Shoplinks meraih pendanaan tahap awal senilai US$900.000 dari Cocoon Capital dan IWEF.

Jakarta, TechnoBusiness ID Shoplinks, platform cashback asal Singapura, hari ini mengumumkan putaran pendanaan tahap awal (seed round) senilai US$900.000.

Putaran pendanaan itu diperoleh dari perusahaan modal ventura tahap awal (early-stage venture capital) asal Singapura, Cocoon Capital, dengan partisipasi dari Indonesian Women Empowerment Fund (IWEF).

Pendanaan itu diperoleh setelah Shoplinks dinilai mampu menawarkan platform pemasaran digital cerdas yang menyederhanakan distribusi kupon dan mewujudkan personalisasi kupon kepada merek dan peritel FMCG.

Baca Juga: Clubhouse Luncurkan Fitur Clubhouse Links, Apa Fungsinya?

Menurut Teresa Condicion, co-founder dan CEO Shoplinks, merek-merek FMCG di Asia Tenggara menghabiskan sekitar US$28 miliar setiap tahunnya untuk promosi. Sayangnya, hingga 70%-nya sia-sia karena kurang personalisasi dan penargetan yang tepat.


Selain itu, minimnya digitalisasi di toko-toko dan supermarket pendistribusian promosi kepada pembeli. Itu mengakibatkan hilangnya peluang pendapatan bagi peritel.



Sejak diluncurkan oleh Teresa bersama JD Lee pada 2020, Shoplinks telah bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan besar seperti Procter and Gamble (P&G), Unilever, dan Johnson & Johnson.

Baca Juga: Lion Parcel Rilis Layanan Pengiriman Jagopack Bertarif Rp4.500

Shoplinks memproses ribuan penggunaan kupon belanja yang meningkat dua kali lipat setiap bulannya. Dengan begitu, Shoplinks juga menggandakan laba atas investasi promosi perusahaan-perusahaan FMCG tersebut.


Teresa mencontohkan, jaringan supermarket TikTop di Jakarta, misalnya, bulan lalu berhasil menumbuhkan transaksi pembelanja mereka lebih dari 30% berkat penggunaan cashback dari Shoplinks.

Teresa, yang 17 tahun bekerja di P&G dengan posisi terakhir sebagai head of retail and shopper analytics untuk Asia Tenggara, mengatakan akan menggunakan dana itu untuk memperkuat pijakan Shoplinks di Indonesia sebelum berekspansi ke pasar regional lainnya.

Baca Juga: Desten Perkenalkan Teknologi Pengisian Baterai Supercepat di Indonesia

Pendanaan itu juga akan digunakan untuk memperkuat tim, mengembangkan produk, dan memperluas jaringan dengan banyak mitra ritel atau warung yang menyumbang 70% pengeluaran ritel Indonesia.


“Ini adalah industri yang sudah matang untuk revolusi teknologi, melihat bagaimana peritel di wilayah yang lebih maju seperti di Amerika Serikat dan Eropa telah merangkul teknologi dan berkembang pesat,” kata Teresa.


Ia percaya kemitraan dengan Cocoon Capital dan IWEF akan mempercepat kemajuan Shoplinks. Sebab, Shoplinks menciptakan mata rantai yang hilang dan memecahkan masalah miliaran dolar antara promosi FMCG dengan konsumen.

Baca Juga: UOB Investasikan US$500 Juta untuk Bangun Platform UOB TMRW

“Kami sangat senang dapat bergabung dengan Shoplinks dalam perjalanan mereka untuk mempercepat transformasi digital bagi peritel di kawasan ini,” kata Michael Blakey, Managing Partner Cocoon Capital, yang baru-baru ini bergabung dengan dewan direksi Shoplinks.


Adele Tanuri, Head of Impact Invesments YCAB Foundation yang menjadi manajer dana bersama untuk IWEF, juga mengemukakan bahwa pendanaan di Shoplinks sejalan dengan misi IWEF untuk mendukung pengusaha wanita di seluruh Indonesia.

—Purjono Agus Suhendro, TechnoBusiness ID Foto: Shoplinks


Tekan “tombol lonceng” di sisi kiri layar Anda untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dari TechnoBusiness lebih cepat. 

Simak berita-berita kami dalam bentuk video di kanal TechnoBusiness TV. Jangan lupa berikan atensi Anda dengan “like, comment, share, dan subscribe”.

LEAVE A REPLY

Masukkan komentar Anda di sini!
Please enter your name here