RedDoorz berhasil mengumpulkan investasi US$45 juta dalam putaran pendanaan Seri B. MNC Group turut dalam pendanaan tersebut.

Jakarta, TechnoBusiness ID RedDoorz, platform pemesanan dan manajemen hotel dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara, baru saja mengumumkan keberhasilannya menggalang dana Seri B senilai US$45 juta.

Baca Juga: Permata Baru di Industri Pelabuhan

Dana itu diperoleh dari enam pemodal ventura yang dipimpin Qiming Venture Partners asal China. Jungle Ventures, Susquehanna International Group, Hendale Capital, dan International Finance Corporate yang merupakan investor sebelumnya turut dalam pendanaan baru itu.

Satu investor lainnya, yakni MNC Group asal Indonesia, tercatat sebagai pendana baru. Dana yang diperoleh, menurut manajemen RedDoorz, akan digunakan untuk mendorong pertumbuhan secara agresif di pasar perhotelan Asia Tenggara.

[nextpage title=”Kinerja RedDoorz”]

Sejak tahun lalu, RedDoorz mencetak pertumbuhan yang begitu cepat. Sampai Juli lalu, berdasarkan data perusahaan, platform tersebut telah mencapai 500.000 okupansi pemesanan kamar, tumbuh lima kali dibanding tahun lalu.



RedDoorz meyakini telah berada dalam jalur yang tepat dan optimistis mencapai 1 juta okupansi kamar per bulan sampai akhir tahun nanti.

Baca Juga: Masayoshi Son dan Oleh-Olehnya untuk Indonesia

“Kami baru memulai perjalanan ini dan kami sangat senang dapat menjadi pilihan utama untuk akomodasi yang berkualitas, dapat diprediksi, dan terstandardisasi di Asia Tenggara,” ungkap pendiri dan CEO RedDoorz Amit Saberwal.


Atas kinerja yang baik itu, RedDoorz tak kesulitan mendapatkan pendanaan baru. Apalagi, sebagai pemimpin dalam putaran pendanaan tersebut, Qiming Venture Partners telah melihat tren jaringan hotel budget—seperti yang dikemas RedDoorz—di China sejak 15 tahun lalu.

[nextpage title=”Alasan Qiming Venture Partners”]

Qiming Venture Partners memercayai akomodasi standar dengan harga terjangkau menarik bagi konsumen—dan tentu saja bagi pelaku bisnis.

“Seiring pertumbuhan penetrasi online di industri perjalanan, RedDoorz akan mendapatkan manfaat utama dengan jaringan hotelnya yang paling luas di kawasan ini,” ungkap Helen Wong dari Qiming Venture Partners.

Baca Juga: Mengungkap Filosofi di Balik Logo Baru Gojek

MNC Group, yang juga memiliki platform akomodasi perjalanan Mister Aladin, pun ikut tertarik mendanai. Presiden Direktur MNC Group David Fernando Audy beralasan RedDoorz memiliki bisnis yang terukur dan menjadi solusi praktis bagi industri reservasi perjalanan online yang berkembang pesat di Asia Tenggara.

“MNC senang memiliki kesempatan berpartisipasi dalam putaran pendanaan ini,” kata David. “Kami akan mendukung RedDoorz untuk mengembangkan mereknya di Indonesia dan luar negeri.”

—Vino Darmawan, TechnoBusiness ID ● Foto: RedDoorz

 

 

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here