Kartu ATM chip milik BCA.

Penggantian kartu ATM lama dengan kartu ATM chip diperlukan untuk menangkal tindak kejahatan.

Jakarta, TechnoBusiness ID • Nasabah perbankan dihimbau untuk segera menukarnya kartu ATM-nya ke kartu ATM chip sesegera mungkin atau paling lambat 31 Desember mendatang.

Baca Juga: Strategi Mendongkrak Perdagangan Indonesia ala Menteri Lutfi

Menurut PT Bank Central Asia Tbk. (IDX: BBCA), salah satu bank terbesar di Indonesia, setidaknya ada tiga alasan mengapa nasabah bank harus menukarkan kartu ATM lamanya ke kartu ATM chip.

Pertama, Bank Indonesia mewajibkan untuk mengganti kartu ATM lama ke kartu ATM chip. Aturan itu telah ditetapkan pada 2015 berupa Standar Nasional Teknologi Chip dan penggunaan 6 digit PIN untuk kartu ATM/kartu debit yang diterbitkan di Indonesia.


Baca Juga: IPO dan Merger Startup dalam Pandangan Jungles Ventures

Bank Indonesia mewajibkan untuk mengganti kartu ATM lama ke kartu ATM chip.

Kedua, menangkal risiko kejahatan kartu. BCA menjelaskan bahwa saat ini banyak kejahatan menggunakan magnetic strip alias skimming pada kartu ATM karena data yang terkandung di dalamnya mudah disalin, sedangkan kartu ATM chip tidak.



Ketiga, kartu ATM chip lebih banyak untungnya. Dengan kartu ATM chip, nasabah bank tidak hanya bertransaksi di ATM dan mesin EDC, tapi juga debit online.

Baca Juga: Jaringan IHG Hotels & Resorts Bermitra dengan Traveloka

Karena itu, BCA pun menyediakan hampir 900 mesin CS Digital BCA yang tersebar di seluruh Indonesia atau kantor cabang BCA untuk melayani penggantian dari kartu ATM sebelumnya ke kartu ATM chip.•

—Vino Darmawan, TechnoBusiness ID • Foto: BCA

 

Tekan “tombol lonceng” di sisi kiri layar Anda untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dari TechnoBusiness lebih cepat. 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TV. Jangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here