Para YouTuber sebaiknya memerhatikan peringatan terkait praktik phising yang belakangan ini marak terjadi. 

Jakarta, TechnoBusiness ID ● Anda YouTuber? Anda sudah mempunyai 1.000 pengikut (followers)? Kalau sudah, mungkin Anda akan mendapatkan pesan seperti ini: “Kami mengevaluasi permintaan untuk memonetisasi saluran YouTube Anda.”

Masalahnya, yang harus Anda perhatikan, bisa jadi pesan itu merupakan notifikasi palsu. Setelah menyerang akun-akun Instagram dan Twitter, pelaku kejahatan siber sekarang mengincar YouTuber.

Baca Juga: Qantas Pelopori Penerbangan Bebas Sampah di Dunia

Ada pula pesan begini: “Tim kami telah meninjau saluran Anda. Kami mendeteksi lebih dari satu pelanggaran dalam proses peninjauan Akun Anda,” kalimat yang muncul di bawah logo YouTube resmi.

Setelah itu, biasanya mereka meminta Anda untuk mengisi data dan mengirimkannya kembali melalui e-mail. Ingat, informasi yang diminta phiser mencakup URL saluran dan kata sandi Anda.

Baca Juga: Indonesia di Mata Investor Jepang

Menurut YouTuber yang menjadi korban phising, seperti diungkapkan oleh manajemen perusahaan keamanan siber global Kaspersky Lab asal Rusia, pemberitahuan palsu datang ke e-mail publik mereka, bukan ke alamat yang digunakan untuk menautkan ke saluran YouTube (jika e-mail-nya berbeda).

Sudah bisa ditebak, “Usai mendapatkan data yang cukup, mereka langsung mengambil alih akun Anda,” tulis Kaspersky Lab. Mereka lalu melakukan penipuan dengan mengiming-imingi hadiah tertentu kepada pengikut Anda, yang tentu saja mereka tidak tahu bahwa itu dilakukan oleh phiser.

—Anwar Ibrahim, TechnoBusiness ID ● Foto: Kaspersky Lab