Leica CL, Kamera Masa Kini yang Tampil Tradisional

  • Leica CL merupakan penerus dari Leica TL2 tahun lalu yang kini hadir dengan desain bodi lebih tradisional.
  • “Leica CL menghadirkan pengalaman baru memotret dengan kamera berdimensi ringkas.”

 

Leica Store Indonesia mengumumkan ketersediaan kamera digital Leica CL, sebuah kamera mirrorless dengan sensor APS-C 24 MP yang diumumkan secara global pada November tahun lalu. Leica CL merupakan penerus dari Leica TL2 dan kini hadir dengan desain bodi lebih tradisional. Leica TL2 dan Leica CL menjadi dua kamera Leica yang beroperasi menggunakan sistem Leica APS-C. Ukuran sensor APS-C memungkinkan Leica menghadirkan kamera mirrorless dengan desain ringkas.

 

Baca Juga: HP Spectre 13, Laptop Layar Sentuh Tertipis di Dunia

 

“Leica CL menghadirkan pengalaman baru memotret dengan kamera berdimensi ringkas karena ia menawarkan pengoperasian kamera yang mudah digunakan sekaligus mempertahankan desain ikonik kamera Leica,” kata Bernard Suwanto, Direktur Leica Store Indonesia.

Jendela bidik elektronik berteknologi EyeRes menjadi fitur unggulan baru yang ditawarkan Leica CL. Viewfinder elektronik berteknologi EyeRes tersebut merupakan pembeda terbesar dibandingkan dengan pendahulunya.

Leica mengklaim telah mengembangkannya khusus untuk kamera ini. Viewfinder EyeRes menyajikan resolusi 2,36 juta piksel  yang menawarkan pengalaman pandang memikat serta tampilan secara real-time foto yang akan Anda potret.

Sensor CMOS 24 MP dipasangkan dengan prosesor gambar Maestro II dan dukungan otofokus responsif dengan 49 titik AF serta pemotretan kontinyu hingga 10 FPS. Leica CL menawarkan sensitivitas ISO mulai 100 hingga 50.000 dan mendukung format file RAW standar internasional yakni DNG.

Untuk perekaman video, Leica CL mampu merekam video 4K/30p. Seperti yang disinggung sebelumnya, Leica CL hadir dengan penampilan tradisional berkat dua dial eksposur di atas bodi, tombol fisik untuk mengakses menu, dan kontroler 4-arah. Di belakang, tersedia layar LCD berkemampuan sentuh.

Leica CL menggunakan mount lensa L-Bayonet yang digunakan pula pada Leica TL dan SL-System, maka lensa SL bisa digunakan tanpa memerlukan adaptor. Bagi pemilik lensa Leica M dan R, pengguna bisa menggunakan adaptor.

Jajaran lensa seperti tiga lensa zoom yakni Super-Vario-Elmar-TL 1:3.5-4.5/11-23 ASPH., Vario-Elmar-TL 1:3.5-5.6/1.8-56 ASPH, dan APO-Vario-Elmar-TL 1:3.5-4.5/55-135 ASPH, serta empat lensa prime yakni Elmarit-TL 1:2.8/18 ASPH., Summicron-TL 1:2/23 ASPH, Summilux-TL 1:1.4/35 ASPH, dan APO-Macro-Elmarit TL 1:2.8/60 ASPH siap mendampingi Leica CL.

Seperti kamera digital masa kini, Leica CL menyediakan opsi konektivitas nirkabel melalui Wi-Fi untuk mengirimkan foto dan video ke smartphone, tablet, atau komputer dengan cepat dan mudah. Dukungan aplikasi Leica CL untuk iOS dan Android akan memudahkan pengguna berbagi foto di situs jejaring sosial.

Leica CL telah tersedia di Leica Store Indonesia. Setiap pembelian Leica CL, pembeli akan mendapatkan Leica Protection Plan yang merupakan layanan perlindungan kamera dari kerusakan tidak disengaja dan kerusakan karena terkena cairan yang berlaku selama 1 tahun.

—Andrianto, TechnoBusiness ID ● Foto-Foto: Leica

 

HP Spectre 13, Laptop Layar Sentuh Tertipis di Dunia

  • Laptop tipis ini memiliki kemampuan kerja maksimal yang mendukung kualitas gambar hingga 4K.
  • Melihat tampilan dan performanya, perangkat ini memang ditujukan untuk segmen premium. 

