Chief sales officer perusahaan harus memahami delapan risiko penjualan pasca-pandemi saat ini.

Ada delapan risiko yang harus dikelola para chief sales officer perusahaan pasca-pandemi. Apa saja itu?

California, TechnoBusiness Tips Gartner, Inc. (NYSE: IT), firma riset global yang berbasis di Stamford, Connecticut, Amerika Serikat, memetakan ada delapan risiko yang harus dikelola chief sales officer perusahaan dalam merencanakan strategi penjualan pasca-pandemi.

Baca Juga: 4 Tips Sukses UMKM Lewat Pengembangan Brand

Ke delapan risiko yang harus dikelola chief sales officer perusahaan pasca-pandemi menurut Gartner itu antara lain:

1. Identifikasi bahwa pandemi telah mengubah strategi untuk masuk ke pasar.

Para chief sales officer perusahaan harus memimpin pendekatan yang disiplin, waspada, dan terukur untuk menilai kembali dan memetakan perubahan pada kebutuhan pembelian pelanggan.

Sangat penting untuk membuat keputusan dengan cepat, tetapi perlu menghindari keputusan yeng prematur berdasarkan kebutuhan pelanggan yang tidak stabil.



Baca Juga: 4 Cara Mudah Mendapatkan Centang Biru Akun Telegram

2. Evaluasi strategi go-to-market untuk mencerminkan realitas baru.

Di luar perubahan kebutuhan pelanggan, para chief sales officer perusahaan harus hati-hati dalam menilai kembali asumsi mendasar yang mendasari desain tenaga penjualan mereka sendiri.

Menyeimbangkan kembali penjualan virtual (virtual selling) dan penjualan langsung (direct selling) hanyalah satu elemen kecil dari serangkaian perubahan yang besar untuk dipertimbangkan.


3. Pertimbangkan bahwa keputusan bergantung pada kebutuhan.

Untuk meletakkan dasar bagi pengambilan keputusan yang efektif, para chief sales officer perlu membangun kembali sudut pandang yang sama dan kohesif tentang prioritas dan batasan organisasi penjualan.

Chief sales officer harus memperbaiki saluran komunikasi yang mungkin terganggu selama pandemi dan mempertimbangkan apakah perlu diperbaiki atau disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan terkini.

Baca Juga: 4 Tips Sukses Perusahaan B2B di Masa Pandemi COVID-19

4. Pahami urutan yang tepat dalam membawa perusahaan ke normal baru.

Perubahan pada tenaga penjualan harus mengikuti urutan logis standar dalam banyak kasus. Penilaian pelanggan dan prospek juga harus mendahului penilaian ulang peran demi peran dari persyaratan jumlah karyawan.


5. Memformalkan proses manajemen risiko yang ditetapkan selama pandemi.

Proses manajemen risiko dan tata kelola perusahaan selama pandemi harus terus menjadi panduan operasi komersial. Dalam jangka panjang, manajemen risiko harus distandardisasi dan ditingkatkan sebagai komponen dari setiap perusahaan penjualan modern.

Baca Juga: 4 Tips Sukses Berbisnis Online ala Influencer Arief Muhammad

6. Validasi dan perbarui semua asumsi perencanaan penjualan dan pengambilan keputusan.

Chief sales officer harus tahu bahwa tidak semua asumsi sama pentingnya dengan operasi organisasi penjualan, dan beberapa tolok ukur penting memerlukan perhatian yang kurang mendesak daripada yang lain.

Misalnya, pola pembelian pelanggan telah berubah pascapandemi dan aktivitas penjualan baru telah diperkenalkan, maka asumsi yang digunakan dalam peramalan harus ditinjau kembali.


7. Evaluasi tim pemberdayaan penjualan demi kelincahan dalam menanggapi kebutuhan konsumen.

Chief sales officer dapat mempercepat kesuksesan pascapandemi dengan mengantisipasi perubahan jangka pendek dan jangka panjang yang mungkin berdampak pada konsumen.

Baca Juga: 5 Tips Berbelanja Saat Liburan yang Perlu Anda Perhatikan


8. Pastikan proses yang kuat untuk mengindentifikasi dan menstandardisasi inovasi penjualan.

Chief sales officer harus menyadari bahwa mendukung tenaga penjualan secara efektif memerlukan pandangan dari atas ke bawah, end-to-end tentang tantangan yang dihadapi penjual. Tetapi, kekuatan perspektif eksekutif diperlukan untuk menjalankannya.


Senior Director Analyst Gartner Sales Practice Steve Herz mengatakan pandemi telah mengubah kebutuhan dan preferensi pelanggan dengan cara yang kompleks.


“Itu meningkatkan kemungkinan bahwa rencana strategis yang dibuat chief sales officer tidak akan sesuai dengan pasar enam atau 12 bulan sejak sekarang,” ungkapnya.


Justru chief sales officer yang menghargai dan merencanakan ketidakpastian pasar yang berkepanjangan dapat menciptakan keunggulan kompetitif bagi tim penjualannya.

—Philips C. Rubin, TechnoBusiness Tips – Foto: Pexels


Tekan “tombol lonceng” di sisi kiri layar Anda untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dari TechnoBusiness lebih cepat. 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TV. Jangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here