Sigit Djokosoetono, Direktur Utama PT Blue Bird Tbk.

Sigit Djokosoetono diangkat menjadi direktur utama Bluebird menggantikan Noni Purnomo.

Jakarta, TechnoBusiness Star Sigit Djokosoetono diangkat menjadi direktur utama perusahaan taksi terbesar di Tanah Air, PT Blue Bird Tbk. (IDX: BIRD) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, Jumat (28/7).

Baca Juga: Jiro Tominaga Ditunjuk Jadi Direktur ADB untuk Indonesia

Sigit, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil direktur utama Bluebird, menempati posisi tertinggi perusahaan menggantikan Noni Purnomo yang telah habis masa tugasnya dan kini menjadi komisaris utama perusahaan.  

Bluebird juga mengangkat Andre Djokosoetono sebagai wakil direktur utama perusahaan dan mempertahankan kembali Eko Yuliantoro menjadi direktur keuangan.  

Baca Juga: Ram Chari Masuk Jajaran Anggota Dewan WadzPay Worldwide


Selama kepemimpinan Noni Purnomo sejak 2019, Bluebird telah berhasil melakukan berbagai transformasi bisnis dan mempertahankan kepemimpinan perusahaan di masa-masa sulit akibat pandemi COVID-19.




“Walaupun tantangan ke depan semakin berat, Bluebird akan terus melakukan berbagai langkah pengembangan serta strategi yang relevan,” ungkap Sigit dalam pernyataannya.

Baca Juga: Tod Nielsen Ditunjuk jadi CEO Global Talkwalker

Bluebird akan terus memberikan solusi mobilitas melalui pilar 3M, yakni multi-channel, multi-payment, dan multi-product. Itu berarti perusahaan berhasil menghadirkan beragam inovasi, termasuk proses pembayarannya.


Berdiri pada 2001, Blue Bird Group merupakan perusahaan terbuka di bidang transportasi penumpang dan jasa pengangkutan darat yang memiliki 15 anak perusahaan tersebar di 18 lokasi di seluruh Indonesia.

—Purjono Agus Suhendro, TechnoBusiness Star Foto: Bluebird


Tekan “tombol lonceng” di sisi kiri layar Anda untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dari TechnoBusiness lebih cepat. 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TV. Jangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here