Minimnya jumlah produk lokal dibanding produk asing menjadi tantangan tersendiri.

Jakarta, TechnoBusiness ID ● Dalam satu dekade terakhir, industri e-commerce di Tanah Air berhasil tumbuh pesat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, selama periode itu industri tersebut telah tumbuh 17%.

Dalam empat tahun terakhir, jika merujuk pada hasil riset Google Temasek yang dirilis akhir tahun lalu, tumbuh hingga 500%.

Baca Juga: Kini, Ada 310 “Startup” yang Masuk Kategori “Unicorn”

Saat ini, jumlah pengusaha yang terlibat di dalamnya, terutama usaha kecil dan menengah, tercatat mencapai 26,2 juta.

Sayangnya, industri e-commerce dalam negeri masih memiliki sejumlah tantangan. Yang pertama, kata Ketua Umum Asosiasi E-commerce Indonesia (iDEA) Ignatius Untung, jumlah produk lokal yang kalah dengan produk impor.

Kedua, terkait “Edukasi konsumen tentang transaksi berbelanja online yang aman,” ungkap Ignatius dalam konferensi persnya di Jakarta, Selasa (19/2). “Untuk itu, iDEA hadir.”●

—Anwar Ibrahim, TechnoBusiness ID ● Foto: iDEA