Risiko heatstroke di Olimpiade Tokyo 2020 dipantau menggunakan perangkat cerdas.

Alibaba turut andil dalam mengatasi risiko heatstroke yang mungkin dialami para staf Olimpiade Tokyo 2020.

Tokyo, TechnoBusiness JP Akhirnya,pesta olahraga Olimpiade Tokyo 2020 benar-benar digelar pada 23 Juli-8 Agustus 2021 setelah mengalami penundaan selama setahun karena pandemi COVID-19.

Baca Juga: Kapal-Kapal Pesiar Carnival Corporation Kembali Beroperasi

Saat ini, kontingen-kontingen dari 206 negara peserta pun telah hadir di Tokyo, Ibu Kota Jepang yang menjadi tempat penyelenggaraan pesta olahraga terakbar global itu.

Namun, Olimpiade Tokyo 2020 itu dilaksanakan di Musim Panas. Dari situlah muncul “perkara” yang tak terduga: para staf penyelenggara mungkin banyak yang akan mengalami heatstroke.

Baca Juga: Fight Esports dari Forest Interactive Gandeng TikTok

Apa itu heatstroke? Heatstroke adalah lonjakan suhu badan yang sangat tinggi, bahkan bisa mencapai 41 derajat Celcius, secara mendadak akibat cuaca panas.




Sebagai Worldwide TOP Partner of the International Olympic Committee, Alibaba Group (HKG: 9988) tak tinggal diam. Raja e-commerce asal Hangzhou, China, itu pun langsung meluncurkan solusinya.

Alibaba menghadirkan teknologi cerdas yang mampu melacak panas suhu tubuh, detak jantung, dan indeks lingkungan yang dapat dikenakan di telinga para staf Olimpiade Tokyo 2020.

Perangkat cerdas pendeteksi heatstroke yang dikenakan di telinga.

Baca Juga: Kinerja Blibli Tercatat 20 Kali Lipat dalam 5 Tahun

Perangkat cerdas berbasis cloud itu bekerja dengan mengidentifikasi tingkat risiko heatstroke masing-masing staf Olimpiade Tokyo 2020 secara real time.



Untuk memantau indeks suhu panas sinar matahari dan kelembaban udara, Alibaba menyebar alat pemantau Wet Bulb Globe Temperature di 14 titik lokasi Olimpiade Tokyo 2020.

Perangkat yang dikembangkan Alibaba tersebut akan mengirimkan peringatan kepada mereka yang terpapar risiko heatstroke tingkat tinggi berikut informasi pencegahannya seperti minum air lebih banyak.

Baca Juga: Pengguna API BCA Capai 2.500 dan 1 Miliar Hit Transaksi

“Dengan memanfaatkan teknologi cloud terdepan kami, kami berharap dapat berkontribusi pada kelangsungan Olimpiade Tokyo 2020 yang aman dan lancar,” kata Selina Yuan, General Manager of International Business di Alibaba Cloud Intelligence.

Hidemasa Nakamura, Kepala Pusat Operasi Utama Komite Penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo, mengatakan pihaknya melakukan berbagai upaya untuk melindungi risiko heatstroke para staf yang bekerja.

—Akihiro Arata, TechnoBusiness JP Foto: Alibaba


Tekan “tombol lonceng” di sisi kiri layar Anda untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dari TechnoBusiness lebih cepat. 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TV. Jangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here