Pasar cloud global berjalan dua kali lebih cepat karena pandemi.

Pasar cloud global berjalan dua kali lebih cepat karena pandemi COVID-9 dan diproyeksikan melampaui US$1 triliun pada 2024.  

Massachusetts, TechnoBusiness InsightsPasar cloud global diperkirakan terus melaju lebih cepat dari perkiraan, terutama disebabkan oleh pandemi COVID-19.

Baca Juga: 12 Akuisisi Perusahaan Teknologi Terbesar Kuartal 3/2020

Berdasarkan perhitungan periset pasar IDC, sebagian besar pasar cloud global didorong oleh akselerasi adopsi dan konversi teknologi informasi yang berpusat pada cloud.

Kinerja pasar cloud global dua kali lebih cepat karena pandemi.

Pasar cloud, yang terdiri dari pengeluaran untuk perangkat keras, perangkat lunak, dan layanan diperkirakan akan melampaui US$1 triliun pada 2024.

Baca Juga: Penjualan Ritel Online di Asia Pasifik Bernilai US$2,5 Triliun

Cloud dalam semua permutasi akan memainkan peran yang semakin besar, bahkan dominan di seluruh teknologi informasi ke depan,” kata Richard L. Villars, Group Vice President Worldwide Research IDC, Kamis (15/10).



Pada 2021, setelah belajar dari pandemi, sebagian besar perusahaan akan mempercepat transformasi ke ranah digital. Sehingga, kinerja pasar cloud global berjalan dua kali lebih cepat.

Baca Juga: 5 Tren Belanja Pasca Kemunculan Pandemi COVID-19

Menurut IDC, pertumbuhan pasar cloud terkuat (CAGR dalam lima tahun sebesar 21,0%) datang dari kategori layanan cloud publik dan layanan cloud khusus (pribadi).

Pada 2024, kategori layanan cloud tersebut diperkirakan akan menyumbangkan lebih dari 60% dari semua pendapatan pasar cloud global.

Teks: TechnoBusiness Insights

Data: IDC, Oktober 2020

Gambar: Pixabay

 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TVJangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here