Amartha berhasil menyalurkan permodalan hingga Rp302 miliar untuk UMKM kuliner selama delapan bulan pertama tahun ini.

Jakarta, TechnoBusiness Fintech PT Amartha Mikro Fintek, perusahaan fintech berkonsep P2P lending terkemuka di Indonesia, selama delapan bulan pertama tahun ini berhasil menyalurkan pendanaan untuk UMKM kuliner hingga Rp302 miliar.


Baca Juga: Ninja Xpress Gelar Program Aksilerasi III Bersama Facebook

Pendanaan itu meningkat signifikan jika dibandingkan dengan periode sepanjang tahun lalu sebesar Rp292 miliar. Nilai itu sekaligus mengartikan bahwa kuliner merupakan sektor yang cukup mendominasi pendanaan di Amartha.

Chief Risk and Sustainability Officer Amartha Aria Widyanto menjelaskan memang pendanaan untuk UMKM kuliner, seperti usaha warung makan, warung kopi, industri makanan olahan, di Amartha mencapai 60% dari total pendanaan yang ada.

Baca Juga: Paper.id dan Pinjam Modal Kerja Sama Permudah Pendanaan UMKM

Selama 11 tahun, Amartha juga telah membina hampir 500.000 UMKM kuliner di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi. “Sektor kuliner tidak terlepas dari tantangan untuk memperluas jangkauan pasar. Umumnya itu dipengaruhi oleh sulitnya akses permodalan,” katanya.




Karena itu, Amartha hadir untuk memenuhi kebutuhan para UMKM kuliner tersebut agar dapat semakin berkembang. Tidak hanya permodalan, perusahaan tersebut juga dibekali pelatihan yang mendukung mereka untuk memperluas pasar.  

—Purjono Agus Suhendro, TechnoBusiness Fintech Foto: Amartha


Tekan “tombol lonceng” di sisi kiri layar Anda untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dari TechnoBusiness lebih cepat. 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TV. Jangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here