TechnoBusiness News
Jumlah Pengguna Aktif Tokocrypto Sepanjang 2025 Naik 75%
Tokocrypto membukukan transaksi perdagangan lebih dari Rp160 triliun dalam setahun.
● Tokocrypto berhasil menarik lebih dari 4,8 juta pengguna sepanjang 2025, naik dari 4,5 juta pengguna pada 2024.
● “Pertumbuhan perusahaan tidak hanya berfokus pada akuisisi pengguna, tetapi juga pada keberlanjutan bisnis.”
Jakarta, TechnoBusiness ID ● Tokocrypto, bursa perdagangan aset kripto terkemuka di Indonesia, sepanjang 2025 berhasil mencatatkan pertumbuhan bisnis yang solid dan berkelanjutan. Hal itu bisa dilihat dari sisi pertumbuhan pengguna dan nilai transaksinya.
Dalam pengumuman perusahaan yang diterima TechnoBusiness pada Senin (2/1), jumlah pengguna Tokocrypto tahun lalu tercatat sebanyak lebih dari 4,8 juta orang, naik dari 4,5 juta (per September 2024). Sementara jumlah pengguna aktif tahunannya naik hingga 75%.
Kemudian dari sisi produk, Tokocrypto telah menyediakan lebih dari 480 token perdagangan berbasis rupiah (IDR pairs), menempatkannya sebagai bursa perdagangan aset kripto dengan pilihan IDR pair terbanyak di Tanah Air.
Dari jumlah pelanggan dan produk sebanyak itu, ditambah dengan kemitraan dari 100-an brand strategis, Tokocrypto membukukan transaksi perdagangan lebih dari Rp160 triliun dalam setahun, sehingga menguasai pangsa pasar lebih dari 40%.
Calvin Kizana, CEO Tokocrypto, mengungkapkan, pertumbuhan dari berbagai sisi tersebut mencerminkan keberhasilan penerapan strategi bisnis perusahaan yang fokus pada kepercayaan, inovasi, dan tata kelola yang kuat—sejalan dengan tekad untuk menjadi pemimpin pasar.
“Pertumbuhan perusahaan tidak hanya berfokus pada akuisisi pengguna, tetapi juga pada keberlanjutan bisnis. Kami terus membangun perusahaan yang sehat secara finansial, inovatif dalam produk, dan patuh terhadap regulasi,” katanya.●
PURJONO AGUS SUHENDRO/TechnoBusiness ID