 

Sepertinya siapa pun yang menenteng HP Spectre 13, salah satu seri terbaru dari keluarga HP Spectre, akan naik kelas. Sebab, laptop ini memang diposisikan sebagai perangkat komputasi premium. Targetnya eksekutif muda penyuka kerja keras tanpa meninggalkan ranah hiburan.

 

Baca Juga: HP Spectre x360, Perpaduan Gaya dan Ketangguhan Performa

 

Dilihat dari tampilannya saja sudah menunjukkan bahwa HP Spectre 13 cukup elegan jika dipakai untuk bekerja di kantor maupun presentasi dengan klien. Bodinya ramping berbalut aluminium CNC dan serat karbon. Micro-edge bezel-nya yang berwarna ceramic white memancarkan aksen emas pucat atau dark ash silver beraksen tembaga.

Logo premium HP yang tersemat di bodinya juga memperjelaskan perangkat ini bukan untuk kelas menengah bawah. Untuk mengimbangi citra yang dibentuk, HP membenamkan prosesor terbaru Intel Core i7 generasi ke-8 yang mampu menyimpan konten hingga 1 TB PCle SSD. Laptop ini juga tetap berkinerja multitasking secara berkat memori 16 GB LPDDR3-nya.

Yang tak kalah keren dari kompetitor adalah layarnya yang dilengkapi Corning Gorilla Glass dengan pilihan resolusi hingga 4K. Perpaduan antara layar Corning Gorilla  Glass dan resolusi yang maksimal saat ini, gambar yang ditampilkan amat menakjubkan. Tentu saja itu terjadi jika konten yang dibuka sudah berkualitas 4K Ultra HD pula.

Tidak hanya itu, bisa jadi menonton film di laptop ini jauh lebih memuaskan ketimbang di televisi rumah. Selain gambar yang dihasilkan cukup bagus, kualitas suaranya pun membuat geleng-geleng kepala. Maklum, speaker yang disematkan bukan sembarangan, yakni Bang & Olufsen, produk premium dari pabrikan Denmark yang sudah tak diragukan lagi kualitasnya.

Fitur keamanannya menggunakan Windows Halo yang belum banyak disuguhkan vendor komputer di pasaran. Saat ingin melakukan video chat, laptop ini bisa mendukungnya hingga sudut pandang 88 derajat. Gambar yang ditampilkan saat melakukan video chat maupun berfoto tak kalah bagus karena memanfaatkan kamera HP Wide Vision FHD IR.

Meski dipakai untuk bekerja keras, Anda tak perlu khawatir kehabisan baterai karena dayanya bisa menghidupkan perangkat selama 11,5 jam. Jika habis, HP Fast Charge-nya sanggup mengisi 50% daya hanya dalam waktu 30 menit.

Masih banyak fitur menarik lain yang terkandung di dalam HP Spectre 3 ini. Sayangnya, laptop ini tidak bisa dilipat menjadi tablet seperti HP Spectre X360. Untuk memilikinya, Anda mesti merogoh kocek hampir Rp24 juta.●

—Ivan Darmawan, TechnoBusiness ID Foto-Foto: HP

 

Inilah Xiaomi Mi A1 yang Diproduksi di Indonesia

  • Setelah pertama kali diluncurkan di India, Xiaomi Mi A1 diperkenalkan di Indonesia.
  • Produk ini merupakan hasil kolaborasi Xiaomi dengan Google.

 

Jakarta, TechnoBusiness ID ● Setelah diluncurkan di India pada awal September, Xiaomi Mi A1 diperkenalkan di Indonesia mulai Rabu (20/9). Berbeda dengan yang dipasarkan di negara lain, Mi A1 yang didistribusikan di Tanah Air merupakan hasil produksi Xiaomi secara lokal di Indonesia.

 

PowerTalks ID Event

REGISTER NOW FOR FREE: “How to Compete with The Titan”

 

 

 

 

Dengan mengusung kekuatan kolaborasi antara Xiaomi dan Google, Mi A1 menjadi perangkat pertama yang dioperasikan dalam evolusi Android One. Bodi premium full metal-nya tampak elegan dengan mengunggulkan kamera belakang ganda ber-optical zoom berkapasitas 12 MP wide angle dan 12 MP telephoto serta kamera depan 5 MP.

“Mi A1 menjadi sebuah perangkat strategis dalam program ekspansi global kami serta menjadi sebuah langkah penting dalam misi kami membawa inovasi bagi semua orang,” ungkap Senior Vice President Xiaomi Wang Xiang.

