-mail mereka.

 

Ketiga, baca laman redaksi media. Beberapa media menyediakan alamat e-mail dari editor dan jurnalis mereka. Biasanya laman itu terletak di bagian atas atau bawah dari website berita tersebut.

 

  1. Buat Subjek E-mail yang Menarik

 

Setiap hari, editor dan jurnalis mendapatkan setidaknya 20-50 e-mail dari berbagai perusahaan yang ingin diliput. Dengan waktu yang sangat terbatas, mereka harus memilih e-mail mana yang harus dibuka dan dibaca terlebih dahulu. Hal pertama yang akan mereka lihat ketika ada e-mail masuk adalah “subjek”. Jadi, pastikan kita membuat subjek e-mail yang “unik”.

 

Ada beberapa aturan yang bisa kita ikuti untuk membuat subjek e-mail yang “unik”. Pertama, harus singkat. Siapa yang ingin membaca subjek email yang terlalu panjang? Tidak ada. Terlebih lagi, 40% dari orang membuka e-mail mereka dari telepon genggam. Sehinga, subjek e-mail yang singkat akan lebih terbaca dan menarik untuk mereka.

 

Kedua, buat orang merasa spesial. Perasaan eksklusivitas merupakah hal yang sangat penting. Ketika kita dapat membuat seseorang merasa spesial, ini akan lebih mendorong mereka untuk membuka email dari kita.

 

Beberapa ungkapan yang bisa digunakan adalah: “Undangan Khusus”; “Konten Eksklusif untuk Media A”; “Pengumuman Eksklusif” dan sebagainya.

 

Ketiga, jelasakan apa yang ada di email. Bagi orang-orang yang mendapatkan lebih dari 25 setiap harinya, mereka harus mengetahui apa isi dari email yang masuk, sebelum membukanya. Jadi, pastikan kita bisa menjelaskan isi dari email kita secara singkat di bagian subjek. Namun ingat, harus singkat, padat, dan jelas.

 

  1. Buat Email yang Sifatnya Personal

 

Tiga bulan lalu, saya mewawancarai 12 editor dari media-media besar di Indonesia. Hampir semua dari mereka mengatakan bahwa email yang sifatnya personal, mendapatkan perhatian lebih dari mereka. Dari hasil wawancara tersebut, mereka juga mengatakan bahwa hanya beberapa startup di Indonesia yang benar-benar melakukannya. Rata-rata perusahaan tersebut dibantu oleh perusahaan PR.

 

Kita dapat membuat email yang bersifat personal dengan cara-cara ini: Pertama, sebutkan nama mereka atau nama media. Nama adalah hal yang special bagi seseorang. Ketika kita menyebutkan nama mereka di email, mereka akan merasa lebih dihargai dan akhirnya memutuskan untuk membaca email dari kita.

 

Kita bisa menyebutkan nama mereka di awal untuk menyapa, dan di akhir email untuk mengucapkan salam. Contohnya “Pagi mas Andrew”, atau “Saya ingin membagikan informasi peluncuran perusahaan saya untuk media A”.

 

Kedua, memiliki konteks. Bagi editor, untuk membuat sebuah cerita yang bagus, mereka membutuhkan karakter yang hebat. Mereka butuh seseorang dengan kepribadian, pendapat, cerita hebat yang ingin dibagikan, dan juga perspektif.

 

Kita bisa mulai dengan menjelasakan secara singkat cerita apa yang ingin kita bagikan? Dan mengapa cerita tersebut penting?

 

Ketika kita mengirimkan email ke media, khususnya media-media besar, kita bertarung dengan ratusan, bahkan ribuan perusahaan lain yang juga ingin mendapatkan liputan dari mereka. Jadi, pastikan konten di email kita bisa mendapatkan perhatian mereka.

Communication concept

 

  1. Buat Konten yang Terstruktur di Badan Email

 

Sama seperti pidato, untuk membuat konten email yang menarik, kita harus menceritakan sebuah cerita. Sebuah email yang baik setidaknya memiliki pembuka, inti, dan juga penutup.

 

Pada bagian pembuka terdiri dari perkenalan singkat mengenai siapa kita, dari mana kita mendapatkan kontak mereka, dan mengapa kita mengirimkan email ini ke mereka.

 

Bagian inti terdiri dari hal utama yang ingin kita berika ke media. Bisa berupa penjelasan penawaran kerja sama, penjelasan singkat mengenai riset, undangan liputan, atau hal-hal lainnya. Dalam hal ini, saya menjelaskan temuan-temuan menarik dari riset yang dilakukan.

 

Bagian penutup tidak harus menyimpulkan hal-hal yang sudah kita jelaskan di atas, namun kita harus memberikan “call-to-action” yang jelas atau apa yang kita ingin mereka lakukan.

 

Jika ada acara peluncuran produk, maka kita bisa meminta konfirmasi kehadiran mereka. Dalam kasus ini, saya berbagi data dan juga informasi kepada mereka, sehingga saya bisa memberitahu mereka jika ada pertanyaan saya bisa menjawab.

 

Setelah itu, jangan lupa menutup e-mail dengan salam. Untuk mencakup semua elemen yang ada di atas, e-mail kita tidak harus panjang dan bertele-tele.

 

 

  1. Kirim pada Waktu yang Tepat

 

Untuk membuat tingkat keberhasilan email kita lebih besar, kita harus tau kapan waktu terbaik untuk kita mengirimkan email ke media.

 

Berdasarkan hasil wawancara saya dengan media, beberapa dari mereka merekomendasikan mengirimkan email pada jam 8-11 pagi hari, atau jam 4-6 sore.

 

Namun, kita harus pahami bahwa waktu yang tepat bagi tiap orang bisa berbeda-beda. Jadi kita tidak dapat menggeneralisasi hal ini.

 

Namun, kita bisa mengetahui waktu yang tepat dengan melakukan beberapa hal ini.

