Platform bank digital TMRW digabungkan dengan UOB Mighty menjadi UOB TMRW.

UOB menggabungkan platform bank digital TMRW dengan aplikasi UOB Mighty menjadi UOB TMRW.

Singapura, TechnoBusiness SG United Overseas Bank Limited (UOB) pada Senin (4/10) mengumumkan akan mengucurkan investasi senilai US$500 juta untuk mengembangkan satu platform: UOB TMRW.

Baca Juga: Ula Raih Seri B Senilai US$87 Juta dari Prosus, Tencent, B-Capital

UOB TMRW merupakan perpaduan antara inovasi bank digital TMRW, bank digital pertama di Asia Tenggara yang didirikan UOB pada 2019, dengan aplikasi seluler bank konvensional UOB Mighty.

Dalam platform terpadu UOB TMRW, UOB akan berupaya menghadirkan pengalaman perbankan yang personal, unik, dan inovatif berbasis teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bagi setiap nasabah.

Baca Juga: Startup Agritech N.Thing Kumpulkan US$26 Juta untuk Ekspansi Global

“Saat ini adalah waktu yang tepat untuk memadukan kemampuan bank digital kami,” kata Deputy Chairman dan CEO UOB Wee Ee Cheong menjelaskan.  




Penggabungan platform bank digital TMRW dengan UOB Mighty itu juga merupakan bagian dari upaya UOB menambah jumlah nasabah ritel di Asia Tenggara menjadi lebih dari 7 juta nasabah pada 2026.


UOB yakin target tersebut bakal tercapai karena pemanfaatan saluran pembayaran digital di seluruh kawasan terus meningkat. Di Singapura, misalnya, penggunaan PayNow dan QR Code pada meningkat 200%.

Baca Juga: Jumlah Pengguna TikTok di Asia Tenggara Capai 240 Juta Orang

Dalam waktu yang bersamaan, berdasarkan penjelasan manajemen perusahaan, aktivitas setoran dan penarikan tunai fisik menurun lebih dari 30%. Itu sebabnya, UOB semakin memperkuat layanan digitalnya.


Meski sudah diperkenalkan, UOB TMRW baru akan diluncurkan pada akhir tahun nanti. Saat ini, UOB TMRW masih dalam versi beta yang sedang diujicobakan ke seluruh karyawan UOB di Singapura.

Head of TMRW and Group Digital Banking UOB Kevin Lam mengatakan, setelah peluncuran di Singapura, UOB akan meluncurkan UOB TMRW secara bertahap ke seluruh pasar di Asia Tenggara dalam 18 bulan ke depan.

—Michael T. Kheilton, TechnoBusiness SG Foto: UOB


Tekan “tombol lonceng” di sisi kiri layar Anda untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dari TechnoBusiness lebih cepat. 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TV. Jangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here