Oleh Mahwida Nur Fitriasari | Periset Spire Indonesia

Spire Insight ● Tahukah Anda bahwa nilai pasar obat di Indonesia mencapai US$5,7 miliar per tahun? Nilai itu disumbangkan oleh pasar obat tradisional sebesar 34%, sedangkan obat modern 66%, termasuk obat bebas dan obat resep.

Dalam studi ini, kita akan fokus membahas soal obat tradisional yang penggunaannya dipengaruhi oleh berbagai faktor: pengetahuan, pendapatan, kepercayaan, wilayah tempat tinggal, dan usia.

Spire Insight: Tren Bisnis “Managed Service” Industri Komunikasi

Ternyata tingkat penetrasi pengguna obat tradisional banyak dipengaruhi oleh meningkatnya pendapatan masyarakat, terutama di kelas menengah ke atas.

Nilai pasar obat di Indonesia mencapai US$5,7 miliar per tahun

Faktor sosial dan kepercayaan serta tradisi, terutama untuk masyarakat yang tinggal di pedesaan dan berusia lanjut, juga lebih memilih pengobatan tradisional ketimbang pengobatan modern.

Namun, di sisi lain, literasi mengenai pengobatan modern lebih mudah diperoleh dibanding pengobatan tradisional sehingga memengaruhi penggunaan masyarakat.

Spire Insight: Kakao, Potensi yang Belum Dimaksimalkan

Segmentasi Pasar

Adapun segmentasi pasar obat tradisional di Indonesia dapat dikelompokkan ke dalam lima kategori, yakni:

  1. Ramuan Tradisional Indonesia/Jamu

Jamu merupakan obat alam yang masih berupa simplisia sederhana (daun, akar, irisan rimpang). Jamu memiliki logo jamu () pada kemasannya dan memiliki komposisi ramuan obat tradisional Indonesia seperti kunyit, kunir, temulawak, kencur dan sebagainya.

Nilai Pasar Obat Tradisional 2013-2017 (Dalam Juta Dolar)

Sumber: Spire Indonesia
  1. Ramuan Obat Tradisional Cina

Ramuan obat tradisional Cina dapat dibuat secara langsung atau lokal oleh Shinse atau ahli obat Cina maupun diimpor.

  1. Ramuan Obat Tradisional Timur Tengah

Pada dasarnya, ramuan obat Timur Tengah seperti halnya ramuan obat Cina, menggunakan cara pengobatan dengan merujuk pada pengobatan Thibbun Nabawi atau dengan mengimpor obat tradisional tersebut langsung dari Timur Tengah dan menamai kembali produk tersebut.

Pangsa Pasar Obat Tradisional dan Modern di Indonesia

Sumber: Spire Indonesia
  1. Ramuan Obat Tradisional India

Ramuan obat tradisional India didasarkan pada pengobatan India seperti Ayurveda dan biasanya obat diimpor langsung dari India.

  1. Ramuan Herbal Alami, Obat Fitofarmaka, dan OHT (Obat Herbal Terstandarisasi)

Ramuan herbal alami merupakan obat herbal tradisional yang belum memiliki sertifikasi atau diuji coba melalui BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan).

Spire Insight: Strategi Menekan Harga Pangan

Seperti misalnya penggunaan buah mengkudu untuk mengurangi rasa sakit dan kerusakan sendi. Sedangkan obat fitofarmaka dan OHT dibedakan berdasarkan sertifikasi yang telah dicapai.

OHT merupakan ramuan herbal alami yang telah lolos uji pre klinis (), sedangkan obat fitofarmaka () merupakan OHT yang telah melalui dan lolos uji klinis.

Meski pasar obat tradisional tumbuh pesat, penetrasinya stabil di angka 20% per tahun. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tingkat konsumsi per pengguna meningkat tapi jumlah penggunanya tidak bertambah.● Sponsored Content

 

Spire Research and Consulting merupakan perusahaan riset pasar dan konsultasi bisnis global, terutama di negara-negara berkembang. Perusahaan yang didirikan pada 2000 di Singapura ini kini memiliki kantor perwakilan di semua negara Asia Pasifik dan berkantor pusat di Tokyo, Jepang.