Connect with us

TechnoBusiness Insights

Catat! Konsumen Indonesia Mulai Tertarik pada Mobil China

Konsumen Indonesia mulai tertarik pada mobil China karena beberapa alasan.

Published

on

Wuling, salah satu merek mobil China yang agresif menggarap pasar Indonesia. ● Foto: Wuling

Jakarta, TechnoBusiness Insights ID Tak dimungkiri, mobil-mobil China yang berseliweran di jalan-jalan perkotaan di Indonesia semakin hari semakin bertambah banyak. Merek-merek seperti Wuling, Chery, DFSK, dan Geely kian mencuri ceruk pasar yang selama ini dikuasai mobil Jepang.

TechnoBusiness Insights: 7 Tren Teknologi yang Bakal Berkembang pada 2024 Menurut NTT

Sebuah laporan berjudul The Road to Southeast Asia: A Study of Consumer Perceptions and Market Opportunities for Chinese Automotive Brands yang dirilis konsultan komunikasi Asia Tengara Vero dan perusahaan manajemen terpadu asal Tiongkok WeBridge memperkuat pandangan itu.

Dalam laporan terbaru itu diungkapkan bahwa sebanyak 66% konsumen Indonesia yang disurvei memandang positif kehadiran mobil-mobil China dengan alasan harga yang terjangkau, fitur yang beragam, dan kenyamanan yang tak kalah dari mobil-mobil Jepang.

Sebanyak 40% percakapan online terkait mobil-mobil China di Indonesia mengarah pada harga produk dan layanan yang kompetitif, sementara 29% percakapan lainnya membahas teknologi dan inovasi. Tidak hanya itu, konsumen Indonesia juga tertarik pada fungsional dan desain produk.

Advertisement

TechnoBusiness Insights: Ternyata Adopsi AI Perusahaan Menghadapi Hambatan Serius

Seiring dengan itu, konsumen Indonesia amat berminat terhadap kendaraan listrik (electric vehicle/EV) sehingga volume pencarian dengan kata kunci terkait penghematan energi, mobil listrik, dan efisiensi energi meningkat. Merek-merek mobil China cukup agresif memperkenalkan mobil listrik.

“Merek mobil listrik China dapat memperkuat kampanye mereka di Indonesia melalui pesan keberlanjutan yang otentik,” ungkap Quang Do, Vero VP of IMC Consulting, salah satu eksekutif yang memimpin penelitian tersebut.

Teks: TechnoBusiness Insights ID

Data: Vero dan WeBridge, Januari 2024

Advertisement