Carnival Corporation mengerahkan delapan merek kapal pesiarnya dengan pembatasan kesehatan.

Carnival Corporation mulai mengoperasikan delapan merek kapal pesiarnya dengan pembatasan kesehatan.

Miami, TechnoBusiness Travel Carnival Corporation & Plc (NYSE/LSE: CCL, NYSE: CUK), grup perusahaan pelayaran terbesar di dunia yang berpusat di Miami, Florida, menyatakan akan terus membangun momentum setelah tak berlayar lebih dari setahun karena pandemi.

Baca Juga: Fight Esports dari Forest Interactive Gandeng TikTok

Lewat delapan mereknya, antara lain Carnival Cruise Line, Holland America Line, Princess Cruises, Seabourn, AIDA Cruises, Costa Cruises, Cunard, dan P&O Cruises, Carnival Corporation mulai mengerahkan 54 kapal pesiarnya hingga akhir 2021.

Kapal-kapal pesiar itu akan membawa para Traveler mengarungi perairan di Amerika Serikat, Amerika Tengah, Eropa, Karibia, Mediterania, dan Antartika, meski dengan maksimal 75% dari kapasitas penumpang demi mematuhi protokol kesehatan.


Baca Juga: Kinerja Blibli Tercatat 20 Kali Lipat dalam 5 Tahun

Chief Communications Officer Carnival Corporation Roger Frizzell dalam penjelasan perusahaan di Miami pada Selasa (20/7) mengatakan bahwa itu merupakan pelayaran lanjutan setelah sebagian merek sudah mulai mengoperasikan kapal-kapal pesiarnya sejak Maret lalu.




“Dengan permintaan jelajah yang kuat, kami berharap dapat melayani Traveler menggunakan kapal tambahan yang diumumkan di delapan merek kami,” katanya. “Ini menandai tonggak penting bagi perusahaan kami dan mereka semua yang mengandalkan dampak ekonomi dari pelayaran.”

Baca Juga: Pengguna API BCA Capai 2.500 dan 1 Miliar Hit Transaksi

Walau beroperasi, Frizzell menekankan bahwa Carnival Corporation tetap menomorsatukan keselamatan dan kesehatan Traveler serta kru kapal-kapal pesiarnya. Carnival Corporation juga bekerja sama dengan otoritas kesehatan global untuk itu.

—Chris Radiant, TechnoBusiness Travel US Foto: Carnival Corporation


Tekan “tombol lonceng” di sisi kiri layar Anda untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dari TechnoBusiness lebih cepat. 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TV. Jangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here