Vaksinasi lansia di Sentra Vaksinasi BUMN, Jakarta.

Benarkah vaksinasi COVID-19 mampu menekan risiko hingga tiga kali lebih rendah? Berikut penjelasan para dokter spesialis.

Jakarta, TechnoBusiness ID • Banyak orang yang masih enggan divaksinasi COVID-19 karena alasan takut jarum suntik dan efek negatif yang mungkin ditimbulkan.

Baca Juga: Asuransi Online Hario Tawarkan Premi yang Lebih Murah

Dapat dipahami bahwa hal itu didorong oleh ketidaktahuan masyarakat terhadap manfaat vaksinasi. Padahal, orang-orang yang telah divaksinasi memiliki risiko tiga kali lebih rendah mengalami COVID-19.

“Pada situasi pandemi seperti sekarang ini, risiko tiga kali lebih rendah terpapar infeksi sangat signifikan dibanding mereka yang belum divaksinasi,” kata dr. Dirga Sakti Rambe, dokter spesialis penyakit dalam dan vaksinolog.

Baca Juga: Sentra Vaksinasi BUMN Telah Memvaksinasi 50.000 Pelayan Publik dan Lansia


Namun demikian, vaksinasi COVID-19 tidak serta-merta memberikan kekebalan tubuh dalam waktu singkat. Maka, masyarakat tetap harus menerapkan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, setelah divaksinasi.




dr Siti Nadia Tarmizi, juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, menjelaskan bahwa kekebalan optimal baru bisa dirasakan oleh seseorang setelah 28 hari penyuntikan.

Baca Juga: Nilai Pasar OTT Indonesia akan Melesat ke US$4,45 Miliar

Dalam dialog bertema “Selaras” yang diselenggarakan oleh Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, dr. Siti mengatakan saat ini sekitar 4 juta masyarakat sudah menerima vaksin dosis pertama.


Ia mengimbau kepada masyarakat Indonesia agar tidak takut divaksinasi mengingat manfaatnya untuk memproteksi diri dari paparan COVID-19.•

—Intan Wulandari, TechnoBusiness ID • Foto: Kementerian BUMN

 


Tekan “tombol lonceng” di sisi kiri layar Anda untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dari TechnoBusiness lebih cepat. 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TV. Jangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here