Desten asal Jerman besok akan memperkenalkan teknologi pengisian baterai supercepat besok.

Jakarta, TechnoBusiness ID Desten, produsen baterai dan teknologi pengisian daya asal Jerman, besok akan memperkenalkan teknologi pengisian baterai supercepat di Indonesia.

Baca Juga: UOB Investasikan US$500 Juta untuk Bangun Platform UOB TMRW

Dalam pengumuman perusahaan, teknologi pengisian baterai supercepat yang dibutuhkan mobil listrik itu mampu mengisi daya dari 0% hingga 80% hanya dalam waktu 4 menit 40 detik.

Teknologi pengisian baterai supercepat berdaya 900 kW Desten dapat diisi penuh dalam kurang dari 5 menit dan memungkinkan dapat menggerakkan kendaraan listrik sejauh 500 kilometer.

Baca Juga: Ula Raih Seri B Senilai US$87 Juta dari Prosus, Tencent, B-Capital

“Pengisian daya selama lima menit merupakan daya tarik utama bagi mobil listrik saat ini, apalagi prosesnya pun mudah,” ungkap CEO Desten Group Siamak Kia di Jakarta, Senin (4/10).





Dengan baterai Desten, lanjut Siamak, pengguna mobil listrik tidak perlu menghabiskan waktu berlama-lama di pusat pengisian hanya untuk mengisi daya seperti saat ini.

Baterai Desten itu merupakan hasil dari inovasinya terkait material dan struktur sel dengan formulasi kimia baru yang diproduksi lewat proses manufaktur khusus.

Baca Juga: Selamat Datang Windows 11, Mulai Hari Ini Tersedia di Indonesia!

Baterai Desten juga mampu mempertahankan stabilitas thermal yang tinggi sehingga tetap dingin selama pengoperasian. Padahal, tidak seperti pada umumnya, sel baterai Desten tidak menggunakan air pendingin.

Desten meluncurkan teknologi pengisian baterai supercepatnya itu di Indonesia sebagai bagian dari roadshow global di Asia, Timur Tengah, Eropa, dan Amerika Serikat.

—Purjono Agus Suhendro, TechnoBusiness ID Foto: Desten


Tekan “tombol lonceng” di sisi kiri layar Anda untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dari TechnoBusiness lebih cepat. 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TV. Jangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here