Inovasi lanjutan Android One dari Google memungkinkan Mi A1 menghadirkan pengalaman terbaik kepada para pengguna perangkat ponsel pintar berbasis Android dengan kualitas tinggi.

Selain itu, juga mendapatkan “Akses terhadap layanan built-in terbaik milik Google serta komitmen akan pembaruan peranti lunak dan layanan keamanan di masa mendatang,” ujar Vice President of Business & Operations Android & Google Play Google Jamie Rosenberg.

 

Baca Juga: Lazada Gelar Hari Belanja Online di 13 Kota

 

Tidak hanya di India dan Indonesia, Xiaomi memasarkan Mi A1 ke lebih dari 40 pasar di dunia. Namun, yang paling berdekatan dengan perilisan pertama adalah Indonesia karena Xiaomi, kata Wang, menginginkan Mi A1 menjadi penanda komitmen dan keseriusannya dalam menggarap pasar ini.

Di Indonesia, saat ini Xiaomi memiliki 42 pusat layanan purnajual yang tersebar di 34 kota, yang diproyeksikan akan ditambah 14 pusat layanan lagi sampai akhir tahun ini.

Mi A1 tampil dengan layar lengkung 2.5D selebar 5,5 inci berlapis Corning Gorilla Glass. Untuk suaranya, perangkat ini menggunakan amplifier daya 10 volt, sedangka operasinya didukung prosesor Qualcomm Snapdragon 625.

Xiaomi menawarkan tiga warna, yakni black, gold, dan rose gold, untuk perangkat ini. Bagi Anda yang tertarik, bisa melakukan pre-order mulai 25-30 September. Lalu, ada juga flash sale pada 2-5 Oktober, sebelum terpajang di seluruh galeri Erafone dan TAM per mulai 6 Oktober. Harganya? Rp3,090 juta.

 —Vino Darmawan, TechnoBusiness ID ● Foto-Foto: Xiaomi

 

Samsung Gear Sport Mengombinasikan Kebugaran dan Gaya Hidup

  • Perangkat ini dirancang untuk menunjang aktivitas olahraga dengan standar kemiliteran.
  • Perangkat ini menyeimbangkan gaya hidup masa kini.

 

Berlin, TechnoBusiness ● Samsung Electronics Co. Ltd., produsen elektronik global asal Korea Selatan, baru saja merilis perangkat wearable terbarunya, yaitu Samsung Gear Sport. Perangkat canggih itu memiliki kelebihan masing-masing.

 

Baca Juga: Pangsa Pasar IoT Diprediksi Mencapai Rp444 Triliun

 

Gear Sport merupakan smartwatch untuk kebugaran yang ramping, serbaguna, dan tahan air. Perangkat ini dimaksudkan untuk mendukung gaya hidup aktif dan seimbang. Bentuknya minimalis dibaluti balok melingkar dengan layar Super AMOLED 1,2 inci.

 

 

Perangkat ini menyuguhkan antarmuka yang lebih baik, sehingga tak menghalangi pengguna untuk tetap mendapatkan informasi, sekalipun dalam perjalanan. Tidak hanya itu, bahkan pengguna bisa memperoleh peringatan agar meningkatkan aktivitas dan mengelola nutrisi yang tepat, termasuk saat offline.

Meski untuk semua orang, daya tahan Gear Sport ini setara perangkat militer dengan sertifikat MIL-STD-810G. Perangkat ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan, hanya dengan mengganti tali standar 20 milimeter beraneka warna. Seandainya siang pergi ke gym dan malamnya ke acara pesta pun tidak masalah karena bisa diganti dengan tali yang warnanya sesuai.

Gear Sport dapat mengontrol perangkat Samsung IoT yang enabled melalui Samsung Connect.

 

Gear Sport dapat mengontrol perangkat Samsung IoT yang enabled melalui Samsung Connect. Perangkat ini juga bisa menjadi remote control untuk Samsung Gear VR atau presentasi PowerPoint. Untuk melakukan aktivitas pembayaran belanja online pun tidak akan ada masalah karena didukung Samsung Pay (NFC Only).

Dalam waktu bersamaan, Samsung juga memperkenalkan Samsung Fit2 Pro dan Gear Icon X. Jika Samsung Gear Sport untuk kebugaran dan gaya hidup, Fit2 Pro untuk yang membutuhkan fitur GPS, sedangkan IconX merupakan generasi kedua dari speaker minikabel yang inovatif.