 

Pertama, jika emailnya memiliki elemen waktu, pastikan kita memberi mereka waktu untuk berikir. Contohnya, jika ingin meminta waktu untuk bertemu, kita bisa mengirimkan email ini 3-4 hari sebelumnya. Karena mereka juga memiliki hal-hal yang harus dilakukan. Beri mereka waktu untuk untuk membaca, berpikir dan juga membalas email kita.

 

Kedua, kirimkan email pada saat jam kerja. Bekerja itu menghabiskan energi, jadi ketika kita pulang, kebanyakan orang akan memilih untuk beristirahat dan tidak membaca email terkait pekerjaan. Jadi, pastikan kita mengirimkan email pada jam-jam kerja.

 

Banyak riset yang menyebutkan bahwa waktu terbaik untuk mengirimkan email adalah jam 8 pagi sampai 12 siang .

 

Email yang baik tidak hanya bagus untuk pekerjaan kita, namun juga bermanfaat untuk personal branding kita. Ketika kita secara konsisten mengirimkan email yang baik, media akan mengingat kita dan ini akan meningkatkan kesempatan kita untuk mendapatkan perhatian mereka.

 

Hal-hal yang saya jelaskan di atas terdengar rumit untuk mengirimkan satu email. Namun, percayalah, jurnalis dan editor sudah menerima banyak sekali email-email buruk. Sehingga, ini saatnya untuk kita menjadi lain dari pada yang lain dan buat mereka kagum dengan kualitas komunikasi digital kita.

 

Foto-Foto: MarketingLand, TLists

Tangkal Berita Negatif Perusahaan dengan 10 Kiat Ini!

  • Nama baik perusahaan bisa saja tiba-tiba tercoreng karena satu hal.
  • Kepiawaian dalam menyusun strategic planning justru sering kali mampu mengubah krisis menjadi apresiasi publik.

 

Jakarta, TechnoBusiness ID ● Berita negatif terhadap perusahaan dapat muncul secara mengejutkan. Kehadirannya secara mendadak mengancam reputasi dan membahayakan kelangsungan bisnis. Jika itu terjadi, ada 10 jurus atau kiat sukses perencanaan komunikasi krisis yang dapat mereduksi atau bahkan mendorong reputasi perusahaan pada level yang lebih tinggi.

 

Baca Juga: Lima Langkah Praktis Menggerakkan Mesin Pemasaran Digital

 

Perencanaan komunikasi krisis merupakan faktor penentu dalam meredam berita negatif yang menimpa perusahaan. “Kepiawaian menyusun strategic planning sering kali justru mengubah situasi krisis menjadi apresiasi dan dukungan publik,” kata Karyanto, pakar manajemen komunikasi krisis perusahaan kepada TechnoBusiness Indonesia di Jakarta, Minggu (27/8).

Perencanaan komunikasi krisis yang baik, Karyanto melanjutkan, akan memastikan reputasi perusahaan terjaga, bahkan ada peluang mengangkat ke level yang lebih tinggi. Sebab, perusahaan mampu mengelola komunikasi krisis secara baik.

 

 

Perkembangan teknologi informasi (internet dan media sosial), lanjut pendiri Global Medisina Indonesia itu, telah mendorong komunikasi antarpersonal dan antarnegara bagaikan tiada batas. Derasnya kecepatan komunikasi, di satu sisi bermanfaat luar biasa terhadap proses bisnis, akan tetapi di sisi lain dapat menjadi petaka berupa viral berita negatif yang pengaruhnya sangat-sangat dahsyat bagi perusahaan.

Fenomena berita bohong (hoax) menjadi bukti konkret sisi negatif yang menyertai era komunikasi digital saat ini. Di bagian lain, di dunia ini tidak ada satu pun perusahaan yang kebal terhadap krisis, terlebih bidang teknologi yang sarat inovasi yang sangat cepat. Kondisi ini memaksa manajemen perusahaan harus menyiapkan perencanaan komunikasi krisis agar jika terjadi krisis telah memiliki tata kelola menanganinya.

Krisis perusahaan adalah kejadian/informasi yang dapat mengancam reputasi perusahaan. Datangnya tiba-tiba, tidak ada tanda-tanda awal yang dikenali, kemudian mendadak berada di pusaran kegentingan kelangsungan bisnis. “Salah satu perencanaan komunikasi krisis adalah perencanaan komunikasi strategis yang berorientasi perencanaan jangka panjang sebagai pondasi strategi jangka pendek,” ungkap Karyanto.

Karakteristis perencanaan strategis adalah keterlibatan manajemen puncak dan komitmennya untuk mengimplementasikan strategic planning. Seperti dijelaskan oleh pakar komunikasi perusahaan Paul A. Argenti-The Tuck School of Business Dartmouth College (2013: 195), ada empat kondisi yang umum terjadi dalam krisis.

 

Fenomena berita bohong (hoax) menjadi bukti konkret sisi negatif yang menyertai era komunikasi digital saat ini.

 

Keempat kondisi itu, yaitu: (1) the element of surprise/elemen kejutan yang tidak terduga; (2) insufficient information/informasi yang tidak mencukupi; (3) the quick pace of event/kejadian yang sangat cepat; (4) intense secrutiny/adanya penelitian yang intensif.

Menurut Karyanto yang pernah berkarier di perusahaan farmasi lebih dari 15 tahun, sangat disayangkan jika banyak perusahaan yang menganggap remeh fungsi manajemen komunikasi krisis, sehingga baru peduli setelah krisis sudah menjalar dan mengancam reputasi.

Menurut David W. Guth dan Charles Marsh, penulis buku ‘Public Relations: a Values Driven Approach, The University of Kansas menyebutkan bahwa perencanaan komunikasi krisis dapat dibagi menjadi empat tahap yaitu: (1) Tahap Risk Assessment, (2) Tahap Developing the Plan, (3) Tahap Respons, dan (4) Recovery.

Setiap tahapan harus dilakukan dengan teliti dan detil. Karyanto memberikan kiat-kiat agar sukses membuat Perencanaan Komunikasi Krisis terdiri dari 10 poin kunci, yaitu: (1) Tepat melakukan analisis sebagai parameter dalam menentukan perencanaan komunikasi krisis, (2) Menetapkan tujuan yang spesifik dan terukur, (3) Menentukan target komunikasi.

