Waresix, platform teknologi logistik asal Indonesia

Waresix ingin memanfaatkan modal tambahan itu untuk mengembangkan infrastruktur teknologi logistik yang terbaik di Asia Tenggara.

Jakarta, TechnoBusiness IDWaresix, platform teknologi logistik yang berbasis di Jakarta, baru-baru ini berhasil mengumpulkan modal tambahan sekitar US$100 juta dalam putaran pendanaan Seri B.

Baca Juga: Lucid Air, Mobil Listrik Baru Penantang Tesla

Pendanaan itu berasal dari investor-investor lama seperti EV Growth dan Jungle Ventures, juga investor-investor baru seperti SoftBank Ventures Asia, Emtek Group, Pavilion Capital, dan Redbadge Pacific.

“Kami sangat gembira menyambut berbagai investor dan mitra jangka panjang. Mereka telah berkomitmen untuk mendukung Waresix sebagai motor penggerak baru dalam pertumbuhan perdagangan dan bisnis di Indonesia,” ungkap CEO Waresix Andree Susanto.

Sebagai platform teknologi logistik yang sedang tumbuh, Waresix ingin mempergunakan modal tambahan itu untuk mengembangkan infrastruktur teknologi logistik yang terbaik di Asia Tenggara.

Baca Juga: Digitalisasi Warung Kelontong, Gojek Luncurkan GoToko


Menurut Edwin Wibowo, Chief Financial Officer Waresix, perusahaannya telah membuktikan selama dua tahun terakhir. “Itu sebabnya, klien-klien memilih kami dan bisnis kami terus berkembang hingga sekarang.”

Sejak didirikan pada 2017, Waresix terus berupaya menghubungkan para pelaku bisnis dan penyedia jasa logistik dengan kendaraan pengangkut barang dan gudang.

Saat ini, Waresix telah memiliki lebih dari 250 klien korporat dari beragam industri, termasuk perusahaan-perusahaan besar seperti Unilever, Indofood, Siam Cement Group, Wings, dan JD.ID.

Baca Juga: Pandemi Justru Membuat Ralali.com Kian Percaya Diri

Untuk melayani perusahaan-perusahaan tersebut, Waresix menggandeng jaringan dengan lebih dari 40.000 truk dan 375 pengelola gudang yang tersebar di 100 kota/kabupaten di seluruh Indonesia.

“Kami sangat gembira menyambut berbagai investor dan mitra jangka panjang.”Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki biaya logistik yang cukup mahal, bahkan termahal di Asia.

Atas dasar itu, Waresix ingin memecahkan permasalahan tersebut melalui platform teknologi logistik yang ditawarkannya.

Sebelumnya, Waresix telah mendapatkan beberapa kali pendanaan. Pendanaan pertama berupa seed round dari East Ventures yang diperoleh pada Februari 2018.

Baca Juga: Tawarkan Hiburan Terlengkap, Mola TV Gandeng HBO Go

Seed round kedua senilai US$1,6 juta diterima Waresix dari East Ventures, Monk’s Hill Ventures, SMDV, dan Triputra Group, pada Oktober 2018.

Lalu, pada Juli 2019, Waresix meraih tambahan modal berupa Seri A senilai US$14,5 juta dari tiga pemodal ventura yang dipimpin oleh EV Growth.

Pendanaan Seri A kedua senilai US$11 juta diterima Waresix dari EV Growth dan Jungle Ventures.•

—Intan Wulandari, TechnoBusiness ID • Foto: Waresix

 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TVJangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.


LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here