 —Frank-Muller, TechnoBusiness ● Foto-Foto: Samsung

 

Galaxy Note8, Pertaruhan Terbaru Samsung Electronics

  • Samsung kembali merilis jajaran Galaxy Note setelah sebelumnya gagal karena kasus kualitas baterai.
  • “Pengguna bisa melakukan hal yang lebih besar, juga menyelesaikan hal-hal yang sebelumnya mereka anggap tidak mungkin.”

New Jersey, TechnoBusiness ● Samsung Electronics Co. Ltd., vendor ponsel pintar terbesar sejagat asal Korea Selatan, pada Rabu (23/8) resmi merilis produk terbaru dari jajaran Galaxy Note, yakni Samsung Galaxy Note8. Produk ini menjadi jawaban sekaligus harapan besar setelah seri sebelumnya, Galaxy Note7, mesti ditarik dari peredaran lantaran kegagalan kualitas baterai.

 

Baca Juga: Pasar E-commerce Berpotensi Mencuri Ceruk Ritel 15,5% pada 2021

 

Samsung optimistis kegagalan itu akan terobati dengan produk terbaru ini. “Perangkat ini paling hebat yang pernah kami miliki,” ungkap Justin Denison, Senior Vice President Mobile Product Strategy and Marketing Samsung Electronics America.

Keyakinan Samsung itu juga dilatari oleh konsumennya yang diklaim 85% merupakan pelanggan setianya. Dengan display Infinity yang luas, mencakup hampir seluruh muka perangkat, layar Galaxy Note8 tidak hanya menyuguhkan pengalaman menonton luar biasa, tapi juga tempat untuk menulis yang mengesankan.

 

 

Lebar layar yang berukuran 6,3 inci, lebih lebar daripada ponsel pintar pada umumnya yang hanya 5,5 inci, memudahkan pengguna dapat memindai berita dan menulis pesan sekaligus secara nyaman berkat bantuan Stylus Pen-nya. Apalagi prosesornya berjalan cukup baik hingga mendukung penulisan semirip coretan pulpen asli.

“Kami terus mencari cara yang membuat Anda merasa lebih menyukai alat tulis,” kata Denison. Belum lagi, di baliknya ada, “Kamera terbaik yang pernah kami buat.” Ini merupakan perangkat dual-kamera pertama yang memiliki stabilisasi gambar optik ganda, membuat foto lebih jernih dan tajam, bahkan saat diperbesar hingga 10 kali.

 

 

Denison kembali menegaskan bahwa Galaxy Note8 merupakan batu loncatan yang amat penting bagi Samsung dalam mewujudkan visi dunia yang terhubung sepenuhnya. “Kami menyebutnya inovasi yang berarti,” jelas Denison. Maksudnya, dengan perangkat ini, pengguna dimungkinkan lebih kreatif dan inovatif. “Pengguna bisa melakukan hal yang lebih besar, juga menyelesaikan hal-hal yang sebelumnya mereka anggap tidak mungkin,” lanjutnya.

Samsung Portable SSD T5, Menyatukan Kecepatan dan Keamanan Data

  • Memori eksternal ini memiliki kecepatan transfer terdepan berkat teknologi V-Nand.
  • “Produk ini lanjutan dari warisan kepemimpinan dan inovasi kami.”

 

Singapura, TechnoBusiness ● Samsung Electronics Co. Ltd. belum lama ini merilis Samsung Portable SSD T5 di Singapura. Solid State Drive (SSD) portable terbaru ini mampu meningkatkan kinerja memori eksternal menjadi lebih baik.

 

Baca Juga: Sharp S2, Ponsel Pintar Sharp Berlayar Penuh

 

Samsung Portable SSD T5 dikembangkan menggunakan teknologi 64-layer V-NAND teranyar keluaran Samsung. Alhasil, bukan hanya mampu mentransfer data yang jauh lebih, melainkan juga melindungi keamanan data terenkripsi dan tahan lama.

“Produk ini lanjutan dari warisan kepemimpinan dan inovasi kami,” ungkap Un-Soon Kim, Senior Vice President of Brand Product Marketing, Memory Business Samsung Electronics, saat peluncuran di Singapura.

 

 

“Kami yakin bahwa T5 akan melebihi ekspektasi konsumen untuk penyimpanan eksternal dengan menawarkan kecepatan lebih baik dan desain yang solid, ringan, dan nyaman berukuran saku. Ini penyimpanan portabel yang ideal bagi konsumen dan profesional yang mencari perangkat yang cepat, tahan lama, dan aman,” kata Kim.

