Connect with us

And Others

Wow, Ternyata Otentifikasi “e-Payment” Hanya Butuh 130 Milidetik

Published

on

  • Berkat kecanggihan penafsiran kode (coding) yang digunakan penerbit kartu pembayaran, baik debit, prabayar, maupun kredit, otentifikasi transaksi elektronik dapat diselesaikan dalam waktu 130 milidetik.
  • Otentifikasi tersebut meliputi verifikasi identitas pembayar dan keaslian kartu pembayaran.

 

JAKARTA – Anda pengguna kartu kredit, prabayar, atau kartu kredit? Jika ya, berarti Anda termasuk 128,6 juta kartu debit dari 111 penerbit dan 16,8 juta kartu kredit. Lantas, seberapa sering Anda menggunakannya? Seberapa perhatian Anda mengikuti proses penggunaannya?

Ternyata proses penggunaan kartu pembayaran tidak sesederhana kelihatannya. Banyak teknologi yang terkandung di dalamnya, termasuk ketika kartu itu ditempel (tap), digesek (swipe), dan dipindai (scan). Proses sekedipan mata itulah yang sulit dipahami oleh pengguna kartu itu sendiri.

Tapi, sebetulnya yang terjadi begini: Ketika kartu pembayaran dipergunakan di sebuah toko, teknologi backend-nya langsung melakukan checks dan balances. Kartu Anda dicek otentifikasinya, mulai dari verifikasi identitas pembayar dan keaslian kartu pembayaran. Lalu, data transaksinya dikirim untuk diotorisasi oleh bank penerbit.

Yang menarik, langkah tersebut “dapat dilakukan hanya dalam waktu 130 milidetik,” jelas perusahaan teknologi finansial MasterCard. Setelah itu, proses kliring (clearing) dan penyelesaian akhir transaksi pembayaran (settlement) dilakukan.

“Sebuah langkah tambahan dari perlindungan pembayaran, fase ini dapat memakan waktu hingga dua hari setelah pembelian dilakukan. Ini untuk memverifikasi entitas berbeda yang terlibat dalam proses pembayaran,” terang MasterCard.

Meski memerlukan waktu dua hari dalam fase pengecekan perlindungan pembayaran, Anda tak perlu khawatir harus berada di toko selama itu pula karena seluruh prosesnya dilakukan di belakang layar (backend). Dan, tagihan yang Anda terima telah melalui semua proses tersebut.**

Advertisement

Intan Wulandari, TechnoBusiness IndonesiaFoto-Foto: MasterCard