Keputusan kredit perbankan semakin dipengaruhi oleh fintech.

Sebanyak separuh keputusan kredit perbankan tahun ini diperkirakan bakal melibatkan fintech.

Singapura, TechnoBusiness SG • Sebanyak 50% keputusan kredit perbankan ritel pada 2021 diperkirakan akan melibatkan platform teknologi finansial (fintech) yang amat berkembang belakangan ini.

Baca Juga: Tesla Investasikan US$1,5 Miliar ke Bitcoin, Siap Terima Kripto

Prediksi itu disampaikan oleh firma riset pasar IDC dalam laporan IDC FutureScape: Worldwide Financial Services 2021 Predictions–Asia/Pacific (Excluding Japan) Implications yang dirilis pada Selasa (9/2).

Keputusan kredit perbankan ritel yang separuh melibatkan fintech itu menandakan adanya percepatan kolaborasi antara perbankan dengan fintech, alih-alih saling berkompetisi.

Pada 2024, menurut IDC, 50% transaksi kantor cabang perbankan dimulai sebagai transaksi pratase atau janji temu untuk spesialis yang berasal dari platform digital dan dipenuhi oleh teknologi dan lokasi perbankan.


Baca Juga: Harga Dogecoin “Terbang” Kian Tinggi, Melewati Rp1.000



Keputusan kredit perbankan ritel yang separuh melibatkan fintech itu menandakan adanya percepatan kolaborasi.

Pada tahun yang sama, yang berarti tiga tahun lagi, 75% pinjaman konsumen dan usaha kecil diyakini akan berasal dari proses yang diaktifkan menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan otomatis.

Michael Araneta, Associate Vice President IDC Financial Insights Asia Pacific, mengatakan ekosistem pinjaman sedang merasakan transformasi radikal saat ini.

“Bank dan lembaga keuangan berupaya membangun kemampuan untuk mengatur berbagai komponen rantai nilai pinjaman secara efektif melalui kolaborasi,” ungkapnya di Singapura, Selasa (9/2).


Baca Juga: Huawei Usulkan Lima Tahapan Transformasi Digital Industri

Tapi, dalam mengambil keputusan kredit perbankan, lembaga keuangan harus bisa menahan tekanan pertumbuhan yang lambat, periode tunggakan yang tinggi, dan lain-lain.

—Michael T. Kheilton, TechnoBusiness SG • Foto: Pixabay/Daniel Nebreda

 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TVJangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here