TechnoBusiness News
Pertumbuhan AI Tak Diimbangi Kesiapan Infrastruktur Teknologi Digital
Virtus Technology Indonesia menggelar serangkaian Virtus Showcase 2025.

● Berbagai tantangan masih menjadi hambatan dalam mempercepat adopsi teknologi AI di Indonesia.
● Virtus Showcase 2025 diadakan di tiga kota, antara lain Semarang, Surabaya, dan Jakarta.
Jakarta, TechnoBusiness ID ● Pertumbuhan teknologi kecerdasan buatan (AI) di Indonesia yang sangat cepat belakangan ini belum sepenuhnya diimbangi dengan kesiapan infrastruktur digital yang kokoh dan merata, terutama di wilayah luar pusat urban.
Pendapat itu disampaikan oleh Dr. Ir. Lukas, MAI, CISA, Ketua Indonesia AI Society, kepada peserta seminar “Beyond AI Concepts: Building a Secure & Scalable IT Foundation” yang diselenggarakan oleh PT Virtus Technology Indonesia di Semarang, Rabu pekan lalu.
Berbagai tantangan seperti ketidakstabilan pasokan listrik, kekurangandalan jaringan komunikasi, dan minimnya pemahaman publik terhadap potensi dan risiko AI masih menjadi hambatan utama dalam mendorong adopsi yang inklusif.
“Kini, AI telah digunakan di berbagai sektor, mulai dari fintech, healthtech, e-commerce, hingga edutech. Tapi, selain infrastruktur, kemajuan ini juga perlu dibarengi dengan peningkatan literasi digital dan pemahaman yang mendalam tentang teknologi tersebut,” ungkapnya.
Untuk itu, Erwin Kuncoro, Presiden Direktur Virtus, menyampaikan, Virtus Showcase 2025, rangkaian acara yang dimulai dari Semarang tersebut, dihadirkan sebagai jembatan untuk mendorong adopsi AI secara bertahap.
“Bukan hanya melalui penyediaan solusi teknologi, melainkan juga lewat edukasi, konsultasi, dan pendampingan yang disesuaikan dengan kesiapan setiap perusahaan,” ungkapnya. Setelah Semarang, Virtus Showcase 2025 akan berlanjut ke Surabaya pada Agustus dan ditutup di Jakarta pada Oktober.●
PURJONO AGUS SUHENDRO/TechnoBusiness ID