Grundfos dan Barghest Building Performance bermitra untuk memenuhi kebutuhan pendinginan berkelanjutan di Asia Tenggara.

Grundfos dan Barghest Building Performance sepakat mengurangi konsumsi energi sistem pendingin di Asia Tenggara.

Singapura, TechnoBusiness SG Grundfos, penyedia solusi pompa dan teknologi air global asal Bjerringbro, Denmark, pada Rabu (14/7) menandatangani nota kesepahaman dengan Barghest Building Performance, perusahaan efisiensi energi yang berbasis di Singapura.

Baca Juga: Mengungkap Strategi B2B Customer Loyalty Program XL Axiata

Grundfos dan Barghest Building Performance sepakat untuk memberikan dan menskalakan energi inovatif yang efisien di seluruh Asia Tenggara.

Solusi tersebut dapat mengurangi konsumsi energi sistem pendingin hingga 40%, memenuhi kebutuhan mendesak kawasan akan solusi pendinginan berkelanjutan.

Solusi baru itu fokus pada pengurangan konsumsi energi sistem kontrol iklim komersial dan industri. Dikenal sebagai sistem pemanas, ventilasi, dan pendingin udara (HVAC), saat ini merupakan salah satu sumber emisi gas rumah kaca terpenting di dunia.

Baca Juga: ICS Compute Raih AWS Consulting Partner of the Year 2021




Di Asia Tenggara, peningkatan permintaan listrik dari pendinginan saja diproyeksikan membutuhkan sekitar 200 gigawatt kapasitas pembangkit tambahan pada 2040, dan pendinginan dapat bertanggung jawab atas 30% pangsa permintaan listrik puncak di kawasan ini.


Melalui pemanfaatan teknologi otomatisasi, pemantauan jarak jauh, dan Internet of Things, solusi Grundfos dan Barghest Building Performance memastikan sistem HVAC beroperasi dalam kondisi optimal setiap saat dengan mengatur interaksi antara berbagai bagian dalam sistem secara intuitif.

Baca Juga: eBay Jual Sebagian Saham Adevinta ke Permira US$2,25 Miliar

Itu meminimalkan penggunaan energi yang tidak perlu, dan pada gilirannya membantu pelanggan mengurangi dampak lingkungan mereka. Grundfos dan Barghest Building Performance akan berupaya mengembangkannya di seluruh Asia Tenggara, terutama di Thailand, Indonesia, Filipina, Singapura, dan Malaysia.


Fredrik stbye, Group Vice President, Head of FutureLab di Grundfos, mengatakan, “Asia Tenggara sedang mengalami industrialisasi dan urbanisasi yang pesat, dan pendinginan serta ventilasi di gedung komersial dan industri hanya akan memainkan peran yang lebih besar seiring kita melangkah ke masa depan.”

—Michael T. Kheilton, TechnoBusiness SG Foto: Grundfos


Tekan “tombol lonceng” di sisi kiri layar Anda untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dari TechnoBusiness lebih cepat. 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TV. Jangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here