Kantor dan tim Glints Indonesia

Glints, platform pengembangan karier di Asia Tenggara asal Singapura, meraih pendanaan Seri C.

Singapura, TechnoBusiness SG • Glints, salah satu platform pengembangan karier terkemuka di Asia Tenggara, pada Selasa (6/4) mengumumkan telah mengantongi pendanaan terbaru Seri C senilai US$22,5 juta.

Baca Juga: Keren Nih! Kini, PayPal Punya Stadion Bernama PayPal Park

Pendanaan itu diperoleh dari beberapa investor yang dipimpin oleh Persol Holdings (sebelumnya bernama Temp Holdings), perusahaan manajemen sumber daya manusia asal Tokyo, Jepang.

Investor-investor lama, seperti Monk’s Hill Ventures, Fresco Capital, Mindworks Ventures, Wavemaker Partners, co-founder Flipkart Binny Bansal, dan mantan eksekutif Goldman Sachs TMT China, juga turut dalam pendanaan.

Pendanaan sebesar itu tercatat sebagai pendanaan terbesar untuk sebuah platform pengembangan karier di Asia Tenggara hingga saat ini.


Baca Juga: Hitachi Akuisisi Perusahaan Jasa Rekayasa Produk Digital GlobalLogic



Glints, yang beroperasi di Singapura, Indonesia, Vietnam, Hong Kong, dan Taiwan, akan menggunakan dana itu untuk mewujudkan misinya membantu pengembangan karier 120 juta talenta profesional di Asia Tenggara.

Juga, untuk mengatasi masalah keterbatasan kandidat (talent crunch) di kawasan ini dengan membangun lebih banyak fitur dan solusi dalam Ekosistem Talent Glints serta memperkuat jaringan perusahaan.


Pendanaan terbaru itu tidak lepas dari kinerja Glints yang gemilang. Oswald Yeo, co-founder & CEO Glints, pada 2020, Glints mampu membukukan pendapatan lebih dari dua kali lipat.

Baca Juga: Jetex Buka Program Buka Puasa di Udara dengan Jet Pribadi

“Pendapatan itu melanjutkan tren pendapatan tahunan yang meningkat sebanyak tiga digit persen selama tiga tahun terakhir dengan pasar Indonesia dan Vietnam yang sudah menghasilkan profit,” katanya.



Tamayuki Yamazaki, CEO Persol Asia Pasifik, menyatakan sangat antusias untuk memperkuat kerja sama antara Persol Holdings yang berpengalaman di pasar Asia dengan Glints yang berkinerja baik di Asia Tenggara.

“Oswald dan timnya telah berhasil mendefinisikan ulang perjalanan pencari dan pemberi kerja secara mendasar dan dalam konteks masa depan dunia kerja,” tambah Peng T. Ong, Managing Partner Monk’s Hill Ventures.

Baca Juga: Inilah NFT Termahal di Dunia, Dilelang Seharga US$69,3 Juta

Untuk diketahui, Glints merupakan platform pengembangan karier di Asia Tenggara yang didirikan Oswald Yeo Hexiang, Qin En Looi, Steve Anderson Sutanto, Ying Cong Seah, dan Yong Jie Wong di Singapura pada 2013.


Platform yang semula bernama Glints Singapore itu saat ini telah membantu merealisasikan potensi terhadap lebih dari 1,5 juta profesional dan 30.000 perusahaan sekawasan regional.

—Michael T. Kheilton, TechnoBusiness SG Foto: Glints


Tekan “tombol lonceng” di sisi kiri layar Anda untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dari TechnoBusiness lebih cepat. 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TV. Jangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here