Lalu, (4) Membuat materi pesan yang akan menjadi amunisi komunikasi, (5) Memilih strategi yang komprehensif, (6) Menyiapkan taktik yang tepat sesuai konteks, (7) Menyusun time line yang fleksibel tetapi penuh kepastian, (8) Menyiapkan SDM komunikasi yang kompeten dan berkomitmen tinggi, (9). Melibatkan tim lintas departemen di perusahaan, (10) Menyajikan Evaluasi yang obyektif sebagai umpan balik.

—Vino Darmawan, TechnoBusiness ID Foto-Foto: Istimewa

 

Lima Langkah Praktis Menggerakkan Mesin Pemasaran Digital

  • Keberhasilan mengelola bisnis saat ini tidak bisa lepas dari kepintaran seseorang dalam memanfaatkan teknologi digital.
  • Ada langkah-langkah mudah yang harus dipahami untuk mencapai kesuksesan itu.

 

Bekasi, TechnoBusiness ID ● Tidak bisa dimungkiri bahwa saat ini teknologi telah merasuk ke semua ranah kehidupan dan memengaruhi segala hal, terutama dunia bisnis. Itu sebabnya, semua pelaku bisnis, baik yang baru memulai maupun yang sudah eksis, wajib segera beradaptasi dengan teknologi digital.

 

Baca Juga: Lima Cara Menurunkan Berat Badan dengan Fitness Tracker

 

Menurut Ari Nugrahanto, pendiri Kelola Digital Inc., perusahaan pengelolaan aset digital, dalam sebuah seminar bertema “5 Human Digital Marketing Ladder to Boost Your Sales” yang diselenggarakan Komunitas Tangan di Atas (TDA) di TDA Center, Bekasi, pada Sabtu (26/8), setidaknya ada lima tangga yang harus dilalui pemilik bisnis dalam meningkatkan omzet melalui pemasaran digital.

 

“Jadi, dua hal itu sangat menentukan arah strategi digital apa yang harua Anda jalankan.”

 

Kelima tangga itu antara lain magnet digital, optimalisasi aset digital, membangun komunitas digital, koopetisi digital, dan melakukan tiga proses produk digital.

Ari menjelaskan bahwa langkah pertama dan kedua sangat kritikal sebelum membangun anak tangga berikutnya. “Seperti halnya menciptakan visi, misi, dan tujuan dalam bisnis Anda. Jadi, dua hal itu sangat menentukan arah strategi digital apa yang harua Anda jalankan,” ungkapnya.

Ketiga tangga berikutnya lebih bertujuan untuk membentuk dan menjaga sustainabilitas bisnis, terutama tangga keempat. Sebab, fungsi human sangat menentukan keberhasilan sebuah pemasaran dan penjualan. Tangga terakhir, lebih menitikberatkan pada ketahanan bisnis.

—Purjono Agus Suhendro, TechnoBusiness ID ● Foto-Foto: Facebook, Istimewa

 

Lima Cara Menurunkan Berat Badan dengan Fitness Tracker

  • Bagi sebagian orang, obesitas bukan masalah sederhana, salah satunya bisa menurunkan rasa percaya diri.
  • Berkat kecanggihan teknologi, seseorang bisa membuang lemak dari tubuhnya dengan mudah.

 

Jakarta, TechnoBusiness ID ● Anda merasa kelebihan berat badan (obesitas)? Dengan kelebihan berat badan itu Anda menjadi kehilangan kepercayaan diri? Tenang… Kecanggihan teknologi belakangan ini akan membantu Anda mengurangi beberapa kilogram lemak di dalam tubuh secara mudah.

 

Baca Juga: Pameran Industri Grafika FGDexpo 2017 Diikuti 97 Peserta

 

Menurut Angelhard (Al) Sundoro, Managing Director Garmin South Asia, teknologi yang bisa dimanfaatkan untuk menurunkan berat badan adalah fitness tracker. Sebab, fitness tracker dapat menjadi gawai integral dalam memangkas beberapa lemak dalam tubuh. “Asalkan tahu cara menggunakannya,” katanya.

Berikut ini lima cara menurunkan berat badan dengan fitness tracker ala Engelhard dari Garmin, produsen perangkat dan aplikasi navigasi global positioning system (GPS) dan nirkabel baru untuk orang-orang yang menjalankan gaya hidup aktif.

 

  1. Capai 10.000 langkah

Hampir semua fitness tracker memasang angka di 10.000 langkah per hari. Hal ini bukan tanpa sebab. Latihan apa pun yang Anda lakukan akan membantu meningkatkan sensitivitas insulin Anda. Jika Anda mempunyai gaya hidup yang tidak banyak bergerak, maka tubuh Anda akan semakin buruk dalam menangani gula darah. Hasilnya, tubuh harus menghasilkan terlalu banyak insulin dalam prosesnya dan, jika keadaan menjadi serius, Anda akan menderita diabetes tipe II; Hal ini tentu bukan berita bagus.

Sebanyak 10.000 langkah merupakan skenario yang ideal, dan kabar baiknya Anda dapat dengan mudah memonitor langkah Anda melalui fitness tracker. Fitur Garmin Move IQ™ bisa langsung merekam saat Anda mulai bergerak. Anda dapat mulai dari target 5.000 langkah dalam sehari dulu. Kemudian jika Anda sudah mencapai 5.000 langkah, mulai tingkatkan target harian Anda menjadi 10.000 langkah. Fitur Auto Goal di dalam vivosmart 3 bahkan dapat secara otomatis meningkatkan target harian berdasarkan rekaman pencapaian harian Anda.

 

  1. Kombinasi

Mencapai target langkah adalah salah satu dasar dalam program penurunan berat badan, namun untuk lebih efektif berolahragalah untuk membakar kalori lebih cepat. Pilih olahraga seperti lari atau angkat beban. Dalam hal ini, fitness tracker akan berguna untuk mengukur hasil latihan Anda. Dengan fitness tracker, mengukur hasil latihan Anda jadi lebih mudah seperti mengukur jarak & kecepatan lari atau mengukur repetisi pada saat angkat beban.

