• Harus diakui semua perusahaan membutuhkan koneksi internet dan pengelolaan big data, tapi tidak semua perusahaan peduli terhadap keamanan datanya.
  • “Pasar keamanan siber global diproyeksikan rata-rata tumbuh 4,51% per tahun.”

 

LONDON – Kaspersky Lab, perusahaan teknologi antivirus asal Rusia, menyatakan ancaman keamanan siber terus meningkat dari tahun ke tahun. Serangan itu mengancam keamanan perbankan, spionase siber, dan pencurian data-data penting perusahaan.

Menurut perusahaan yang didirikan oleh Natalia Kaspersky dan Eugene Kaspersky itu, ada pasar gelap yang memperdagangkan lebih dari 70.000 kredensial server hasil peretasan di seluruh dunia. Selama 2016, terdapat 262 juta Uniform Resource Locator (URL) berbahaya ditambah 758 juta serangan online berbahaya di berbagai negara.

Memperkuat data itu, periset pasar Report Buyer yang berbasis di London, Inggris, menjadi pasar keamanan global turut meningkat. Data yang dirilis kemarin menyebutkan bahwa pasar keamanan siber global (global market cyber security) pada 2016 mencatatkan angka US$11,9 miliar.

 

Baca Juga: Perhatikan Lima Kesalahpahaman Terkait Keamanan Siber Ini!

 

Dalam 10 tahun ke depan, pasar keamanan siber global diperkirakan bertumbuh rata-rata 4,51%. Sehingga angka yang bakal tercatat pada 2026 mendatang diproyeksikan sebesar US$18,5 miliar. Kebutuhan pengamanan terhadap serangan teroris juga mendorong pengeluaran dari industri siber.**

—Richard O. Kimberly, TechnoBusiness ● Foto-Foto: Security Intelligence


1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here