Kecepatan memang menjadi andalan Samsung Portal SSD T5 ini. Sebab, kecepatan yang disuguhkan bisa sampai 540 MB per detik atau 4,9 kali lebih cepat dari produk HDD eksternal. Produk ini disasarkan untuk pencipta konten, profesional bisnis dan teknologi informasi, serta konsumen arus utama yang membutuhkan akses data secara mudah dan instan.

Meski berupa alat penyimpanan, produk ini didesain amat stylist. Bentuknya kecil, bahkan lebih kecil daripada rata-rata kartu nama yang berukuran 74 x 57,3 x 10,5 milimeter. Selain kecil, produk ini juga ringan. Karena beratnya hanya 51 gram, sehingga mudah digenggam atau ditaruh di saku baju.

 

 

Saat diletakkan di meja kafe pun tidak memalukan karena produk ini dilapisi logam. Ada dua model yang ditawarkan, yakni model Deep Black untuk ukuran 1 TB dan 2 TB, juga model Alluring Blue untuk yang berkapasitas 250 GB dan 500 GB.

Dengan balutan logam itu, maka produk ini tidak mudah pecah dan tahan tetesan hingga 2 meter. Koneksi ke perangkat lain pun dimudahkan berkat dua kabel sambungan USB-C ke C dan USB-C ke A. Produk ini sudah tersedia secara global sejak 15 Agustus lalu dengan harga mulai US$129,99 untuk model 250 GB.

—Michael A. Keilton, TechnoBusiness ● Foto-Foto: Samsung Electronics

 

Sharp S2, Ponsel Pintar Sharp Berlayar Penuh

  • Sharp S2 menjadi produk flagship terbaru Sharp Mobile.
  • “Inti dari desain layar penuh adalah menerobos batas teknologi.”

 

Shenzhen, TechnoBusiness ● Di kancah global, Sharp memang lebih dikenal sebagai vendor elektronik, walau sudah lama juga memasarkan ponsel pintar (smartphone). Nah, besok perusahaan asal Jepang tersebut secara global akan meluncurkan ponsel pintar terbaru andalannya, Sharp Aquos S2, atau di beberapa negara diperkenalkan dengan nama Sharp S2, di Beijing, China.

 

Baca Juga: Laba Bersih ZTE Semester Pertama 2017 Naik 29,9%

 

Sharp Aquos S2 hadir dengan penampilan layar penuh. Rasio screen-to-body-nya setinggi 84,95% dari layar sehingga layar display-nya yang 5,5 inci terasa seperti bodi layar 5 inci saat dipegang. Efek visual yang baik dan pegangan yang nyaman dari ponsel pintar berlayar penuh ini menyuguhkan pengalaman tersendiri bagi penggunanya.

“Inti dari desain layar penuh adalah menerobos batas teknologi, mencapai selera ganda dan kenyamanan visual, juga memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna,” ungkap Luo Zhongsheng, CEO Sharp/InFocus Mobile di Shenzhen, Kamis (3/8) lalu.

 

Dr. Luo Zhongsheng, CEO Sharp/InFocus Mobile

Bertahun-tahun Sharp melakukan penelitian dan pengembangan ponsel pintar berlayar penuh, dan Sharp Aquos S2 atau Sharp S2 bukanlah yang pertama. Pada 2013, Sharp telah merilis ponsel pintar berlayar penuh pertama di dunia, yakni seri EDGEST-302SH, berasio screen-to-body 80,5% dikelilingi bezel ultraramping tiga sisi. Sejak itu, Sharp telah memasarkan 28 ponsel pintar berlayar penuh.

Untuk pasar Indonesia, menurut sumber TechnoBusiness, Sharp S2 juga akan masuk tahun ini sebagai produk flagship dari Sharp Mobile. Produk ini, selain berlayar penuh, juga banyak fitur yang diklaim bakal menjadi revolusi dari industri ponsel pintar di seluruh dunia, termasuk pasar berkembang ini.

—Zhang Ju, TechnoBusiness ● Foto-Foto: Sharp Mobile

 

 

Berikut Ini Sederet Kelebihan Solusi Komputasi Terbaru Supermicro

  • Ada sejumlah solusi teknologi komputasi yang akan diperkenalkan Supermicro di RSA Conference 2017 Asia Pacific & Japan di Singapura.
  • Solusi yang ditawarkan diklaim mampu menghasilkan kelincahan aplikasi yang belum pernah ada sebelumnya.