Fitness tracker akan memudahkan Anda dalam merekam dan merencanakan program latihan harian Anda. Fitness tracker juga telah banyak yang dilengkapi dengan pengukuran jumlah kalori yang terbakar dari aktivitas harian, yang akan membantu melihat hasil dari program penurunan berat badan Anda.

 

  1. Gerak terus

Fitness tracker seperti Vivosmart 3 dari Garmin mempunyai fitur yang bisa memberitahu Anda jika Anda diam dalam waktu yang lama. Kunci dalam menurunkan berat badan adalah terus bergerak dan dengan fitness tracker, Anda bisa memonitor seberapa lama Anda diam.

“Jaga pergerakan Anda pada apa yang disebut aktivitas fisik non-olahraga. Membuat diri Anda terus bergerak akan membantu mencapai tujuan Anda,” jelas pria yang biasa disapa Al. “Ada banyak bukti bahwa duduk dalam waktu yang lama dapat merugikan untuk postur Anda dan hal ini bisa membuat sesi Anda di gym lebih sulit untuk bergerak dengan benar. Idealnya, bergeraklah satu atau dua jam; Tidak perlu jauh-jauh. Coba bergerak dari meja Anda untuk menyapa teman kerja.”

 

 

  1. Perhatikan performa tubuh

Melakukan olahraga perlu memerhatikan kemampuan atau peforma tubuh Anda. Memonitor seberapa bugar tubuh Anda penting agar Anda tahu kondisi tubuh ketika diajak untuk menurunkan berat badan. Dengan fitness tracker, Anda dapat mengetahui kapan Anda dalam peforma yang tinggi untuk meningkatkan olahraga atau kapan Anda perlu berhenti.

Anda dapat mendapatkan pengukuran ini melalui fitur VO2 Max, yang mengukur kemampuan tubuh menyerap oksigen. Fitur yang tadinya hanya tersedia dirangkaian produk high-end Garmin sekarang tersedia di seri Vivosmart3. Lewat fitur ini, Anda dapat mengukur perkembangan kondisi tubuh Anda ketika berolahraga, dan selanjutnya juga dapat mengukur Fitness Age, yaitu usia kebugaran tubuh Anda.

 

  1. Tidur cukup

Menjaga pola tidur juga penting dalam program penurunan berat badan. Kurang tidur akan meningkatkan hormon yang membuat nafsu untuk ngemil bertambah. Selain itu, kurang tidur juga akan membuat tubuh kekurangan energi yang dapat mempengaruhi rencana olahraga Anda.

Beberapa fitness tracker juga dapat memonitor aktivitas tidur ini, untuk mengetahui apakah Anda cukup istirahat atau tidak. Fitur sleep tracking dalam Garmin Vivosmart 3 dapat mengukur lama tidur dan kualitas tidur Anda. “Pengukuran kualitas tidur yang didapat melalui fitur ini akan membantu program penurunan berat badan,” jelas Al.

—Intan Wulandari, TechnoBusiness ID ● Sumber: Garmin ● Foto-Foto: Garmin

 

Enam Hal yang Harus Diperhatikan Pengguna Mobile Banking

  • Setidaknya 25% pengguna ponsel pintar di Indonesia sudah menggunakan aplikasi mobile banking.
  • Aplikasinya memudahkan, tapi juga memiliki risiko.

 

Jakarta, TechnoBusiness ID ● Seiring jumlah pengguna ponsel yang semakin meluas dan fungsinya yang memudahkan, penggunaan mobile banking di Indonesia meningkat pesat.

Dalam riset Mastercard Mobile Banking Shopping Survey 2017 yang dilakukan perusahaan teknologi finansial global Mastercard, dari total responden di Tanah Air, 25%-nya telah menggunakan mobile banking.

 

Baca Juga: Hati-Hati, Penjahat Siber Makin Agresif!

 

Dengan aplikasi mobile banking, Anda bisa mengecek dan bertransaksi perbankan jauh lebih cepat dan mudah ketimbang harus pergi ke bank. Akan tetapi, kemudahan itu bukanlah tanpa risiko. Setidaknya ada enam risiko yang mesti diperhatikan para pengguna mobile banking yang dipaparkan oleh Mastercard. Apa saja itu?

 

 

  1. Jangan gunakan koneksi Wi-Fi untuk umum ketika Anda mengakses aplikasi mobile banking.

Hindari berbagi informasi pribadi Anda secara gratis, karena menggunakan internet pada koneksi yang tidak terjamin keamanannya dapat membuat smartphone Anda serta aplikasi di dalamnya rentan terhadap pencuri dan peretas (hacker).

 

  1. Periksa websitedari bank penerbit kartu Anda untuk mengetahui proteksi keamanan apa saja yang ditawarkan untuk layanan aplikasi mobile mereka.

Anda mungkin merasa tidak perlu melakukan hal ini, namun mengetahui langkah-langkah keamanan yang tersedia akan dapat membantu Anda untuk lebih percaya diri terhadap keamanan uang Anda. Hal tersebut juga memungkinkan Anda untuk mengetahui siapa yang dapat dihubungi maupun apa yang harus dilakukan ketika melihat aktivitas yang mencurigakan pada rekening bank Anda.

 

  1. Aktifkan layanan otentikasi akun Anda.

Sebagian besar bank menawarkan beragam layanan dan perangkat otentikasi, salah satunya ialah One-Time-Passwords yang berfungsi untuk melakukan otentikasi serta melakukan verifikasi proses transaksi yang dilakukan. Mengaktifkan layanan ini memberi Anda lapisan verifikasi serta keamanan yang lebih baik terhadap transaksi Anda.

