Connect with us

TechnoBusiness News

Visa Token Service Dongkrak Perdagangan Digital US$2 Miliar

Visa Token Service mampu mengurangi tindak kecurangan pembayaran hingga 58%.

Published

on

Jakarta, TechnoBusiness ID Visa (NYSE: V), perusahaan pembayaran digital global asal California, Amerika Serikat, mengumumkan bahwa penggunaan Visa Token Service-nya telah mendorong peningkatan perdagangan digital di Asia Pasifik pada 2023 lebih dari US$2 miliar.

TechnoBusiness News: Raih Investasi US$1,6 Juta, Blitz Percepat Ekspansi Logistik EV

Peningkatan nilai perdagangan itu membuktikan bahwa penggunaan token, baik untuk aktivitas belanja offline maupun online, amat penting dan membantu. Buktinya, saat ini terdapat lebih dari 1 miliar token yang beredar di Asia Pasifik dan terus bertambah.

Visa Token Service merupakan layanan token Visa yang berperan sebagai pengidentifikasi unik keamanan pembayaran digital. Layanan tersebut dikembangkan untuk menjaga kerahasiaan pembayaran menggantikan penggunaan 16 digit nomor kartu debit atau kredit sebelumnya.

Advertisement

Previn Pillay, Head of Merchant Sales and Acquiring Visa Asia Pasifik, mengatakan, Visa Token Service memberikan kendali pembayaran yang lebih baik dalam setiap transaksinya. Token memperkecil insiden penolakan transaksi yang sah oleh sistem pembayaran.

TechnoBusiness News: Pendapatan Telkom 2023 Tumbuh Tipis 1,3% Jadi Rp149,2 Triliun

“Para penjual yang telah menggunakan Visa Token Services mencatat tingkat kesuksesan pembayaran digital yang lebih tinggi dengan tingkat kecurangan yang berkurang lebih dari setengah (58%)-nya,” ungkapnya menjelaskan.

TR Ramachandran, Head of Products and Solutions Visa Asia Pasifik, menambahkan, token menjadi masa depan bisnis sebab peluang inovasinya tidak terbatas. Token mewujudkan pengalaman pelanggan yang baru dan lebih personal, melampaui kartu fisik Visa.

—Purjono Agus Suhendro, TechnoBusiness ID

Advertisement