Trans Mart milik CT Corp turut meramaikan pasar ritel Indonesia.

Pasar ritel Indonesia diperkirakan tumbuh lebih rendah dalam empat tahun ke depan menjadi US$37,32 miliar.

Jakarta, TechnoBusiness Insights • Pasar ritel Indonesia diperkirakan akan tumbuh dengan rata-rata tahunan gabungan sebesar 4,06% selama 2021-2025 menjadi US$37,32 miliar.

Baca Juga: Asia Pasifik Bakal Dominasi Pasar Layanan Pengiriman Drone

Menurut firma riset pasar global TechNavio yang berbasis di London, Inggris, pandemi COVID-19 telah memengaruhi pertumbuhan pasar ritel Indonesia menjadi lebih rendah dari yang seharusnya.

Meski begitu, pasar ritel Indonesia pada 2021 yang diramaikan oleh segmen makanan dan minuman tumbuh lebih baik dibanding pada periode 2019.

Baca Juga: Alokasi Belanja TI Pemerintah di Seluruh Dunia 2021 Naik 5%

Beberapa pemain yang mendominasi pasar ritel Indonesia, antara lain CT Corp., PT Erajaya Swasembada Tbk., PT Hero Supermarket Tbk., PT Lion Super Indo, PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk.




Sumber: TechNavio, Februari 2021

Lalu, ada PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk., PT Indomarco Prismatama Tbk., PT Circleka Indonesia Utama Tbk., dan PT Mitra Adiperkasa Tbk.

Baca Juga: Pengiriman HondaJet pada 2020 Tetap Terbanyak di Kelasnya

“Pasar ritel Indonesia didorong oleh perluasan lansekap ritel, tapi infrastruktur yang terbelakang akan menantang pertumbuhan,” ungkap TechNavio.•

Teks: TechnoBusiness Insights

Data: TechNavio, Februari 2021

Foto: Carrefour Indonesia

 

Tekan “tombol lonceng” di sisi kiri layar Anda untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dari TechnoBusiness lebih cepat. 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TV. Jangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here