 

 

  1. Perbarui aplikasi mobileAnda untuk memastikan bahwa aplikasi tersebut dilengkapi dengan layanan keamanan terbaru.

Mungkin Anda merasa repot untuk terus memperbarui aplikasi mobile banking secara rutin, namun dengan melakukan hal tersebut Anda dapat menikmati manfaat serta beragam fitur yang ditawarkan dalam versi terbaru dari aplikasi tersebut. Seringkali pembaruan-pembaruan tersebut juga terkait dengan peningkatan keamanan yang juga dapat membuat perangkat Anda menjadi lebih aman.

 

  1. Jangan melakukan jailbreakterhadap perangkat mobile Anda.

Melakukan jailbreak kepada handphone Anda memungkinkan aplikasi pihak ketiga untuk mengakses sistem operasi dari perangkat Anda, yang akan membuat mereka mengetahui semua informasi yang tersimpan pada perangkat tersebut.

 

  1. Gunakan kata sandi (password) pada handphoneAnda, atau aktifkan fitur keamanan biometrik untuk menjaga handphone Anda tetap terkunci.

Handphone yang hilang atau tercuri merupakan anugerah bagi hacker dan para pencuri, karena dalam perangkat tersebut tersimpan semua informasi berharga yang dapat memberi mereka akses yang hampir tak terbatas ke dalam rekening bank Anda.

Maka dari itu, lindungi perangkat mobile Anda dengan memasang handphone Anda pada mode terkunci (lock-mode) serta pasang sebuah password untuk mencegah para hacker atau pencuri mengakses data Anda dengan mudah.

—Anwar Ibrahim, TechnoBusiness ID ● Foto-Foto: Istimewa

 

Tiket Masuk ke GIIAS Mahal? Begini Caranya Kalau Mau Hemat

Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 resmi dibuka pada Kamis (10/8). Ajang pameran otomotif berkelas dunia (world class auto show series) yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, itu diagendakan berlangsung hingga 20 Agustus mendatang.

 

Baca Juga: 5 Cara Mudah Menjaga Keamanan Komputer Anda

 

Pameran mobil-mobil dan sepeda motor keluaran terbaru ini memang menjadi daya tarik tersendiri. Itu sebabnya, banyak orang yang menyempatkan diri berkunjung ke pagelaran tersebut. Mereka rela mengeluarkan kocek yang tak murah untuk membayar tiket masuk.

 

 

Tahun ini, Gaikindo mematok tiket masuk Rp150.000 pada hari pertama pembukaan (VIP dan Press Day), Rp50.000 pada weekdays (Senin-Kamis), dan Rp70.000 pada weekend dan public holiday (Rp70.000). Bagi sebagian orang, harga tiket sebesar itu tidak jadi masalah. Namun, bagi sebagian lagi dianggap lumayan mahal.

Nah, jika Anda merasa tiket masuk ke GIIAS 2017 terlalu mahal, berikut ini ada tips hemat yang bisa Anda coba:

10-20 August 2017

Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD

10 August 2017
VIP & Press Day
Open For Public : 17.00 – 21.00 WIB
Entrance Fee : Rp 150.000,-

Weekdays
Monday Thursday : 11.00 – 21.00 WIB
Entrance Fee : Rp 50.000,-

Weekend & Public Holiday (17 August 2017)
Friday Sunday : 10.00 – 21.00 WIB
Entrance Fee : Rp 70.000,-

 

  1. Berkunjung Saat Weekdays

Untuk menghemat biaya masuk, Anda bisa mengunjungi pameran otomotif internasional itu pada hari biasa (weekdays) seperti Senin, Selasa, dan Rabu). Jika harga tiket masuk pada akhir pekan dibanderol Rp70.000, saat hari biasa hanya Rp50.000.

 

  1. Datang Lebih Awal

Kenapa harus datang lebih awal? Karena Gaikindo menawarkan program Beli 2 Tiket Gratis 1 ASIC Weekdays kepada 2.000 pengunjung pertama per hari (catatan: khusus Kartu Mandiri).

 

  1. Beli Tiket dengan Kartu Mandiri

Jika membeli tiket GIIAS 2017 menggunakan Kartu Mandiri, Anda akan mendapatkan diskon 20% plus tambahan diskon 30% dengan penukaran Mandiri Fiestapoin untuk 10.000 pembeli tiket pertama per hari.

 

 

  1. Manfaatkan Cashback Biaya Parkir

Anda bisa memperoleh fasilitas parkir gratis jika Anda menukarkan tiket masuk dan kartu parkir selama pukul 11.00-13.00 di Redemption Counter Hall 5. Cashback itu hanya untuk 1.000 penukar tiket.

 

  1. Tunjukkan KTP Tangerang

Ini menjadi kesempatan bagi warga dan pelajar di Tangerang untuk melihat-lihat perkembangan otomotif dunia karena hanya dengan menunjukkan kartu Tanda Penduduk (KTP) Tangerang, atau Kartu Mahasiswa atau Kartu Identitas Pegawai dari kampus dan kantor di Tangerang, Anda akan mendapatkan promo Beli 3 Gratis 1 Tiket.

 

  1. Ikuti Subsidi Jak

Apabila sudah membayar booking fee mobil yang Anda pesan, kunjungi booth Jak! 101 FM di Pre Function Hall 1-PF.26 GIIAS dan foto bukti pembayaran booking fee Anda. Jika beruntung, Anda akan mendapatkan subsidi dari Jak FM.

 

  1. Manfaatkan Shuttle Services

Parkir seharian di ICE BSD City jelas tidak murah. Solusinya, Anda bisa memanfaatkan shuttle services di pickup points yang sudah ditentukan penyelenggara GIIAS. Pickup points itu antara lain Q Big Mall, The Breeze, Aeon Mall, Stasiun Rawa Buntu, dan Bintaro Jaya Xchange Mall.

 

Selamat berkunjung ke salah satu pameran otomotif terbesar di dunia, GIIAS 2017, dan nikmati produk-produk terbarunya. Sebab, di atas area seluas 96.577 meter persegi itu GIIAS 2017 memamerkan produk-produk baru dari 32 agen pemegang merek (APM) mobil, 10 merek motor, dan 130-an peserta pameran non-APM.

