Startup agritech N.Thing akan memperkuat pasar ekspansi globalnya setelah mengumpulkan pendanaan baru seri B senilai US$26 juta.

Seoul, TechnoBusiness KR   N.Thing, startup agritech yang berbasis di Seoul, Korea Selatan, berhasil mengumpulkan pendanaan baru hingga US$26 juta dalam penggalangan dana seri B.

Baca Juga: Jumlah Pengguna TikTok di Asia Tenggara Capai 240 Juta Orang

Pendanaan dari sejumlah investor seperti Ascendo Ventures, SL Investment, IGIS Asset Management, dan KT&G itu dipimpin oleh InterVest dan Kiwoom Investment.

N.Thing merupakan startup agritech yang menghadirkan solusi inovatif bagi industri pangan, mulai dari proses pertanian hingga siap saji di meja makan.

Baca Juga: Forest Interactive Hadirkan Wallet Codes di Google Play

Dengan menggabungkan data dan teknologi IoT, N.Thing yang didirikan pada 2014 itu mengembangkan Cube, modular kontainer pertanian vertikal dan solusinya, Cube OS.




Cube memungkinkan bahan pertanian seperti sayuran dan lain sebagainya ditanam secara vertikal, tidak horizontal seperti yang terjadi sejak berabad-abad lamanya, tanpa pestisida.

Kecanggihan cara baru bertani itulah yang kemudian menarik Sarya Holdings untuk menggandeng N.Thing membangun lahan pertanian vertikal di Uni Emirad Arab senilai US$3 juta.

Baca Juga: Amartha Salurkan Permodalan Rp302 Miliar untuk UMKM Kuliner

Karena itu, N.Thing akan menggunakan pendanaan terbarunya untuk merealisasikan rencana komersialisasi teknologi ke pasar global, termasuk yang dikerjakan bersama Sarya Holdings.



Menurut founder dan CEO N.Thing Leo Kim, target jangka pendek N.Thing mencakup peningkatan rantai pasok, pertumbuhan operasi, perluasan lini produk, dan pengembangan platform teknologinya.

Untuk membuka rantai pasok yang baik, N.Thing telah bekerja sama dengan Emart, peritel terbesar di Korea, untuk mendistribusikan hasil panen melalui unit pertanian vertikalnya yang dibangun di Icheon.

Baca Juga: Vymo Asal Amerika Serikat Perkuat Solusi CRM AIA Indonesia

N.Thing baru-baru ini juga membuka showroom pertanian pintar pertamanya, Sik Mul Sung Dosan” di kompleks pertokoan premium di Seoul sebagai tempat berkomunikasi dengan pelanggan.


“N.Thing memiliki dua faktor kunci untuk mengalahkan pasar seperti memungkinkan pasokan yang berkelanjutan dan aksesibilitas ke pembeli. Karena itu, kami berharap N.Thing dapat memainkan peran kunci di pasar global,” kata Jinwoo Song, Managing Director InterVest.

Baca Juga: Ninja Xpress Gelar Program Aksilerasi III Bersama Facebook

Putaran pendanaan terbaru, lanjut CFO N.Thing Chris Lee, sangat berarti bagi pertumbuhan lebih dan ekspansi perusahaan ke pasar global. “Para investor amat mendukung kami menjadi perusahaan agritech kelas dunia,” katanya. 

—Lee Han Seng, TechnoBusiness KR Foto: N.Thing


LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here