Tidak hanya itu, ia juga menjadi “pemberi saran” kepada perusahaan-perusahaan teknologi yang tersebar di enam benua atas aksi merger dan akuisisi mereka yang melibatkan dana senilai total US$80 miliar.

Seiring berjalannya waktu, Zilingo tumbuh pesat. E-commerce fashion yang didirikan Ankiti Bose dan Dhruv Kapoor di Singapura pada 2015 itu telah merambah ke pasar Indonesia, Filipina, Australia, dan Amerika Serikat.

Baca Juga: Pavell Ilii, Imigran yang Sukses Membangun IPWebMedia dengan US$300

Sejak didirikan, Zilingo, yang dikelola Zilingo Pte. Ltd., telah mengumpulkan lima kali pendanaan. Pendanaan terbaru, Seri D senilai US$226 juta, diperolehnya dari beberapa pemodal ventura yang dipimpin Sequoia Capital India pada Februari lalu.

Perry pun bergabung dengan Zilingo. Sebagai chief financial officer pertama, kata Bose, co-founder yang juga CEO perusahaan tersebut, ia akan menjadi bagian dari tim manajemen berpengalaman untuk mendorong bisnis berkembang pesat dan berkelanjutan.

Baca Juga: Aileen Lee, Sosok Pengenal Istilah “Unicorn” dalam “Startup”

“Zilingo dipimpin oleh salah satu tim paling energetik dan visioner yang pernah saya temui dan saya tidak sabar untuk menjadi bagian dari perjalanan ini,” ujar Perry.


—Michael A. Kheilton, TechnoBusiness ● Foto: Zilingo


 

 

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here