 

—Anwar Ibrahim, TechnoBusiness ID ● Foto: Gaikindo

5 Cara Mudah Menjaga Keamanan Komputer Anda

Malware dari hari ke hari terus mengintai komputer Anda dan bisa jadi Anda lengah dari susupan mereka. Jika begitu, data-data Anda terancam hilang karena infeksi virus tersebut. Berikut ini lima tips mudah menjaga keamanan komputer Anda.

  1. Peranti lunak terbaru

Mengatur pembaruan peranti lunak dan sistem operasi otomatis dapat menghindarkan dari infeksi virus. Sebab, peranti lunak atau sistem operasi yang sudah usang rentan menjadi tempat tinggal virus yang jahat.

 

Baca Juga: Awas, Penjual Online pun Bisa Tertipu, Lho!

 

  1. Pasang antivirus andal

Karena banyak virus yang siap menyerang komputer Anda, tentu dibutuhkan antivirus. Antivirus pun banyak yang tak maksimal dalam bekerja, sehingga menggunakan antivirus terbaru dan andal amat dibutuhkan.

  1. Gunakan kata sandi yang kuat

Kata sandi (password) akan jauh lebih kuat jika menggunakan kombinasi huruf, angka, dan karakter yang mudah Anda ingat tetapi sulit ditebak oleh orang lain.

  1. Hati-hati dengan jaringan internet

Meski tidak bisa menghindari koneksi internet, sebaiknya Anda menjadi pengguna internet yang cerdas. Ingat, tidak semua koneksi internet aman, apalagi Wi-Fi yang lebih terbuka di kedai-kedai kopi.

  1. Perhatikan e-mail Anda

Jangan asal buka e-mail. Sebab, bisa jadi e-mail yang Anda terima mengandung malware. E-mail yang berasal dari orang tak dikenal atau phishy amat berbahaya.**

—Gandjar Dewa Artha, TechnoBusiness Indonesia ● Foto-Foto: Istimewa

Lima Nasihat Berharga Entrepreneur Sukses untuk Generasi Milenial

Nasihat-nasihat mereka sangat inspiratif dan tetap relevan bagi generasi milenial sekarang ini.

Oleh Andrew Prasatya, Senior Content Marketer iPrice Group

Tidak sedikit stigma negatif yang melekat pada generasi milenial ketika dihubungkan dengan tempat kerja. Beberapa di antaranya adalah pemalas, kutu loncat, tidak sabar, dan tidak fokus. Saya menyadari ini merupakan tantangan besar bagi kehidupan karier generasi itu. Namun, saya yakin ini bukan hal yang sulit diubah jika mereka mendapatkan arahan dan dukungan yang tepat.

 

Jika saat ini kita tidak dapat mencapai KPI yang diberikan manajer, jangan menyerah. Coba analisis kira-kira ada kesalahan di mana.

Sebagai seorang milenial, saya selalu terinspirasi oleh para kreator yang sukses menciptakan karya yang dikenal dan dibicarakan banyak orang. Banyak pelajaran penting yang saya ambil dari mereka, yang memotivasi saya untuk terus maju di kehidupan berkarier.

Siapa sajakah kreator itu? Pelajaran apa yang harus diambil generasi milenial seperti saya untuk bisa sukses dalam dunia kerja?


1. Menyadari bahwa sesuatu yang besar tidak datang dengan mudah – Simon Sinek

SIMON SINEK

Simon Sinek​ merupakan penulis sekaligus public speker. Ia fokus menulis dan berbicara mengenai kepemimpinan. Dalam satu talk show di insidequest, Sinek mengulas mengenai permasalahan yang dialami generasi milennial sekarang, yaitu patient atau sabar.

Salah satu tantangan terbesar generasi milenial adalah menjadi lebih sabar. Banyak teman-teman sebaya yang bercerita mengenai impian mereka ingin menjadi sukses, bagus, tapi tidak sedikit juga yang tak sabar menghadapi proses jatuh bangun yang pasti terjadi dalam berkarier.

 

“Salah satu tantangan terbesar generasi milenial adalah menjadi lebih sabar.”

 

Sinek mengajarkan bahwa milenial harus bisa lebih bersabar ketika sedang membangun karier. Menjadi sukses, ahli dalam satu hal, mendapatkan promosi, menjadi lebih bahagia ketika bekerja, bisa melakukan pekerjaan dengan lebih baik, semua itu melalui proses dan butuh waktu yang tidak sebentar.

Untuk para milenial yang sekarang bekerja di industri apa pun, baik di startup, perbankan, atau bahkan pemerintahan, sebaiknya belajar menikmati semua tugas dan tanggung jawab saat ini. Kurangi waktu untuk mengeluhkan atas permasalahan yang kita alami, fokus mencari solusi dari masalah tersebut, dan menjadi lebih bersabar.

 

 

 

2. Ide penting, tapi eksekusi yang utama – Gary Vaynerchuk

GARY VAYNERCHUK

Gary Vaynerchuk​ merupakan entrepreneur dan investor sukses. Ia juga CEO dari Vayner Media, digital agency yang berlokasi di New York. Di YouTube, Garry mendokumentasikan kegiatan sehari-harinya. Ia selalu menekankan bahwa eksekusi dan aksi menjadi hal yang paling utama.

Banyak milenial yang memiliki ide cemerlang untuk mengatasi masalah yang ada di komunitas sekitar, tapi sedikit yang dapat mengubah ide tersebut ke dalam eksekusi.

Ada beberapa skenario, pertama, kita merasa bahwa ide yang kita miliki belum sempurna sehingga belum layak direalisasikan. Kedua, terlalu sering membuat “cerita negatif” mengenai apa yang akan terjadi. Bagaimana kalau orang tidak suka dengan idenya, kalau nanti jelek, dan seterusnya?

 

“Banyak milenial yang memiliki ide cemerlang untuk mengatasi masalah yang ada di komunitas sekitar, tapi sedikit yang dapat mengubah ide tersebut ke dalam eksekusi.”

