Solusi business intelligence bebas klik itu memberi kemudahan perusahaan pengguna dalam memperoleh informasi bisnis.

Jakarta, TechnoBusiness ID Teknologi menjadi penentu keberhasilan sebuah bisnis, tapi kompleksitas pengoperasiannya sering kali masih menjadi kendala utama bagi banyak perusahaan.

Firma riset Gartner, Inc. yang berbasis di Stamford, Connecticut, Amerika Serikat, menyebut 70-80% inisiatif business intelligence mengalami kegagalan karena empat faktor.

Baca Juga: Wow, Lion Air Tawarkan Tarif Promo 50%

Satu dari empat faktor itu adalah kelemahan dari sisi user experience-nya. Sebab, pengguna kesulitan membaca data dan menampilkannya kembali saat dibutuhkan.

Karena itu, MicroStrategy, penyedia peranti lunak dan layanan analitik yang berpusat di Virginia, mengembangkan solusi instan yang dapat menampilkan informasi melalui teks (Hyper Card), suara (Hyper Voice), dan gambar (Hyper Vision).

Inovasi Hyper Intelligence itu kemudian diusung oleh PT Central Data Technology (CDT), anak perusahaan CTI Group yang bergerak di bidang penyediaan infrastruktur teknologi informasi, untuk diaplikasikan di Indonesia.

Baca Juga: Dear YouTuber, Awas Akun Anda jadi Target “Phising”!

Solusi business intelligence bebas klik itu memberikan kemudahan dan kecepatan perusahaan pengguna dalam memperoleh informasi bisnis semudah menggeser kursor komputer.

Presiden Direktur CDT Lugas M. Satrio mengatakan bisnis memerlukan informasi, baik itu terkait pelanggan, produk, perusahaan, maupun kompetitor, setiap saat demi mengambil keputusan penting.

“Solusi MicrosStrategy yang berjalan di atas platform gabungan analitik, mobilitas, dan keamanan menawarkan kemudahan dan kecepatan, dua hal penting yang menentukan keberhasilan business intelligence,” kata Lugas di Jakarta, Senin (20/5).●

—Anwar Ibrahim, TechnoBusiness ID ● Foto: Central Data Technology