ICS Compute bertekad menjadi "one stop solution" untuk layanan cloud.

Seiring kebutuhan transformasi digital perusahaan yang terus meningkat, ICS Compute siap menjadi “one stop solution” di bidang layanan cloud.

Jakarta, ICS Compute News • Transformasi digital semakin dipacu di masa pandemi. Selama lebih dari setahun terakhir ini masyarakat dipaksa untuk beradaptasi dengan dunia digital dan bermigrasi ke dunia online secara lebih cepat. Hal itu tidak bersifat spesifik pada industri tertentu, tapi secara masif berdampak pada hampir semua industri.

Baca Juga: ICS Compute, One Stop Solution for Cloud Services

Perubahan ke dunia digital tersebut menjadikan permintaan pasar terhadap teknologi-teknologi pendukungnya meningkat pesat. Teknologi Artificial Intelligence (AI), Machine Learning (ML), dan Data Analytics semakin diminati untuk diimplementasikan pada hal-hal yang berhubungan langsung dengan penggunaan aplikasi.

Sebagai contoh, teknologi AI diimplementasikan pada algoritma pencarian prediktif sebuah portal. Atau, apabila Anda berbelanja di e-commerce, rekomendasi produk yang tayang pada aplikasi Anda sesuai dengan sejarah pembelian atau pencarian Anda sebelumnya.

Amazon Web Services (AWS) sebagai salah satu penyedia public cloud terbesar di dunia sudah menyikapi dan memprediksi kebutuhan itu secara global. PT Innovation Cloud Services (ICS Compute), partner lokal dari AWS, pun berkolaborasi dengan AWS untuk menyediakan layanan tersebut bagi para pelanggannya.

Baca Juga: Kinerja ICS Compute Tumbuh Cepat Berkat AWS



Budhi Wibawa, pendiri dan CEO ICS Compute

“Kami telah merekrut data engineer, cloud engineer, dan engineer lainnya untuk memberikan solusi AI, ML, dan Data Analytics bagi para pelanggan kami. Saat ini, kami sudah mengerjakan pilot project untuk solusi tersebut dan perlahan-lahan kami yakin mampu menjadi one stop solution layanan Cloud,” kata Budhi Wibawa, CEO ICS Compute.


ICS Compute menyadari langkah tersebut harus dilakukan mengingat potensi pasarnya begitu besar. Firma riset Gartner menyebut pada 2024 sebanyak 75% dari seluruh organisasi di dunia akan membangun sentralisasi data dan analitik untuk mendukung kebutuhan dan mencegah terjadinya kegagalan dalam layanan perusahaan.

Bahkan, pada 2025, 80% dari seluruh organisasi yang tidak mengadopsi pendekatan secara modern melalui data dan analitik diprediksi akan gagal secara bisnis. Karena itu, pelan tapi pasti, industri akan bertransformasi dan ICS Compute sebagai AWS Partner Network telah siap dengan perubahan tersebut.


Baca Juga: ICS Compute Raih AWS Rising Star of The Year Award 2020

Sebagai AWS Partner Network, ICS Compute yang selama ini menyediakan jasa migrasi beban kerja (workload) dari on-premises ke cloud bagi perusahaan yang ingin memulai lembaran baru di Cloud Computing, saat ini juga telah memberikan layanan lain seperti migrasi dan implementasi SAP System, modernisasi aplikasi Windows, DevOps, AI, dan Internet of Things (IoT).

AWS Rising Star of The Year Award 2020 untuk ICS Compute.

ICS Compute tergolong mitra yang bersifat industry agnostic alias tidak fokus hanya pada satu industri saja. ICS Compute yang baru berdiri pada Desember 2017 terus menambah kapasitas dan kapabilitasnya untuk melayani kebutuhan perusahaan yang ingin berevolusi ke dunia digital.

Dukungan ICS Compute yang memanfaatkan solusi teknologi canggih bagi berbagai skala usaha, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga korporasi, berguna untuk memangkas waktu dan biaya, serta meningkatkan kualitas layanan pelanggan perusahaan.

Baca Juga: Mengungkap Strategi AWS Indonesia dalam Menggaet Pelanggan

Hingga saat ini, menurut Budhi, ICS Compute telah melayani lebih dari 150 pelanggan dan lebih dari 50 migrasi beban kerja dari berbagai industri di Tanah Air seperti ritel, manufaktur, telekomunikasi, jasa keuangan, asuransi, e-commerce, dan banyak lagi.•

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here