Volvo XC40 Recharge, mobil Volvo bertenaga listrik pertama yang diluncurkan tahun lalu.

Mobil Volvo yang akan diluncurkan pada 2030 mendatang sepenuhnya bertenaga listrik dan dijual secara online.  

Swedia, TechnoBusiness EU – Volvo Cars Group, produsen mobil Volvo yang berdiri pada 1927 dan berada di bawah kepemilikan Zhejiang Geely Holding, China, sejak 2010, mengumumkan bahwa pada 2030 mendatang produknya sudah sepenuhnya bertenaga listrik.

Baca Juga: ATM Bitcoin CoinFlip Terima Transaksi Aset Kripto Dogecoin

Dengan demikian, mulai saat itu Volvo Cars tidak lagi memproduksi mobil Volvo bertenaga apa pun, termasuk yang berteknologi hibrida, kecuali bertenaga listrik.

Peralihan dari produsen mobil Volvo bertenaga mesin dengan pembakaran internal menjadi produsen mobil listrik itu diakui manajemen perusahaan sebagai rencana yang ambisius.

Dalam pengumuman resmi perusahaan pada Selasa (2/3) dijelaskan bahwa dalam memproduksi mobil Volvo, Volvo Cars amat ingin menjadi bagian dari rencana pemangkasan jejak karbon melalui tindakan nyata.

Baca Juga: Pasar Ritel Indonesia Tumbuh Rendah Empat Tahun ke Depan


Volvo Cars tak akan menjual mobil Volvo bertenaga selain listrik mulai 2030.

Elektrifikasi mobil Volvo itu juga disertai dengan penguatan pada lini penjualan online melalui layanan yang disebut Care by Volvo.

Semua model mobil Volvo berteknologi listrik nantinya hanya akan tersedia secara online.

“Alih-alih berinvestasi dalam bisnis yang menyusut, kami memilih untuk berinvestasi di masa depan, yaitu listrik dan online,” ungkap Chief Executive Volvo Cars Group Hakan Samuelsson di Gothenbrug, Selasa (2/3).


Namun, Volvo Cars tidak akan meninggalkan pesona mobil Volvo sebagai kendaraan kelas atas sehingga fokus sepenuhnya tetap ditujukan menjadi kendaraan listrik premium.

Baca Juga: Pengiriman HondaJet pada 2020 Tetap Terbanyak di Kelasnya


Volvo Cars akan meluncurkan mobil Volvo listrik beragam model.

Volvo Cars telah meluncurkan mobil Volvo bertenaga listrik pertamanya, XC40 Recharge, di pasar otomotif global tahun lalu. Ke depan, perusahaan tersebut akan meluncurkan kendaraan listrik dengan beragam model.

Pada 2025, Volvo Cars menargetkan 50% penjualannya disumbangkan oleh mobil Volvo bertenaga listrik, sisanya bertenaga hibrida. Pada 2030, setiap mobil yang dijual Volvo Cars harus sepenuhnya bertenaga listrik.

“Jadi, tidak ada masa depan jangka panjang untuk mobil dengan mesin pembakaran internal,” kata Henrik Green, Chief Technology Officer Volvo Cars Group. “Kami sangat berkomitmen menjadi pembuat mobil listrik saja pada 2030.”


Baca Juga: 10 Merek Teh Premium Global 2021, Coba Cek Juaranya

Untuk diketahui, sepanjang 2020 Volvo Cars berhasil menjual mobil Volvo sebanyak 661.713 unit, turun 6,2% dibanding 2019. Setelah berada di bawah Zhejiang Geely Holding, kantor pusat Volvo Cars bertambah satu lagi di Shanghai.•

—Thomas Rubini, TechnoBusiness EU • Foto: Volvo Cars Group

 

Tekan “tombol lonceng” di sisi kiri layar Anda untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dari TechnoBusiness lebih cepat. 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TV. Jangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here