 

Jakarta, TechnoBusiness IDSuper Micro Computer, Inc. (NASDAQ: SMCI), pemimpin teknologi komputasi, storage, networking, dan komputasi ramah lingkungan global dengan merek Supermicro yang berbasis di San Jose, California, Amerika Serikat, siap meluncurkan solusi-solusi terbarunya pada RSA Conference 2017 Asia Pacific & Japan di Marina Bay Sands, Singapura, yang berlangsung mulai besok hingga 28 Juli.

 

Baca Juga: “Brand Experience”, Strategi Menggaet Konsumen ala Acer

 

Solusi-solusi yang akan diluncurkan di booth E-27 ajang pameran dan konferensi itu antara lain:

● Sebuah jajaran lengkap produk baru, yaitu server generasi X11, storage motherboard, dan solusi sasis yang sepenuhnya optimal untuk prosesor Intel® Xeon® Scalable yang baru.
● Supermicro X11 dual-processor (DP) dan uniprocessor (UP) Serverboards dan SuperWorkstation boards mendukung prosesor Intel® Xeon® Scalable untuk kinerja yang luar biasa. Mereka ditawarkan dalam berbagai faktor bentuk, termasuk ATX, E-ATX, EE-ATX, dan beberapa versi proprietary yang mendukung jajaran segmen pasar yang paling luas.
● Motherboard generasi X11 yang baru ini menawarkan tingkat kinerja, efisiensi, keamanan, dan skalabilitas tertinggi di industri.
● Dengan generasi baru X11 serverboard dan SuperWorkstation boards ini, Supermicro menawarkan rangkaian solusi komputasi yang paling luas untuk pusat data, enterprise, cloud, HPC, Hadoop/Big Data, AI/deep learning, storage, dan lingkungan embedded.
● Produk baru Supermicro, yaitu motherboard generasi X11 dan chassis solutions dirancang untuk mendapatkan kinerja penuh dan fitur-fitur yang kaya dari keluarga prosesor Intel® Xeon® Scalable yang baru.

 

Baca Juga: Pangsa Pasar Ponsel Pintar Merek Lokal Kian Tergerus

 

Supermicro menjelaskan ditingkatkannya kinerja komputasi, kepadatan, kapasitas I/O dan efisiensi digabungkan dengan dukungan yang paling komprehensif industri untuk NVMe NAND Flash dan Intel® Optane™ SSD menghasilkan ketanggapan dan kelincahan aplikasi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa pelanggan dapat memilih solusi Server, Storage, Network, atau Workstation yang optimal untuk aplikasi mereka, serta kinerja, memori, storage, dan profil I/O yang secara optimal sesuai dengan beban kerja mereka, pada titik harga yang menarik.

“Sejak 1993, Supermicro telah menyediakan saluran ini dengan serverboard yang pertama ke pasar berdasarkan teknologi terbaru untuk membantu mereka sukses dengan kinerja terdepan dan fleksibilitas yang lebih baik,” kata Charles Liang, Presiden dan CEO Supermicro.

 

“Sejak 1993, Supermicro telah menyediakan saluran ini dengan serverboard yang pertama ke pasar berdasarkan teknologi terbaru.”

CHARLES LIANG, PRESIDEN DAN CEO SUPERMICRO

 

Dengan lini produk terkuat dan terluas di industrinya, Server Building Block Solutions Supermicro dirancang untuk tidak hanya memperoleh manfat penuh dari fitur baru prosesor Xeon Scalable seperti tiga UPI, DIMM lebih cepat, dan jumlah inti yang lebih banyak per soket, tapi juga mendukung NVMe sepenuhnya melalui arsitektur non-blocking unik sehingga mencapai data bandwidth dan IOPS terbaik.

Tidak hanya produk-produk dalam Server Building Block Solutions, Supermicro juga memperkenalkan Rack Scale Design yang mendukung Pooled NVMe Storage:

● Solusi baru ini mendukung prosesor Intel® Xeon® Scalable berbasis X11 serta semua sistem server dan storage generasi X10 yang ada, juga produk networking Supermicro, dan memperkenalkan pooled NVMe storage yang dibagikan oleh berbagai application hosts melalui interkoneksi PCI-E berkecepatan tinggi.
● Supermicro RSD, sebuah solusi total rack-scale, memberikan kemampuan kepada penyedia layanan cloud, perusahaan telekomunikasi dan perusahaan yang masuk daftar Fortune 500 untuk membangun pusat data virtualisasi yang lincah dan efisien milik mereka sendiri atau mengembangkan pusat data yang sudah ada.
Server tradisional tidak menyediakan infrastruktur yang memadai untuk beban kerja data yang lebih besar. Namun, dengan pooled NVMe storage dari Supermicro RSD yang baru ini, beberapa host aplikasi dapat berbagi dan secara dinamis menyusun sistem untuk mendukung spektrum beban kerja yang lebih besar untuk mendapat rasio komputasi, networking dan storage yang seimbang.

