Singapura, TechnoBusiness ID ● Setelah bulan lalu mendapat kucuran investasi dari Microsoft Corporation (Nasdaq: MSFT) dan Booking Holdings (Nasdaq: BKNG), kini “darah segar” untuk Grab Holdings Inc. itu datang dari produsen otomotif asal Korea Selatan, Hyundai dan Kia.

Hyundai Motor Company dan Kia Motors Corporation secara bersama-sama mengucurkan investasi ke perusahaan platform mobile online to offline (O2O) yang berpusat di Singapura itu senilai US$250 juta.

Baca Juga: Alasan Booking Holdings Berinvestasi di Grab

Afiliasi otomotif Hyundai dan Kia melengkapi putaran pendanaan yang sedang dihimpun Grab. Saat ini, putaran terbaru itu sudah mengumpulkan dana sebesar US$2,7 miliar dari US$3 miliar yang ditargetkan sampai akhir tahun.

“Grab merupakan mitra terbaik yang akan membantu mempercepat adopsi kendaraan listrik di kawasan ini.”

Investor-investor yang andil dalam pendanaan, selain Microsoft dan Booking Holdings, antara lain Toyota, OppenheimerFunds, Goldman Sachs Investment Partners, dan Citi Ventures.

Dr. Youngcho Chi, Chief Innovation Officer dan Head of Strategy and Technology Division Hyundai Motor Group, menilai Grab memiliki rekam jejak yang tak tertandingi, termasuk basis pelanggan dan mitra merchant yang terus berkembang, di Asia Tenggara.

“Grab merupakan mitra terbaik yang akan membantu mempercepat adopsi kendaraan listrik di kawasan ini,” kata Chi di sela-sela konferensi New Economy Forum yang diselenggarakan oleh Bloomberg di Singapura, Rabu (7/11).

Baca Juga: Enam Kemajuan Grab Pasca Kolaborasi dengan Grab

Dalam penjelasan resmi Grab, bersama Hyundai dan Kia, perusahaan yang aplikasinya telah diunduh oleh lebih dari 125 juta orang dari 235 kota di 8 negara itu akan meluncurkan serangkaian proyek percontohan kendaraan listrik mulai dari Singapura tahun depan.

“Kami memiliki visi yang sama tentang elektrifikasi mobilitas sebagai salah satu fondasi kunci untuk membangun platform transportasi yang ramah lingkungan dan rendah biaya,” kata Ming Maa, Presiden Grab.

Untuk mengantisipasi proses pengisian daya listrik, Agustus lalu Grab telah menjalin kerja sama dengan penyedia energi utilitas Singapura, SP Group. Jadi, kendaraan-kendaraan listrik Grab bisa mengisi listrik di jaringan pengisian milik SP Group.●

—Michael A. Kheilton, TechnoBusiness ID ● Foto: Grab Holdings