Connect with us

TechnoBusiness News

Kontribusi Ekspor Ekonomi Kreatif RI Diperkirakan USS$28 Miliar

Menparekraf Sandiaga Uno optimistis target ekspor ekonomi kreatif tahun ini tercapai.

Published

on

Menparekraf Sandiaga Uno saat memberikan sambutan dalam pembukaan Program Kelas Ekspor bagi alumni Apresiasi Kreasi Indonesia di Jakarta, Jumat (1/3).● Foto: Kemenparekraf

Jakarta, TechnoBusiness ID Kontribusi ekspor ekonomi kreatif Indonesia tahun ini diperkirakan berkisar US$25-28 miliar. Angka itu diungkapkan oleh Menparekraf Sandiaga Uno dalam pembukaan Program Kelas Ekspor bagi alumni Apresiasi Kreasi Indonesia di Jakarta, Jumat (1/3).

TechnoBusiness News: Edotco, Telecom Infra Project, dan Telkom University Rintis Neutral Host

Apresiasi Kreasi Indonesia merupakan program pengembangan ekonomi kreatif melalui pemaksimalan kapasitas pelaku usaha kreatif dan pemberian fasilitas perluasan akses pasar produk kreatif pada subsektor kuliner, kriya, fesyen, musik, film, dan aplikasi yang diselenggarakan di 16 kota.

Dalam acara itu, Menteri Sandiaga juga menyatakan optimistis target itu akan tercapai mengingat besarnya peluang pasar dan kinerja tahun lalu yang melampaui target. Jika nilai tambah ekonomi kreatif tahun lalu ditargetkan mencapai Rp1.300 triliun, perolehannya justru sampai Rp1.415 triliun.

Advertisement

Program Kelas Ekspor AKI menjadi salah satu strategi Kemenparekraf bekerja sama dengan Kemendag untuk memenuhi target itu. Program Kelas Ekspor AKI kali ini diperuntukkan bagi alumni AKI 2021-2023 yang diikuti sebanyak 28 merek fesyen, 53 merek kuliner, dan 31 merek kriya.

TechnoBusiness News: Salam Kenal dengan Rili, Aplikasi Kembaran Digital AI Anda!

Merek-merek fesyen yang ikut dalam program tersebut, di antaranya MaJa Watch dan Apikmen (dari Tangerang Selatan), Creative Batik (Yogyakarta), dan Zee Collection (Purwokerto). Lalu, merek-merek kriya, di antaranya M.A.R.S Genuine Leather (Yogyakarta) dan Bengok Kraft (Semarang).

Saladin Kentang Magic (Bogor) dan Dapur Sehati (Situbondo) menjadi dua contoh merek kuliner yang ikut dalam Program Ekspor AKI tahun ini. Menurut Dirjen PDN Kemendag Isy Karim, peserta terpilih berhak ikut pelatihan manajemen ekspor-impor dan simulasi pada 1-8 Maret.

—Purjono Agus Suhendro, TechnoBusiness ID

Advertisement