Founder Ula (dari kiri ke kanan): Riky Tenggara (Co-Founder dan COO), Derry Sakti (Co-Founder dan CCO), Alan Wong (Co-Founder dan CTO)

Ula meraih pendanaan seri B senilai US$87 juta dari Prosus Ventures, Tencent, dan B-Capital.

Jakarta, TechnoBusiness ID Ula, B2B e-commerce marketplace di Indonesia, berhasil meraih pendanaan seri B senilai US$87 juta dari sejumlah investor yang dipimpin Prosus Ventures, Tencent, dan B-Capital.

Baca Juga: Startup Agritech N.Thing Kumpulkan US$26 Juta untuk Ekspansi Global

Dalam pengumuman yang disampaikan hari ini, investor-investor yang turut dalam pendanaan itu antara lain Bezos Expeditions, Northstar Group, AC Ventures, dan Citius.

Imvestor-investor lama seperti Lightspeed India, Sequoia Capital India, Quona Capital, dan Alter Global juga turut dalam pendanaan terbaru tersebut.

Baca Juga: Jumlah Pengguna TikTok di Asia Tenggara Capai 240 Juta Orang

Sejalan dengan itu, co-founder dan COO Ula Riky Tenggara mengatakan Ula mendapuk Pandu Sjahrir, seorang pengusaha dan investor yang berpengalaman, menjadi penasihatnya.





Selama 20 bulan berjalan, Ula mampu tumbuh 230 kali lipat. Didukung tiga tim di Indonesia, Singapura, dan India, kini Ula menawarkan lebih dari 6.000 produk dan melayani lebih dari 7.000 warung di dalam platformnya.

Baca Juga: Forest Interactive Hadirkan Wallet Codes di Google Play

Ula termasuk startup dengan pertumbuhan tercepat di kawasan Asia Tenggara. Sebelumnya, Ula telah meraup pendanaan awal sebesar US$10,5 juta pada Juni 2020 dan seri A senilai US$20 juta pada Januari 2021.


“Kami mengenal Nipun dan timnya sejak sebelum memulai Ula dan kami telah mengamati pertumbuhan Ula dari dekat,” kata Patrick Walujo, co-founder dan Managing Partner Northstar.  

Ia pun mengatakan Northstar turut mendanai Ula karena mempunyai kesamaan misi dan memberdayakan UMKM Indonesia melalui teknologi dan berharap dapat mendukung pertumbuhannya di Indonesia.

—Vino Darmawan, TechnoBusiness ID Foto: Ula


Tekan “tombol lonceng” di sisi kiri layar Anda untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dari TechnoBusiness lebih cepat. 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TV. Jangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here