 

“Dengan solusi RSD Supermicro baru kami, kami membawa ke pasar NVMe pooled storage yang mengemas 32 hot-swappable NVMe SSDs hanya dalam satu ruang rak,” kata Charles Liang, Presiden dan CEO Supermicro.

“Kami melihat pergeseran paradigma dalam hal bagaimana bisnis menyimpan, menghitung dan mengakses data hari ini. Muncul dan berkembangnya, data yang bergantung teknologi di seluruh AI, autonomous driving, analisis data dan aplikasi data besar lainnya telah mendorong kebutuhan akan penyimpanan data dan konektivitas yang lebih baik,” lanjutnya.
Supermicro RSD sudah dikemas, terintegrasi erat dengan lapisan perangkat lunak manajemen data center lainnya seperti OpenStack dan dibangun berdasarkan arsitektur berbasis standar terbuka dengan pengelolaan Redfish berbasis API.

Lini produk unggulan Supermicro yang menerapkan Supermicro RSD mencakup server Ultra NVMe, BigTwin, TwinPro, FatTwin, SuperBlade, dan SuperStorage bersama Supermicro 1G, 10G, 25G dan 100G Ethernet switches dan teknologi SuperRack®.

Berdasarkan API Redfish, seperti dituliskan dalam siaran persnya yang diterima TechnoBusiness ID hari ini, Rack Management Module (SRMM) Supermicro menyederhanakan pengelolaan aset perangkat keras di sebuah rak dan bekerja sama dengan Supermicro POD Manager untuk menawarkan penyebaran dengan cepat.

Di samping itu, juga memerlukan lebih sedikit tenaga manusia guna mengelola pusat data. Teknologi Supermicro RSD memberikan landasan untuk membangun infrastruktur masa depan untuk lingkungan pusat data dan cloud.●

Anwar Ibrahim, TechnoBusiness ID ● Foto-Foto: Supermicro

WD Purple 10TB, Hard Disk untuk CCTV Berkapasitas 25% Lebih Besar

  • Hard disk keluaran Western Digital Corpotation ini mendukung hingga 64 sistem kamera beresolusi 4K tanpa henti.
  • Produk ini diciptakan untuk mengoptimalkan penyimpanan hasil rekaman CCTV selama 24 jam sehari.

 

JAKARTA – Perusahaan riset IHS Markit menyebutkan bahwa kebutuhan kamera resolusi 4K dan kamera jaringan resolusi tinggi akan meningkat pesat dalam beberapa tahun mendatang. Peningkatan itu tentu juga mendorong pertumbuhan pasar perangkat penyimpanan kelas pengintaian di dunia.

 

Baca Juga: Gila, Notebook Ini Dibanderol Seharga Rp125 Juta!

 

Itu sebabnya, sebagai pemimpin dalam industri penyimpanan data global, Western Digital Corporation (NASDAQ: WDC) merilis produk baru HDD WD Purple 10 TB. Dengan kapasitas yang 25% lebih besar daripada produk sebelumnya, hardi disk ini ditujukan untuk mengomtimalkan penyimpanan dalam pengintaian di mana pun selama 24 jam sehari tanpa henti.

“Peningkatan kecanggihan teknologi pencitraan memperluas nilai dari video pengintaian yang disediakan untuk aplikasi-aplikasi mulai dari pengawasan pada toko retail dan keamanan publik hingga infrastruktur smart-city, yang kesemuanya tersebut mendorong kebutuhan perangkat penyimpanan yang baru,” kata Brendan Collins, Vice President of Product Marketing Wester Digital.

Perangkat penyimpanan 10TB terbaru ini, lanjutnya, mewarisi kualitas-kualitas performa tinggi, realibilitas dan ketahanan dari lini WD Purple, dengan kapasitas maksimum yang ditawarkan untuk VARs, para integrator dan konsumen sebuah solusi video 4K bagi sistem pengintaian kini dan di masa mendatang.

 

“Kami semua di 45 Drives sangat gembira dengan hadirnya hard disk WD Purple 10TB terbaru ini.”

