Kini, Entropia menjadi bagian dari Accenture Interactive.

Accenture Interactive mengakuisisi agensi periklanan multinasional asal Malaysia untuk memperkuat pasar Asia Tenggara.

Kuala Lumpur, TechnoBusiness MY • Accenture (NYSE: ACN), perusahaan layanan digital, cloud, dan keamanan global asal Irlandia, melalui lini usahanya, Accenture Interactive, mengakuisisi Entropia.

Baca Juga: ICS Compute, One Stop Solution Layanan Cloud

Entropia merupakan agensi periklanan internasional paling berkembang pesat di dunia asal Kuala Lumpur, Malaysia, menurut Adweek. Sayangnya, dalam pengumuman itu tidak disebutkan berapa nilai akuisisi tersebut.

Entropia yang didirikan pada 2016 dengan 210 karyawan diakuisisi karena dinilai mampu mendukung layanan transformasi berbasis pengalaman (experience-led transformation) Accenture Interactive.

Baca Juga: Platform Pemesanan Makanan DoorDash Ekspansi ke Jepang

Juga, akan menambah jumlah bakat bagi Accenture Interactive dan menghadirkan berbagai peluang pertumbuhan di Asia Tenggara. Tapi, intinya, akuisisi tersebut untuk mewujudkan visi global Accenture Interactive.




Menurut Flaviano Faleiro, Presiden Pertumbuhan Pasar Accenture Interactive, visi perusahaannya yaitu menghadirkan berbagai pengalaman mendalam atas perilaku manusia yang didukung teknologi dan kreativitas ke jenjang berikutnya. 


“Entropia membantu kami menghadirkan inovasi lewat teknologi guna menggerakkan bisnis dan pertumbuhan klien-klien di Asia Tenggara,” kata Thomas Mouritzen, Lead Accenture Interactive Asia Tenggara, menambahkan.

Baca Juga: Qlue Raih Pendanaan Seri B1 yang Dipimpin Global Brain

Saat ini, Entropia memiliki klien seperti BMW, Nespresso, KFC, Tenaga Nasional Berhad, Telekom Malaysia, dan Lazada. Dengan BMW, misalnya, Entropia membuat ruang pamer berteknologi augmented reality (AR) dalam rangka peluncuran BMW X5.


Prashant Kumar, pendiri dan senior partner di Entropia, mengatakan bergabungnya Entropia dengan Accenture Interactive dilakukan pada saat yang tepat. “Kami ingin meningkatkan layanan pemasaran berbasis data,” ujarnya.

—Mohd. Fateh, TechnoBusiness MY Editor: Purjono Agus Suhendro Foto: Entropia


Tekan “tombol lonceng” di sisi kiri layar Anda untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dari TechnoBusiness lebih cepat. 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TV. Jangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here