Adobe Flash Player dihentikan mulai penghujung tahun ini.

Adobe secara resmi akan menghentikan Adobe Flash Player per 31 Desember nanti. Berikut alasannya.

California, TechnoBusiness US • Adobe, Inc. (Nasdaq: ADBE), perusahaan perangkat lunak multinasional yang berpusat di San Jose, California, akan menutup platform Adobe Flash Player per 31 Desember 2020.

Baca Juga: Gawat, 500.000 Restoran Terancam Tutup!

Adobe Flash Player merupakan perangkat lunak komputer untuk menjalankan konten multimedia di sistem operasi Microsoft Windows, Linux, MacOS, Android, Solaris, dan BlackBerry OS yang dihadirkan Adobe sejak 1996.

Pengumuman penghentian platform Adobe Flash Player tersebut secara resmi diumumkan Adobe, perusahaan yang didirikan oleh Charles Geschke dan John Warnock pada 1982, melalui website perusahaan pada 2 Desember lalu.

“Karena Adobe tidak akan mendukung Adobe Flash Player lagi setelah 31 Desember 2020 dan Adobe akan memblokir konten Flash agar tidak berjalan di Adobe Flash Player mulai 12 Januari 2021,” tulis Adobe dalam pengumumannya.

Baca Juga: Kini, Bayar GrabFood Bisa Pakai LinkAja, Lho!


Karena itu, Adobe sangat menyarankan semua pengguna segera mencopot Adobe Flash Player untuk membantu melindungi sistem yang dimilikinya.

Pengumuman itu bukan yang pertama disampaikan Adobe. Adobe sudah jauh-jauh hari mengumumkan rencana penghentian Adobe Flash Player tersebut. Pengumuman Adobe pertama kali dilakukan pada 25 Juli 2017 atau 3,5 tahun sebelumnya.

Pertanyaannya, mengapa Adobe menghentikan platform Adobe Flash Player? Adobe menjelaskan bahwa standar terbuka seperti HTML5, WebGL, dan WebAssembly terus berkembang selama bertahun-tahun.

Baca Juga: Tingkatkan Pendapatan, Indosat Ooredoo Gandeng Comviva

Standar-standar terbuka tersebut berfungsi sebagai alternatif yang layak untuk konten Flash. Selain itu, vendor browser utama telah mengintegrasikan standar terbuka tersebut ke dalam browser mereka.


Adobe akan memblokir konten Flash agar tidak berjalan di Adobe Flash Player mulai 12 Januari 2021.

Seiring dengan itu, vendor-vendor browser, seperti Google, Mozilla, Facebook, dan Apple, menghentikan sebagian besar plugin usang, termasuk Adobe Flash Player.

“Dengan memberikan pemberitahuan lebih dari tiga tahun sebelumnya, Adobe yakin bahwa telah ada cukup waktu bagi pengembang, desainer, bisnis, dan pihak lain untuk memigrasi konten Flash ke standar baru,” lanjut pengumuman tersebut.

Demi memerhatikan pengguna, dalam penghentian Adobe Flash Player, Adobe pun mengaku berkoordinasi dengan beberapa vendor browser utama tersebut.

Baca Juga: Transaksi Cyber Monday Amazon 2020 Turun 14%, Kok Bisa?

Atas koordinasi dengan semua pihak, Adobe lantas secara resmi menyatakan akan menghentikan Adobe Flash Player pada 31 Desember 2020 dan akan memblokir konten Flash mulai 12 Januari 2021.

Meski begitu, bukan berarti Adobe akan keluar dari layanan pemutaran konten multimedia. Adobe akan tetap berada di ranah itu dengan Adibe Animate dan Premiere Pro yang lebih ramah HTML5.

—Philips C. Rubin, TechnoBusiness US Foto: Adobe Flash Player

 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TV. Jangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here