Doug Mulburn, Vice President and Co-founder of 45 Drives/Protocase, Inc.

 

“Kami semua di 45 Drives sangat gembira dengan hadirnya hard disk WD Purple 10TB terbaru ini,” ujar Doug Mulburn, Vice President and Co-founder of 45 Drives/Protocase, Inc. “Dengan begitu banyaknya pelanggan kami di industri pengintaian, ini menjadi hal yang penting bagi kami sebagai perusahaan untuk mendapatkan produk-produk yang tepat untuk memenuhi kebutuhan mereka.”

Meski kapasitasnya besar, HDD WD Purple 10 TB tetap menyedot konsumsi daya yang rendah. Fitur-fitur yang menjadi andalannya antara lain AllFrame 4K, teknologi streaming ATA yang mampu mengurangi frame loss dengan manajemen cache; HelioSeal, teknologi penghemat daya generasi ketiga yang telah digunakan dalam 10 juta hard disk per Desember 2016.

Untuk memanfaatkan besarnya kapasitas yang ditawarkan, pengguna HDD WD Purple 10 TB sebesar 3,2 inci harus membelinya seharga Rp7,7 juta. ●

Anwar Ibrahim, TechnoBusiness ID ● Foto-Foto: Wester Digital

Gila, Notebook Ini Dibanderol Seharga Rp125 Juta!

  • Predator 21 X keluaran Acer ini menjadi notebook gaming pertama di dunia dengan layar lengkung.
  • Notebook ini dilengkapi teknologi eye tracking yang daapt mengontrol game dengan pergerakan mata.

 

JAKARTA – Notebook ini bukan notebook biasa. Lihat saja harganya, dibanderol Rp124,9 juta. Wow… bukan? Jelas. Karena biasanya harga notebook, sekalipun untuk gaming, mayoritas masih berkisar belasan hingga puluhan juta rupiah. Lantas, mengapa Acer membanderol Predator 21 X ini sedemikian mahal?

Notebook ini diluncurkan secara global akhir tahun lalu. Sejak saat itu, produk sebesar 21 inci ini menjadi bahan perbincangan, terutama kalangan gamer, ya karena harganya yang senilai satu unit mobil Honda Brio itu. Setidaknya lebih dari 20.000 user generated videos bermunculan di kanal online seluruh dunia membicarakan produk ini.

 

Baca Juga: HP Spectre x360, Perpaduan Gaya dan Ketangguhan Performa

 

Kini, gamer Indonesia sudah bisa segera memilikinya. Produk ini dapat dipesan secara online di Blibli dan offline di Acer Predator Store mulai 29 Mei-10 Juni 2017. Dalam pemesanannya saja ada syaratnya, yakni konsumen mesti memberikan uang muka (down payment) sebesar Rp25 juta, setara dengan satu unit Apple MacBook Pro 2016 yang diidam-idamkan banyak orang.

Predator 21 X ini merupakan notebook gaming pertama di dunia yang memiliki layar lengkung berukuran 21 inci. Layar lengkung IPS itu beresolusi 2560 x 1080 pixel ultrawide. Layar tersebut dilengkapi dengan teknologi dynamic refresh rate Nvidia G-Sync yang menghilangkan image tearing, input lag, dan stuttering.

 

Produk ini juga dilengkapi teknologi eye-tracking dari Tobii yang memungkinkan seorang gamer mengendalikan game-nya hanya dengan pergerakan mata.

 

Produk ini juga dilengkapi teknologi eye-tracking dari Tobii yang memungkinkan seorang gamer mengendalikan game-nya hanya dengan pergerakan mata. Untuk bermain berlama-lama pun tidak masalah karena notebook ini dilengkapi lima buah kipas tipe blower. Kipas itu, tiga di antaranya berupa kipas logam AeroBlade yang sanggup mengurangi suhu secara signifikan.

Untuk kepuasan bermain, Predator 21 X ini dijalankan menggunakan prosesor Intel Core i7-7820JK (8MB chache, up to 3,9GHz). Juga, dibekali dua buah kartu grafis berperforma tinggi Nvidia GeForce GTX 1080 SLI 16 GB dedicated GDDR5X VRAM.

Jadi, perpaduan antara prosesor yang tangguh, layar lengkung yang apik, dan pendingin yang lumayan banyak menjadikan notebook ini dicap sebagai monster gaming. Sekarang terserah Anda, pilih Honda Brio atau Acer Predator 21 X ini.●

—Purjono Agus Suhendro, TechnoBusiness ID ● Foto-Foto: Acer