 

Gary mengajarkan hal sederhana yang harus dilakukan generasi milennial saat ini, yaitu eksekusi. Ide tidak akan berarti apa-apa jika tidak ada eksekusi. Digital agency yang ia miliki sekarang tidak akan berkembang dengan pesat jika ia tidak mengubah ide-ide yang ia miliki menjadi aksi.

Mulai sekarang, kalau kita memiliki ide  membuat blog mengenai entrepreneurgaming, teknologi, atau makanan, tulis semua ide dan langsung mulai buat akun di platform blogging yang tersedia, bisa Blogspot atau WordPress. Cari inspirasi dari blog dengan tema yang sama, mulai menulis dan memublikasikan tulisan.

Kalau ingin membuat kanal YouTube soal masakan atau traveling, ambil kamera yang kita miliki, berupa smartphone atau DSLR, cari peranti lunak untuk mengedit video, ada yang gratis sampai yang berbayar, dan mari mulai merekam.

 

3. Jangan pernah menyerah – Elon Musk

ELON MUSK

Elon Musk​ merupakan CEO dan CTO dari SpaceX, co-founder dan CEO dari Tesla Inc., juga CEO dari beberapa perusahaan lainnya. Dalam satu wawancara di 60 Minutes, ia disuguhi pertanyaan mengenai roket Falcon 9 yang gagal mendarat untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Pembawa acara bertanya kepada Musk, apakah ia akan menyerah setelah kegagalan ketiga kalinya? Dengan tegas Musk menjawab, “saya tidak akan menyerah”.

Banyak anak muda yang bahkan sebelum memulai sesuatu sudah menyerah dengan keadaan. Ketika tidak berhasil mencapai key performance index (KPI) sebuah proyek, kita menyerah. Ketika startup yang kita bangun mengalami masalah, kita langsung menyerah.

 

“Jika saat ini kita tidak dapat mencapai KPI yang diberikan manajer, jangan menyerah.”

 

Musk mengajarkan kepada kita jangan pernah menyerah untuk hal-hal yang kita anggap penting dan benar. Dari dulu ia bermimpi untuk bisa mendaratkan sesuatu ke orbit dan merasa bahwa ini adalah hal yang benar untuk ia lakukan. Tiga kali gagal mendaratkan Falcon 9 di darat bukan harga yang murah. Namun, delapan minggu kemudian akhirnya Musk berhasil mendaratkan Falcon 9.

Jika saat ini kita tidak dapat mencapai KPI yang diberikan manajer, jangan menyerah. Coba analisis kira-kira ada kesalahan di mana. Apa kita kurang teliti, kurang fokus, atau tidak mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh. Belajar dari kesalahan kita, lalu tingkatkan performa di proyek selanjutnya.

Kalau saat ini sedang membangun startup dan harus melakukan pivot, lakukan dengan benar. Pelajari kesalahan-kesalahan apa yang sebelumnya dilakukan dan jangan ulangi kesalahan tersebut pada model bisnis yang baru.

 

4. Terbiasalah dengan penolakan – Jack Ma

JACK MAJack Ma​ dikenal sebagai pebisnis online paling sukses dari Asia. Ia merupakan founder dari Alibaba Group yang sekarang juga telah mengakuisisi Lazada Group. Ketika berbicara dalam acara World Economic Forum, ia membagikan fakta menarik mengenai penolakan yang ia terima, mulai dari Harvard sampai dengan KFC.

Penolakan menjadi hal yang biasa terjadi. Namun, banyak generasi milenial yang belum terbiasa dengan ini. Ditolak ketika melamar pekerjaan, ditolak oleh investor, ditolak ketika menyampaikan pandangan, dan masih banyak contoh lainnya.

 

“Jika ide bisnis kita ditolak investor, jangan langsung anggap itu adalah akhir dari dunia.”

 

Apa yang diajarkan Jack Ma ke generasi milenial adalah penolakan merupakan hal yang biasa dalam hidup. Ma selalu menekankan untuk terus mencoba dan fokus meningkatkan kualitas diri. Jika Ma menganggap penolakan sebagai bentuk kegagalan, mungkin ia tidak akan ada di posisinya sekarang ini.

Jika ide bisnis kita ditolak investor, jangan langsung anggap itu adalah akhir dari dunia. Coba bertanya kepada calon investor apa ekspektasi dan saran dari mereka. Jika saat ini kita ditolak ketika melamar di sebuah perusahaan startup, jangan sedih. Coba lihat, apakah yang mereka butuhkan sudah sesuai dengan apa yang kita miliki saat ini. 

Sebagai seorang content marketer di iPrice, saya mengalami banyak penolakan. Ketika ingin mengajukan pembuatan konten Peta E-Commerce Indonesia​, manajer saya awalnya merasa konten ini tidak akan menarik. Tidak menyerah, akhirnya saya menggali kritik dan saran dari dia untuk maju kembali dengan ide yang lebih matang dan menarik. 

 

5. Bekerja lebih keras – Casey Neistat

Casey Naistat​ adalah film maker, daily vlogger, dan founder dari aplikasi mobile BEME yang saat ini telah diakuisisi CNN​. Ia sering menyisipkan pesan-pesan motivasi dalam vlog yang ia buat. Salah satu hal yang selalu ia tekankan adalah kita harus bekerja lebih keras.

Milenial memiliki mimpi yang tinggi. Kita punya cita-cita untuk menjadi sukses. Namun, tidak jarang kita lupa bahwa untuk mencapai semua itu dibutuhkan usaha dan kerja keras. Saat ini, banyak milenial yang hanya bekerja normal dari jam 9 pagi sampai 5 sore, tapi bermimpi menjadi orang yang sukses.

Casey mengajarkan generasi milenial untuk bekerja lebih keras jika ingin mendapatkan hasil yang lebih dari orang lain. Kesuksesan yang saat ini ia dapatkan merupakan hasil kerja kerasnya selama ini sebagai pembuat film.

 

“Saat ini, banyak milenial yang hanya bekerja normal dari jam 9 pagi sampai 5 sore, tapi bermimpi menjadi orang yang sukses.”

