Connect with us

TechnoBusiness News

Kopi Kenangan Jadi Unicorn Baru Usai Disuntik US$96 Juta

Kopi Kenangan menjadi unicorn baru di Indonesia dan siap ekspansi ke regional Asia Tenggara.

Published

on

Jakarta, TechnoBusiness ID Kopi Kenangan, jaringan makanan dan minuman berkonsep ritel baru dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia, pada Senin (27/12) mengumumkan telah mendapatkan pendanaan Seri C tahap pertama senilai US$96 juta.

Pendanaan Seri C tahap pertama itu diperoleh Kopi Kenangan dari sejumlah investor sebelumnya seperti Horizons Ventures, Kunlun, dan B Capital, serta investor baru, yaitu Falcon Edge Capital, yang dipimpin oleh Tybourne Capital Management.

Baca Juga: Jumlah ATM Bitcoin Global Sepanjang 2021 Tumbuh 155%

Atas pendanaan terbaru itu, valuasi Kopi Kenangan menembus US$1 miliar dan menempatkannya sebagai penyandang unicorn baru di Indonesia sekaligus perusahaan unicorn di industri makanan dan minuman pertama di Asia Tenggara.

Advertisement

Pendanaan itu, menurut co-founder dan CEO Kopi Kenangan Edward Tirtanata seperti disampaikan dalam pernyataan resminya, akan digunakan untuk mempercepat ekspansi bisnis Kopi Kenangan ke pasar internasional.

Selain itu, pendanaan baru tersebut juga akan digunakan untuk mengembangkan portofolio bisnisnya, antara lain merek roti Cerita Roti, ayam goreng Chigo, soft-cookies Kenangan Manis, dan menu topping Sultan Boba.

“Merupakan suatu kehormatan bagi kami dapat mengumumkan pendanaan yang menempatkan Kopi Kenangan sebagai perusahaan unicorn makanan dan minuman pertama di Asia Tenggara,” ungkap Edward.

Valuasi Kopi Kenangan menembus US$1 miliar dan menjadi unicorn baru di Indonesia.

Seperti diketahui, Kopi Kenangan didirikan oleh Edward Tirtanata bersama James Prananto dan Cynthia Chaerunnisa pada 2017. Kehadiran Kopi Kenangan yang “menyelinap” di antara gerai kopi premium dan warung kopi instan cukup diterima pasar.

Kini, Kopi Kenangan telah tumbuh menjadi jaringan bisnis dengan nama Kenangan Brands yang mempekerjakan lebih dari 3.000 staf di lebih dari 600 gerai di 45 kota di Indonesia. Selama 12 bulan terakhir, Kopi Kenangan berhasil menjual sebanyak 40 juta cangkir.

Itu sebabnya, Edward optimistis Kopi Kenangan mampu mewujudkan visinya menjadi merek yang paling dicintai pelanggan di Asia Tenggara. Untuk itu, dalam lima tahun ke depan, ekspansi pasar hingga ribuan gerai di kawasan regional akan dilakukan.

Advertisement

Optimisme itu pulalah yang membuat Tybourne Capital Management memimpin putaran pendanaan Seri C tahap pertama. “Kami sangat menantikan untuk dapat melihat potensi Kopi Kenangan dan visinya menjangkau pasar di Asia Tenggara,” ujar Managing Director Bosun Hau.  

Baca Juga: Produsen Sepatu Nike Akuisisi Merek Sepatu Virtual RTFKT

Melihat perkembangan Kopi Kenangan yang amat pesat di Tanah Air, COO Spire Research and Consulting Jeffrey Bahar memperkirakan tidak terlalu sulit bagi jaringan kedai kopi kekinian itu untuk memperoleh ceruk di pasar regional.

Sebab, pasar makanan dan minuman di Asia Tenggara memang sedang tumbuh signifikan dan peluang untuk mencuri pasar masih cukup besar. “Didukung dengan pendanaan yang besar, tidak sulit bagi Kopi Kenangan untuk menggarap pasar regional,” katanya.

—Purjono Agus Suhendro, TechnoBusiness ID Foto: Kopi Kenangan

Advertisement