Connect with us

TechnoBusiness News

Sharp Indonesia Bukukan Penjualan Domestik 2025 Sebesar Rp11,9 Triliun

Sharp tetap menjadi pemimpin pasar di beberapa kategori elektronik Indonesia.

Published

on

Andry Adi Utomo, National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia, sedang memperlihatkan serangkaian produk lemari es merek Sharp.

Sharp Indonesia berhasil membukukan kinerja penjualan domestik sepanjang 2025 sebesar 102% dibanding tahun sebelumnya.

“Dengan fondasi yang kuat di 2025, kami optimistis 2026 akan menjadi tahun pertumbuhan yang lebih kuat bagi Sharp Indonesia.”

Jakarta, TechnoBusiness ID Sharp Indonesia, produsen elektronik multinasional asal Jepang di Indonesia, berhasil membukukan penjualan domestiknya sepanjang 2025 sebesar Rp11,9 triliun atau senilai 102% dibanding tahun sebelumnya. Angka itu sekaligus menjadi rekor tertinggi penjualan Sharp di Indonesia.

Pencapaian itu ditopang oleh performa yang kuat dari berbagai kategori utama seperti AC, lemari es, mesin cuci, TV, serta AV dan small home appliances. Untuk produk-produk hemat energi seperti AC, lemari es, dan mesin cuci, Sharp bahkan berhasil mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar dengan penguasaan masing-masing 21,2%; 33,2%; dan 26,1%.

“Pencapaian pada 2025 menjadi bukti kepercayaan konsumen terhadap Sharp. Di tengah tantangan ekonomi dan persaingan industri yang semakin ketat, kami bersyukur dapat mencatat pertumbuhan positif dan memperkuat posisi Sharp di pasar elektronik nasional,” ujar Andry Adi Utomo, National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia.

Advertisement

Perluas Jangkauan Pasar

Tahun ini (2026), Sharp Indonesia telah menyiapkan strategi pertumbuhan dengan memperkuat pasar domestik, menghadirkan inovasi produk ramah lingkungan, serta memperluas aktivitas branding dan sales activation yang diyakini semakin mendekatkan brand dengan konsumen.

Sharp juga memperluas jangkauan ke pasar internasional dengan mengekspor AC buatan Indonesia ke Vietnam, yang ditargetkan berkontribusi sekitar 10% pada Januari. Langkah tersebut menegaskan peran Indonesia sebagai basis produksi Sharp di ASEAN sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kinerja bisnis jangka panjang dan daya saing regional perusahaan.

“Dengan fondasi yang kuat di 2025, kami optimistis 2026 akan menjadi tahun pertumbuhan yang lebih kuat bagi Sharp Indonesia, baik dari sisi inovasi, penetrasi pasar, maupun kontribusi terhadap industri elektronik nasional,” ungkap Andry seperti disampaikan dalam siaran persnya baru-baru ini.

PURJONO AGUS SUHENDRO/TechnoBusiness ID

Advertisement

TechnoBusiness, Menara Astra Lt. 25 Unit 25D, Jalan Jend. Sudirman Kav. 5-6, Jakarta 10220, E-mail: editorial@technobusiness.id Copyright © 2017-2026 - TechnoBusiness: Published by PT Pasx Strato International, A Member of Pasxmedia Holding. All Rights Reserved.