BRI yang dipimpin Sunarso masuk daftar Forbes Global 2000.

Sebanyak enam perusahaan Indonesia ini masuk dalam daftar Forbes Global 2000 yang baru saja diumumkan.

Jakarta, TechnoBusiness ID • Forbes, majalah bisnis milik Integrated Whale Media Investments yang berbasis di New Jersey, Amerika Serikat, baru saja merilis daftar Forbes Global 2000.

Baca Juga: Kinerja ICS Compute Tumbuh Cepat Berkat AWS

Sesuai namanya, sejak 2003 Forbes Global 2000 mengurutkan sebanyak 2.000 perusahaan publik di seluruh dunia yang memiliki aset, nilai pasar, penjualan, dan keuntungan terbesar.

Dalam daftar Forbes Global 2020 itu, Forbes menempatkan ICBC asal China sebagai perusahaan dengan peringkat no. 1, disusul JPMorgan Chase dan Berkshire Hathaway (AS) dengan peringkat no. 2 dan 3.

China Construction Bank (China) no. 4; Saudi Arabian Oil Company (Saudi Aramco) (Arab Saudi) no. 5; Apple (AS) no. 6; Bank of America (AS) no. 7; Ping An Insurance Group (China) no. 8.

Baca Juga: Investor Bitcoin Nangis Darah! Beli US$63.000, Jual US$31.000



Agricultural Bank of China (China) berada di urutan 9 dan Amazon berada di urutan ke-10. Sehingga perusahaan-perusahaan AS dan China mendominasi 10 besar daftar Forbes Global 2000.

Sumber: Forbes Global 2000

Yang menarik, dari 2.000 daftar Forbes Global 2000 itu, sebanyak enam perusahaan termasuk di dalamnya, lho! Perusahaan apa saja itu?

Bank Rakyat Indonesia (BRI), yang dulunya dicap sebagai bank pedesaan, menempati peringkat 362 dalam daftar Forbes Global 2000 tersebut.


Baca Juga: Harga Bitcoin Anjlok, Oscar Darmawan: Tak Perlu Khawatir

Lalu, Bank Central Asia (BCA) di urutan 436; Bank Mandiri di peringkat no. 507; Telkom Indonesia no. 762; Bank Negara Indonesia no. 1.762; dan Gudang Garam no. 1.760.


Forbes menyebutkan bahwa perusahaan-perusahaan yang terdaftar dalam Forbes Global 2000 itu memiliki total kapitalisasi pasar sebesar US$79,8 triliun.


Meski kapitalisasi pasar perusahaan rata-rata naik 47%, total pendapatan perusahaan selama satu tahun ini turun 6% menjadi US$39,8 triliun dengan laba turun 24% menjadi US$2,5 triliun.

Baca Juga: Jadi GoTo Group, Ini Kata Investor Gojek-Tokopedia

Atas penobatan BRI dalam daftar Forbes Global 2020 itu, Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan pencapaian itu menegaskan komitmen BRI untuk fokus pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah.


“Hal itu juga memperkuat peran dan posisi kami sebagai mitra strategis pemerintah dalam membantu pemulihan ekonomi nasional di Indonesia,” kata Sunarso.

—Purjono Agus Suhendro, TechnoBusiness ID Foto: BRI


Tekan “tombol lonceng” di sisi kiri layar Anda untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dari TechnoBusiness lebih cepat. 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TV. Jangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here