Connect with us

TechnoBusiness News

John Robert Powers Cetak Banyak Alumnus Berprestasi Sejak 40 Tahun Kehadirannya di Indonesia

JRP Indonesia memiliki cabang di Jakarta, Serpong, Surabaya, dan Denpasar.

Published

on

Andrew Ardianto, Presiden Direktur JRP Indonesia, sedang memberikan sambutan dalam acara perayaan “40 Years John Robert Powers Indonesia—Grand Reunion” di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, pada Sabtu (11/4).

Rayakan ulang tahun ke-40, John Robert Powers Indonesia gelar “Grand Reunion” di Catur Dharma Hall Menara Ast

John Robert Powers telah berhasil meluluskan puluhan ribu alumnus selama kehadirannya di Indonesia.

Jakarta, TechnoBusiness ID ● John Robert Powers (JRP), sekolah pengembangan kepribadian (personality development) global asal Amerika Serikat, kini genap berusia 40 tahun di Indonesia. Selama itu, JRP Indonesia telah berhasil meluluskan hingga puluhan ribu alumnus dengan beragam latar belakang, mulai dari artis, penyanyi, pebisnis, akademisi, menteri, politisi, birokrat, hingga masih banyak lagi yang lainnya.

Sebagai momen perayaan, JRP Indonesia menggelar “40 Years John Robert Powers Indonesia—Grand Reunion” di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, pada Sabtu (11/4) dengan sangat meriah. Selain komisaris dan direksi, para alumnus juga hadir untuk memeriahkan acara tersebut dan berbagi pengalaman tentang bagaimana JRP Indonesia mampu mengubah diri mereka menjadi jauh lebih baik dan percaya diri.

Advertisement

Giok Kinski Maharani Detri Ayusta (masuk ke JRP pada 2019), peraih gelar Putri Indonesia Intelegensia 2023, misalnya, mengaku sebelumnya ia bukan orang yang cukup percaya diri, bukan orang yang vokal, dan bukan orang yang paling tahu jalan hidupnya mau ke mana. “Tetapi, di JRP saya belajar satu hal penting, yaitu confident. Setelah itu saya mengalami transformasi yang luar biasa hingga lolos ke ajang Putri Indonesia,” katanya.

Soedjianto Soegondo, pebisnis global di lebih dari 50 negara asal Surabaya, bahkan terus belajar di JRP Indonesia sejak 1992 hingga saat ini mengingat manfaat bagi dirinya. “Sebelum masuk JRP, saya ngomong di hadapan orang banyak itu sulit. Sebagai pebisnis yang harus menghadapi banyak orang, saya menyadari perlu berubah. Sekarang, setelah belajar di JRP, saya ngomong di depan 100, 1.000, bahkan 10.000 orang pun biasa,” ujarnya.

Perjalanan yang Tidak Mudah

Mengembangkan bisnis pendidikan informal yang fokus pada pengembangan diri di Indonesia sangatlah tidak mudah. Sebab, menurut Indayati Oetomo, Komisaris sekaligus International Director JRP, yang namanya informal itu didasarkan atas kemauan, bukan kewajiban. Jadi, untuk bergabung dengan JRP Indonesia, peserta harus tergugah dari hatinya.

“Walau begitu, kami bersyukur, selama 40 tahun ini JRP Indonesia mampu bertahan dengan segala macam tantangannya, bahkan berkembang dengan beberapa cabang, antara lain di Menara Astra, Sudirman, Jakarta; Kelapa Gading, Jakarta; BSD City, Serpong; Surabaya; dan Denpasar,” katanya.

Advertisement

Andrew Ardianto, Presiden Direktur JRP Indonesia, menambahkan, tantangan terberatnya adalah saat terjadi pandemi pada 2020-2023. Ia menceritakan, saat itu semua orang harus di rumah, dan belajar informal termasuk yang paling terimbas. “Tetapi, puji Tuhan, kami masih ada sampai sekarang,” katanya.

Indayati dan Andrew menegaskan bahwa kurikulum yang ditawarkan JRP Indonesia berbeda dengan lembaga pelatihan pada umumnya. Kurikulum yang diajarkan JRP Indonesia telah berhasil membawa banyak orang semakin sukses dalam berkarier dan berbisnis, sedikit di antaranya Giok Kinski Maharani dan Soedjianto Soegondo. JRP Indonesia bahkan berhasil menjadikan mental anak down syndrome berkembang lebih baik daripada sebelumnya.

LUKMAN HQEEM/TechnoBusiness ID

Advertisement

TechnoBusiness, Menara Astra Lt. 25 Unit 25D, Jalan Jend. Sudirman Kav. 5-6, Jakarta 10220, E-mail: editorial@technobusiness.id Copyright © 2017-2026 - TechnoBusiness: Published by PT Pasx Strato International, A Member of Pasxmedia Holding. All Rights Reserved.