 

Untuk para millennial yang sedang memulai startup, luangkan waktu lebih banyak untuk mengembangkan bisnis tersebut. Jalin hubungan dengan orang-orang yang benar, belajar dari teman-teman yang sudah lebih sukses, dan jangan berharap dapat sukses dalam waktu yang singkat.

Untuk para milenial yang sedang bekerja di perusahaan atau organisasi, luangkan waktu dan tenaga untuk bisa mencapai hasil yang di luar ekspektasi. Lakukan hal ini untuk diri kita, bukan untuk orang lain.

Membaca artikel ini dan melihat kisah sukses para kreator mungkin dapat memotivasi kita, tapi ingat bahwa semua itu tidak akan ada gunanya jika hanya sebatas merasa termotivasi tanpa mengubahnya dalam bentuk aksi.​​

Semoga artikel singkat ini bisa membuat kita, para generasi milenial bisa lebih sukses dalam dunia karier!**

Foto-Foto: Istimewa

Awas, Penjual Online pun Bisa Tertipu, Lho!

Bukan hanya pembeli, penjual online ternyata bisa juga tertipu. Kok bisa? Lalu, bagaimana agar terhindar dari kasus penipuan? Berikut ini enam tips dari Smartfren Uangku, salah satu layanan mobile wallet di Indonesia.  

Bisnis online shop belakangan ini memang telah menjadi primadona di kalangan masyarakat Indonesia. Mulai dari anak muda, remaja, hingga orang dewasa pun melakoni bisnis berbasis digital ini. Media sosial tak pelak menjadi platform yang paling banyak digunakan untuk menggaet pelanggan dan meraup keuntungan.

Menjalankan bisnis ini sebenarnya susah-susah gampang. Tidak sedikit yang mencoba, tapi akhirnya gagal dan menyerah. Walau banyak juga yang berhasil dan mencapai omzet jutaan hingga ratusan juta rupiah.

Amelia Ramadhanny (Amel) dan Elvira Susanti (Inge), pemilik online shop @toko_palugada dan @mostwanted_ol di Instagram, misalnya, bisa meraup omzet ratusan juta rupiah setiap bulannya.

Nah, bagi Anda yang ingin sukses berjualan secara online, sebaiknya simak tips dari keduanya dan Smartfren Uangku berikut ini.

1.Maksimalkan Modal yang Ada

Menurut Amel, untuk memulai jualan online tidak perlu menunggu sampai memiliki modal yang banyak. Amel bercerita dia memulai online shop @toko_palugada sejak SMP dengan hanya bermodalkan Rp 250.000 dan saat ini bisnisnya telah memiliki 118 ribu pengikut di Instagram.

Inge menambahkan, jika tidak memiliki modal sama sekali, menjadi reseller adalah solusi yang bisa dicoba. Dengan menjadi reseller, kamu hanya perlu mencari distributor terpercaya dengan produk-produk yang sesuai dengan passion kamu dan pastikan harga yang ditawarkan kompetitif untuk kamu mendapatkan keuntungan. 

2. Bergabung dalam Komunitas

Dengan bergabung dengan komunitas sejenis, kamu dapat berdikusi dan berbagi pengalaman serta update terbaru mengenai produk-produk yang bedang banyak diminati pelanggan. Bergaul orang-orang yang sudah lebih lama berkecimpung akan sangat membantu memberikan solusi dan menjadi tempat konsultasi. Selain itu, komunitas juga membantu memberikan semangat dan motivasi untuk tidak mudah menyerah di saat bisnis sedang lesu. 

3. Jual Produk Sesuai Passion dan Lakukan Promosi

Penting untuk mengetahui passion atau minat kamu sebelum mulai berjualan. Tentukan produk yang kamu minati, lalu jual. Dengan mengikuti minat, kamu akan terus tertarik untuk mencari tahu update terbaru dan terpacu untuk selalu memberikan produk-produk yang sedang banyak dicari pelanggan. Agar produk dan toko online kamu diketahui banyak orang, lakukan promosi seperti endorsement atau paid promote.

4. Berikan Pelayanan Pelanggan yang Optimal

“Pelanggan adalah Raja”, kutipan ini juga berlaku di industri online shop. Agar pelanggan puas dan loyal, selalu berikan pelayanan yang terbaik seperti fast response, komunikasi dan interaksi yang baik dan informasi yang diberikan pun harus jelas dan terperinci. Foto juga sebaiknya foto asli yang diambil sendiri oleh penjual dengan angle yang bagus agar hasil foto berkualitas guna memberikan efek yang optimal. Hal-hal kecil seperti pemberitahuan nomor resi pun juga dapat meningkatkan kepuasan pelanggan. Amel dan Inge sendiri merekomendasikan aplikasi UANGKU yang memberikan SMS nomor resi otomatis ke pelanggan sehingga mereka tidak lagi mengerjakannya secara manual

5. Berikan Garansi Keamanan

Banyaknya penipuan online membuat para pelanggan lebih berhati-hati dalam belanja online, apalagi jika online shop kamu baru. Sebaiknya untuk memberikan kepercayaan, kamu dapat menawarkan pembayaran via UANGKU, karena pembayaran pelanggan akan di jamin keamanannya dengan garansi uang kembali jika pesanan mereka tidak di kirim. Bahkan, penjual juga menjadi terlindungi dari penipuan karena sama-sama terproteksi.

6. Jual sebanyak mungkin, dengan proses seefisien mungkin

Saat ini Amel dan Inge sudah tidak menggunakan rekening bank konvensional sebagai metode pembayaran utama, mereka lebih memilih menggunakan Uangku sebagai opsi utama dan rekening bank sebagai alternatif.  Karena dengan Uangku, proses transaksi yang biasanya memerlukan waktu sampai 1 hari, dapat selesai hanya dalam 1 hari, mengurangi waktu proses hingga 50% sangatlah membantu di mana penjual hanya cukup mengirimkan Payment Request ke nomor HP pembeli, tanpa perlu double-check mutasi rekening dan tentunya menghindari skenario salah transfer yang kerap terjadi.**

—Tips ini dipersembahkan oleh Smartfren Uangku • Foto-Foto: Uangku